Posting Foto dengan 'Koki Putin', Pemimpin Chechnya Minta Hadiah ke FBI
Jum'at, 05 Maret 2021 - 05:14 WIB
loading...
Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov berfoto dengan buruan FBI, Yevgeny koki Putin Prigozhin. Foto/Russia Today
A
A
A
GROZNY - Pemimpin Chechnya Ramzan Kadyrov dengan bercanda meminta imbalan kepada biro investigasi Amerika Serikat (AS), FBI , setelah Yevgeny Prigozhin mengunjunginya di Grozny.
Kadyrov memposting fotonya dengan sosok yang dikenal sebagai 'koki Putin' itu setelah FBI menjanjikan hadiah USD250 ribu untuk kepalanya. Prigozhin dimasukkan dalam daftar orang yang dicari minggu lalu, karena dituduh mencampuri pemilu.
Menurut situs FBI, hadiah besar akan diberikan untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Prigozhin. Dia didakwa pada 16 Februari 2018 dengan konspirasi menipu AS.
Pemerintah AS mengklaim Prigozhin ikut campur dalam pemilu 2016, sementara outlet berbahasa Rusia the Insider, Der Spiegel Jerman, dan Bellingcat yang didanai AS dan Inggris menuduhnya menjalankan campur tangan politik dan operasi militer yang terintegrasi erat dengan Kementerian Pertahanan Rusia.
“Teman-teman, saya akan segera menjadi kaya dengan seperempat juta dolar! Tidak mungkin membayangkan uang lebih mudah dari pemerintah Amerika,” tulis Kadyrov di Telegram.
Kadyrov memposting fotonya dengan sosok yang dikenal sebagai 'koki Putin' itu setelah FBI menjanjikan hadiah USD250 ribu untuk kepalanya. Prigozhin dimasukkan dalam daftar orang yang dicari minggu lalu, karena dituduh mencampuri pemilu.
Menurut situs FBI, hadiah besar akan diberikan untuk informasi yang mengarah pada penangkapan Prigozhin. Dia didakwa pada 16 Februari 2018 dengan konspirasi menipu AS.
Pemerintah AS mengklaim Prigozhin ikut campur dalam pemilu 2016, sementara outlet berbahasa Rusia the Insider, Der Spiegel Jerman, dan Bellingcat yang didanai AS dan Inggris menuduhnya menjalankan campur tangan politik dan operasi militer yang terintegrasi erat dengan Kementerian Pertahanan Rusia.
“Teman-teman, saya akan segera menjadi kaya dengan seperempat juta dolar! Tidak mungkin membayangkan uang lebih mudah dari pemerintah Amerika,” tulis Kadyrov di Telegram.
Lihat Juga :