40 orang tewas dalam dua ledakan di Pakistan
Senin, 04 Maret 2013 - 11:22 WIB
40 orang tewas dalam dua ledakan di Pakistan
A
A
A
Sindonews.com - Dua buah bom meledak di pemukiman warga di Karachi, kota pelabuhan selatan Pakistan, Minggu (3/3/2013) malam waktu setempat. Sekertaris Kesehatan wilayah Sindh, Aftab Khatri mengatakan dua ledakan tersebut menewaskan 40 orang dan melukai 135 orang.
Jumlah korban tewas mungkin bertambah, menjadi 50 orang sebab banyak diantara korban luka luka-luka berada dalam kondisi kritis. Saat ini, semua korban tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke tiga Rumah Sakit (RS) berbeda yakni, RS Abbasi Shaheed, Patel dan Jinnah.
"Ledakan pertama terjadi berasal dari sebuah truk kecil yang diparkir di dekat kota masuk Iqra. Ledakan itu, dipicu oleh sebuah perangkat remote kontrol. Sementara ledakan kedua sepertinya dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri di dalam pemukiman penduduk," ungkap Fayyaz Khan, Polisi Senior di Karachi seperti dilansir Xinhua, Senin (4/3/3013).
Khan mengatakan ledakan tersebut meratakan dua gedung bertingkat dan menyebabkan beberapa orang tertimbun dibalik reruntuhan. Selain itu, ledakan besar tersebut juga membakar beberapa kendaraan, serta sekitar 150 toko dan bangunan disekitar lokasi.
"Diperkirakan ledakan ini bersumber dari bahan peledak seberat 150 kg. Pelaku juga menambah bantalan bola serta sejumlah material kimia mematikan yang memicu kebakaran besar," tutur Khan.
Gubernur Sindh mengutuk dua serangan bom tersebut. Dia lantas mengumumkan satu hari berkabung untuk Provinsi Sindh untuk hari Senin dan memerintahkan seluruh warga mengibarkan bendera setengah tiang.
Hal senada juga disampaikan Presiden Pakitan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Raja Parvez Ashraf . Keduanya mengutuk dua serangan bom tersebut dan memerintahkan petugas medis di RS untuk memberikan perawatan maksimal bagi para koraban luka-luka.
Jumlah korban tewas mungkin bertambah, menjadi 50 orang sebab banyak diantara korban luka luka-luka berada dalam kondisi kritis. Saat ini, semua korban tewas dan luka-luka telah dievakuasi ke tiga Rumah Sakit (RS) berbeda yakni, RS Abbasi Shaheed, Patel dan Jinnah.
"Ledakan pertama terjadi berasal dari sebuah truk kecil yang diparkir di dekat kota masuk Iqra. Ledakan itu, dipicu oleh sebuah perangkat remote kontrol. Sementara ledakan kedua sepertinya dilakukan oleh pelaku bom bunuh diri di dalam pemukiman penduduk," ungkap Fayyaz Khan, Polisi Senior di Karachi seperti dilansir Xinhua, Senin (4/3/3013).
Khan mengatakan ledakan tersebut meratakan dua gedung bertingkat dan menyebabkan beberapa orang tertimbun dibalik reruntuhan. Selain itu, ledakan besar tersebut juga membakar beberapa kendaraan, serta sekitar 150 toko dan bangunan disekitar lokasi.
"Diperkirakan ledakan ini bersumber dari bahan peledak seberat 150 kg. Pelaku juga menambah bantalan bola serta sejumlah material kimia mematikan yang memicu kebakaran besar," tutur Khan.
Gubernur Sindh mengutuk dua serangan bom tersebut. Dia lantas mengumumkan satu hari berkabung untuk Provinsi Sindh untuk hari Senin dan memerintahkan seluruh warga mengibarkan bendera setengah tiang.
Hal senada juga disampaikan Presiden Pakitan Asif Ali Zardari dan Perdana Menteri Raja Parvez Ashraf . Keduanya mengutuk dua serangan bom tersebut dan memerintahkan petugas medis di RS untuk memberikan perawatan maksimal bagi para koraban luka-luka.
(esn)