Kemlu pulangkan dua nelayan Aceh yang terdampar di Andaman

Jum'at, 08 Februari 2013 - 16:17 WIB
Kemlu pulangkan dua...
Kemlu pulangkan dua nelayan Aceh yang terdampar di Andaman
A A A
Sindonews.com - Kementerian Luar Negeri RI berhasil memulangkan dua nelayan asal Aceh, M (29) dan R (37) yang terdampar di Kepulauan Andaman dan Nicobar. Setelah memperoleh ijin keluar dari imigrasi India, Kamis 7 Februari malam, keduanya bertolak ke Aceh dengan menggunakan penerbangan MH 191 menuju Kuala Lumpur. Selanjutnya, dua nelayan itu berganti pesawat menuju Banda Aceh.

Sejak 20 Oktober 2012, M dan R ditampung imigrasi Port Blair, Kepulauan Nicobar dan Andaman yang berjarak 6.872 km dari New Delhi. Perahu yang ditumpangi keduanya tiba-tiba mati dan terbawa arus hingga akhirnya memasuki perairan India. Kedua nelayan tersebut ditemukan patroli maritim India setelah 6 hari terombang-ambing di lautan lepas.

Staf fungsi konsuler KBRI New Delhi yang khusus menjemput keduanya, lalu memboyong mereka ke New Delhi, karena tidak ada penerbangan internasional dari Andaman Nicobar. Selama berada di penampungan imigrasi Kepulauan Andaman dan Nicobar, kedua nelayan tersebut diperlakukan dengan baik oleh petugas imigrasi India.

Komunikasi dengan KBRI New Delhi yang memantau kasus keduanya sejak awal, juga berjalan dengan lancar. Dari New Delhi, sebelum pulang ke tanah air, kepada Dubes RI di New Delhi, Rizali W. Indrakesuma, M menuturkan kegembiraan dan keinginannya untuk segera bertemu dengan anak-anaknya.

Bagi M, peristiwa tersebut membawa kenangan yang sangat berarti, karena ia belum sempat memberi nama pada anak keduanya yang lahir saat masih melaut. Kepulangan kedua nelayan tersebut dapat dilaksanakan melalui kerjasama yang erat antara KBRI New Delhi, Direktorat Perlindungan WNI BHI Kemlu, Dinas Kelautan dan Perikanan Provinsi Banda Aceh.

Menurut informasi KBRI New Delhi, sejak tahun 2010, jumlah kasus nelayan terdampar yang ditangani KBRI berjumlah 22 orang.
(esn)
Berita Terkait
India Pastikan Pasokan...
India Pastikan Pasokan Produk Medis ke Indonesia Tetap Aman
Terkait Masalah Hukum,...
Terkait Masalah Hukum, Ratusan WNI Jamaah Tabligh Hadapi Persidangan di India
Mutasi Baru Virus Corona...
Mutasi Baru Virus Corona India Masuk Indonesia
India Buka Peluang Ekspor...
India Buka Peluang Ekspor Pertahanan ke Indonesia
Kenapa Orang Indonesia...
Kenapa Orang Indonesia Masih Beli Motor India? Ini Alasannya!
Kapal Perang India Bawa...
Kapal Perang India Bawa Bantuan Alkes untuk Indonesia
Berita Terkini
Demi Keamanan Nasional,...
Demi Keamanan Nasional, Staf Kedubes AS di China Dilarang Berkencan dengan Penduduk Lokal
11 menit yang lalu
Meski Bersitegang, AS...
Meski Bersitegang, AS Tidak Akan Tinggalkan NATO, Berikut 3 Alasannya
1 jam yang lalu
Taiwan Lawan Tekanan...
Taiwan Lawan Tekanan China di PBB, Tegaskan Status sebagai Negara Berdaulat
2 jam yang lalu
Hamas Tak Akan Respons...
Hamas Tak Akan Respons Usulan Balasan Israel untuk Gencatan Senjata di Gaza
7 jam yang lalu
Israel: Perang Bisa...
Israel: Perang Bisa Berhenti Besok jika Hamas Bebaskan Sandera dan Tinggalkan Gaza
10 jam yang lalu
Kemlu Respons Penerapan...
Kemlu Respons Penerapan Tarif Resiprokal AS pada Indonesia Sebesar 32%
10 jam yang lalu
Infografis
Danau Laguna Verde,...
Danau Laguna Verde, Danau Paling Beracun di Dunia
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved