3 negara teluk larang warganya ke Lebanon
Kamis, 16 Agustus 2012 - 12:07 WIB
3 negara teluk larang warganya ke Lebanon
A
A
A
Sindonews.com - Tiga negara Teluk, antara lain Arab Saudi, Turki dan Qatar mendesak warganya segera meninggalkan Lebanon. Hal ini diungkapkan oleh Duta Besar Arab Saudi di Lebanon Ali Awad Assiri.
"Segera, ancaman telah diarahkan pada publik," ucapnya, seperti disiarkan Kantor Berita Lebanon Nasional, Kamis (16/8/2012).
Sebelumnya, seorang pria asal Arab bersama anaknya diculik klan al-Meqdad yang berpengaruh di Lebanon. Selain menculik warga Arab, klan itu juga menculik seorang dari Turki dan beberapa warga Suriah.
Dilansir dari Xinhua, penculikan ini merupakan pembalasan atas penahanan salah satu anggota keluarga al-Meqdad oleh pemberontak Suriah di Damaskus. Pihak al-Meqdad menyatakan, Turki, Arab Saudi, dan Qatar bertanggung jawab atas penganiayaan tersebut, sebab ketiga negara itu adalah pendukung oposisi Suriah.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Turki juga telah mendesak warga Emirat untuk tidak bepergian ke Lebanon atau meninggalkan negara Arab dalam waktu dekat. Peringatan itu dikeluarkan setelah kedutaan Turki di Beirut menerima informasi bahwa warga negara Turki yang menjadi target penculikan yang didalangi al-Meqdad.
"Segera, ancaman telah diarahkan pada publik," ucapnya, seperti disiarkan Kantor Berita Lebanon Nasional, Kamis (16/8/2012).
Sebelumnya, seorang pria asal Arab bersama anaknya diculik klan al-Meqdad yang berpengaruh di Lebanon. Selain menculik warga Arab, klan itu juga menculik seorang dari Turki dan beberapa warga Suriah.
Dilansir dari Xinhua, penculikan ini merupakan pembalasan atas penahanan salah satu anggota keluarga al-Meqdad oleh pemberontak Suriah di Damaskus. Pihak al-Meqdad menyatakan, Turki, Arab Saudi, dan Qatar bertanggung jawab atas penganiayaan tersebut, sebab ketiga negara itu adalah pendukung oposisi Suriah.
Sementara itu, Kementerian Luar Negeri Turki juga telah mendesak warga Emirat untuk tidak bepergian ke Lebanon atau meninggalkan negara Arab dalam waktu dekat. Peringatan itu dikeluarkan setelah kedutaan Turki di Beirut menerima informasi bahwa warga negara Turki yang menjadi target penculikan yang didalangi al-Meqdad.
()