Serang Pasukan Penjaga Perdamaian di Lebanon, Israel Dianggap Mencari Musuh Baru

Minggu, 31 Maret 2024 - 19:19 WIB
loading...
Serang Pasukan Penjaga...
Israel menarget pasukan penjaga perdamaian di Lebanon UNFIL. Foto/Reuters
A A A
BEIRUT - Sekjen PBB Antonio Guterres mengutuk ledakan yang menargetkan patroli Kelompok Pengamat Lebanon (OGL) dan melukai tiga pengamat militer PBB dan seorang asisten bahasa. Itu menunjukkan Israel sedang mencari musuh baru.

Kecaman Antonio Guterres terhadap ledakan tersebut disorot dalam pernyataan dari kantor juru bicaranya yang menekankan perlunya menjamin keselamatan dan keamanan pasukan penjaga perdamaian setiap saat.

“Situasi di sepanjang Garis Biru antara Lebanon dan Israel sejak 8 Oktober tahun lalu, dengan baku tembak setiap hari antara kelompok bersenjata non-negara yang berbasis di Lebanon dan Pasukan Pertahanan Israel, terus menjadi keprihatinan yang serius,” katanya, dilansir Anadolu.

Pernyataan tersebut mengungkapkan “keprihatinan besar” atas meningkatnya kekerasan di sepanjang Jalur Biru dan mendesak semua pihak untuk “menahan diri dari pelanggaran lebih lanjut terhadap gencatan senjata.”

Sebelumnya pada hari Sabtu, setidaknya satu warga sipil dan tiga tentara dari Pasukan Sementara PBB di Lebanon (UNIFIL) terluka dalam serangan Israel yang menargetkan kendaraan mereka di selatan negara itu.

Baca Juga: Israel Akui Ketangguhan Hizbullah! 2 Pangkalan Militer Zionis Diserang Pejuang Lebanon
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
6 Petani Diculik Tentara...
6 Petani Diculik Tentara Israel di Lebanon Selatan
Lebanon dan Israel Tandatangani...
Lebanon dan Israel Tandatangani Kesepakatan Kerangka Kerja untuk Akhiri Perang
Hizbullah Sergap Unit...
Hizbullah Sergap Unit Israel di Beit Yahoun, 4 Tentara Zionis Terluka
Pemimpin Hizbullah Tegaskan...
Pemimpin Hizbullah Tegaskan Israel Harus Tinggalkan Lebanon Tanpa Syarat
Trump Batasi Israel...
Trump Batasi Israel di Berbagai Bidang, Tak Hanya di Lebanon
AS Mediasi Perundingan...
AS Mediasi Perundingan Lebanon-Israel, Bahas Kemungkinan Penarikan Zionis dari Lebanon Selatan
Dubes Iran Tegas Tolak...
Dubes Iran Tegas Tolak Gencatan Senjata di Gaza: Palestina Harus Dibebaskan!
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Venezuela Mencapai 920 Orang, Pencarian Korban Masih Berlangsung
Venezuela Luluh Lantak...
Venezuela Luluh Lantak Diguncang 2 Gempa Dahsyat, Ini Pemicunya?
Rekomendasi
Peserta SPPI Meninggal...
Peserta SPPI Meninggal Akibat TBC, Tim Seleksi Ungkap Pemeriksaan Awal hanya Terdeteksi Infeksi Paru
Hajar Makau, Indonesia...
Hajar Makau, Indonesia Amankan Tiket Perempat Final Kejuaraan Bulu Tangkis Junior Asia 2026
PNM Berikan Beasiswa...
PNM Berikan Beasiswa kepada 1.590 Anak dari Jenjang SD hingga Perguruan Tinggi
Berita Terkini
Jet Tempur China dan...
Jet Tempur China dan Rusia Kompak Masuk ke Zona Pertahanan Udara Korsel
Balas Serangan AS, Iran...
Balas Serangan AS, Iran Gempur Bahrain
Korut Masih Andalkan...
Korut Masih Andalkan Senjata Besar, Korsel Beralih ke 500.000 Prajurit Drone, Siapa Lebih Unggul?
Ukraina Berusaha Rebut...
Ukraina Berusaha Rebut Kesempatan Pertama untuk Menang, tapi Kenapa Selalu Gagal?
Pengadilan Inggris Butuh...
Pengadilan Inggris Butuh 300 Tahun untuk Selesaikan Tumpukan Kasus
Lebih dari 50.000 Orang...
Lebih dari 50.000 Orang Dilaporkan Hilang akibat Gempa Venezuela
Infografis
10 Pasukan Khusus Terganas...
10 Pasukan Khusus Terganas di Dunia, Indonesia Masuk?
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved