10 militan Pakistan tewas diserang drone AS
Selasa, 24 Juli 2012 - 17:23 WIB
10 militan Pakistan tewas diserang drone AS
A
A
A
Sindonews.com - Serangan pesawat tak berawak (drone) milik Amerika Serikat (AS) telah menewaskan sedikitnya 10 militan di barat laut Pakistan. Beberapa rudal menghantam sebuah kompleks militan di daerah Shawal, Waziristan Utara, dekat perbatasan Afghanistan.
Pejabat keamanan Pakistan mengatakan, serangan itu menargetkan seorang militan senior. Wilayah perbatasan yang menjadi target serangan dipercaya merupakan pusat aktivitas militan.
"Belum jelas apakah ada tokoh militan penting yang tewas dalam serangan itu. Kami masih mencoba memastikan identitas para korban," kata seorang pejabat intelijen seperti dikutip BBC, Selasa (24/7/2012).
Serangan pesawat AS telah membunuh ratusan orang dalam beberapa tahun belakangan. Sebagian besar korban tewas yang menjadi sasaran yaitu pemimpin senior Al-Qaeda dan Taliban, serta sejumlah militan dan warga sipil.
Meskipun hubungan antara Pakistan sedang memburuk, tetapi negara ini telah membuka kembali rute North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang membawa pasokan kebutuhan tentara AS di Afghanistan.
Sebelumnya, rute itu sudah ditutup sejak November 2011, setelah serangan udara menghantam sebuah kompleks militer Pakistan dan menewaskan 24 tentara.
Pejabat keamanan Pakistan mengatakan, serangan itu menargetkan seorang militan senior. Wilayah perbatasan yang menjadi target serangan dipercaya merupakan pusat aktivitas militan.
"Belum jelas apakah ada tokoh militan penting yang tewas dalam serangan itu. Kami masih mencoba memastikan identitas para korban," kata seorang pejabat intelijen seperti dikutip BBC, Selasa (24/7/2012).
Serangan pesawat AS telah membunuh ratusan orang dalam beberapa tahun belakangan. Sebagian besar korban tewas yang menjadi sasaran yaitu pemimpin senior Al-Qaeda dan Taliban, serta sejumlah militan dan warga sipil.
Meskipun hubungan antara Pakistan sedang memburuk, tetapi negara ini telah membuka kembali rute North Atlantic Treaty Organization (NATO) yang membawa pasokan kebutuhan tentara AS di Afghanistan.
Sebelumnya, rute itu sudah ditutup sejak November 2011, setelah serangan udara menghantam sebuah kompleks militer Pakistan dan menewaskan 24 tentara.
()