AS: China Paksa Italia Beli Alat Medis COVID-19 Sumbangan Italia

Selasa, 07 April 2020 - 12:40 WIB
AS: China Paksa Italia...
AS: China Paksa Italia Beli Alat Medis COVID-19 Sumbangan Italia
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) menuduh China memaksa Italia membeli peralatan medis untuk penanganan pandemi virus corona baru, COVID-19. Menurut seorang pejabat Gedung Putih peralatan itu justru bantuan dari Roma ke Beijing ketika awal-awal negara Tirai Bambu dilanda penyakit tersebut.

Negara Komunis yang dipimpin Xi Jinping pada bulan lalu mengirimkan sebuah pesawat yang penuh dengan pasokan medis, termasuk masker dan respirator, ke Italia saat Roma kewalahan menghadapi pandemi virus corona.

Seorang pejabat senior administrasi Donald Trump mengatakan alih-alih menyumbangkan kembali peralatan medis itu, orang-orang China justru menjualnya kepada Italia.

"Sebelum virus itu menyerang Eropa, Italia mengirim berton-ton PPE (personal protective equipment/alat pelindung diri) ke China untuk membantu China melindungi populasinya sendiri," kata pejabat kantor Presiden Trump tersebut kepada The Spectator.

"China kemudian mengirim PPE Italia kembali ke Italia, sebagian, bahkan tidak semuanya...dan membebankan biaya untuk itu," lanjut pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim tersebut. (Baca: Organisasi di Inggris: China Harus Dituntut Rp64.744 Triliun karena Corona )

Tudingan itu muncul setelah dua minggu lalu Spanyol mengirim kembali 50.000 alat tes yang salah dari China. Negara Eropa itu membeli peralatan untuk penanganan wabah corona senilai £382 juta, termasuk ventilator, masker dan sarung tangan, dari China.

Dan pekan lalu Beijing mengatakan kepada negara-negara Eropa untuk "memeriksa ulang" pasokan masker wajah, setelah pemerintah Belanda menarik 600.000 masker yang dibuat di China karena tidak memenuhi standar.

"Ini sangat tidak jujur ​​bagi para pejabat China sekarang untuk mengatakan 'kita adalah orang yang membantu Italia atau kita adalah orang yang membantu negara berkembang' ketika, pada kenyataannya, mereka adalah orang-orang yang menginfeksi kami semua," kata pejabat pemerintah Trump tersebut, yang juga dilansir Fox News, Selasa (7/4/2020).

"Tentu saja mereka seharusnya membantu. Mereka memiliki tanggung jawab khusus untuk membantu karena merekalah yang memulai penyebaran virus corona dan tidak memberikan informasi yang diperlukan kepada seluruh dunia untuk membuat rencana yang memadai."

Pemerintah Xi Jinping belum berkomentar atas tudingan pejabat Gedung Putih tersebut. Namun, Beijing pada pekan lalu marah atas laporan intelijen Amerika yang menyimpulkan China berbohong soal jumlah kasus infeksi dan jumlah kematian akibat pandemi COVID-19 di negeri Tirai Bambu.

Sebelum muncul pandemi COVID-19 , AS dan China sudah terlibat perdang dagang yang menggoyang ekonomi dunia. Perseteruan berlanjut ketika pandemi menyebar di seluruh dunia dan Amerika menjadi salah satu negara yang terparah setelah China berangsur normal.
(mas)
Berita Terkait
Trump Stop AS Danai...
Trump Stop AS Danai WHO atas Tuduhan Salah Urus COVID-19
Cerita Dokter China...
Cerita Dokter China yang Temukan Virus Corona di Wuhan
WHO Sebut Mustahil untuk...
WHO Sebut Mustahil untuk Menentukan Asal-usul Covid-19
Missouri, Negara Bagian...
Missouri, Negara Bagian Pertama AS yang Gugat China karena Corona
Pentagon Tak Yakin COVID-19...
Pentagon Tak Yakin COVID-19 Berasal dari Laboratorium Wuhan
Viral, Vlogger China...
Viral, Vlogger China Curiga Virus Corona Dibawa AS ke Wuhan
Berita Terkini
Khawatir Asia Timur...
Khawatir Asia Timur Jadi Medan Perang, Menhan Jepang: Senjata Nuklir Tak Bisa Dihindari
45 menit yang lalu
Meski Dihujani Puluhan...
Meski Dihujani Puluhan Rudal Rusia, Kenapa Jumlah Korban Tewas di Ukraina Tidak Banyak?
1 jam yang lalu
39 Rudal Rusia Hujani...
39 Rudal Rusia Hujani Ibu Kota Ukraina, Warga Sipil Ketakutan
2 jam yang lalu
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
3 jam yang lalu
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
3 jam yang lalu
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
4 jam yang lalu
Infografis
Iran Paksa AS Terima...
Iran Paksa AS Terima Kekalahan setelah 40 Hari Berperang, Ini 10 Poin Gencatan Senjata
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved