PM Spanyol: Pandemi Covid-19 Bisa Hancurkan UE

Senin, 06 April 2020 - 16:00 WIB
PM Spanyol: Pandemi...
PM Spanyol: Pandemi Covid-19 Bisa Hancurkan UE
A A A
MADRID - Perdana Menteri Spanyol, Pedro Sanchez secara bersamaan menerbitkan tulisan opini dalam tujuh bahasa Eropa. Dalam tulisanya, Sanchez menuturkan bahwa Covid-19 bisa menjadi faktor kehancuran Uni Eropa (UE), jika tidak mengambil langkah-langkah lebih drastis untuk menangani krisis.

“Keadaannya luar biasa dan membutuhkan posisi yang tak tergoyahkan, apakah kita menghadapi tantangan ini atau kita akan gagal sebagai serikat pekerja," tulis Sanchez dalam artikel yang diterbitkan oleh surat kabar terkemuka di Inggris, Jerman, Prancis, Italia, Portugal, Spanyol, dan Belanda.

"Kami telah mencapai titik kritis di mana bahkan negara-negara dan pemerintah yang paling pro-Eropa, seperti halnya Spanyol, membutuhkan bukti nyata dari komitmen yang ada. Covid-19 adalah krisis kesehatan publik terburuk di Eropa sejak 1918," sambungnya.

Sanchez mengatakan, dia menyambut langkah-langkah yang telah diambil pada tingkat Eropa dalam beberapa pekan terakhir tetapi berpendapat bahwa mereka gagal jauh dari apa yang dibutuhkan.

"Eropa harus membangun ekonomi masa perang dan mempromosikan perlawanan, rekonstruksi, dan pemulihan Eropa," katanya, seperti dilansir Anadolu Agency pada Senin (6/4/2020).

"Itu harus terus dilakukan ketika keadaan darurat kesehatan ini berakhir, untuk membangun kembali ekonomi benua dengan memobilisasi sumber daya yang signifikan melalui rencana kami memanggil rencana Marshall baru," ujarnya.

Seperti halnya selama krisis keuangan terakhir di benua itu, ketegangan telah meningkat selama berminggu-minggu di antara negara-negara, termasuk Spanyol, Portugal, Prancis dan Italia, yang ingin melihat Eurobond dilepaskan untuk mengumpulkan uang. Sementara dari sisi konservatif secara fiskal seperti Jerman dan Belanda yang berpendapat agar UE mengambil langkah-langkah yang lebih terkendali.

“Amerika Serikat merespons resesi 2008 dengan paket stimulus, sementara Eropa merespons dengan penghematan. Kita semua tahu hasilnya. Tantangan yang kami hadapi luar biasa dan belum pernah terjadi sebelumnya. Ini menyerukan tanggapan tunggal, bersatu, radikal, dan ambisius untuk menjaga sistem ekonomi dan sosial kita dan melindungi warga negara kita," tukasnya.
(esn)
Berita Terkait
Sebelum di Wuhan, Virus...
Sebelum di Wuhan, Virus Corona Ditemukan di Barcelona Maret 2019
Spanyol Perpanjang Keadaan...
Spanyol Perpanjang Keadaan Darurat Virus Corona
Virus Corona di Italia...
Virus Corona di Italia Terus Menyebar
Laboratorium Virus Wuhan...
Laboratorium Virus Wuhan Punya 3 Jenis Virus Corona
Korban Meninggal Covid-19:...
Korban Meninggal Covid-19: Prancis Salip Spanyol
Spanyol Catat Angka...
Spanyol Catat Angka Kematian Harian Terendah Akibat Covid-19
Berita Terkini
Pesawat Nirawak Ukraina...
Pesawat Nirawak Ukraina Serang Crimea, 4 Orang Tewas, 10 Luka
30 menit yang lalu
706 Paus dan Lumba-lumba...
706 Paus dan Lumba-lumba Dibantai, Laut Ini Berubah Jadi Perairan Darah
1 jam yang lalu
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
2 jam yang lalu
AS Hendak Kerahkan Senjata...
AS Hendak Kerahkan Senjata Nuklir ke Lebih Banyak Negara NATO, Bisa Bikin Rusia Murka
3 jam yang lalu
6 Jet Tempur Canggih...
6 Jet Tempur Canggih yang Bakal Panaskan Langit ASEAN: F-35 Singapura hingga Rafale Indonesia
4 jam yang lalu
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
5 jam yang lalu
Infografis
Pentagon: China Bisa...
Pentagon: China Bisa Hancurkan Semua Kapal Induk AS dalam 20 Menit
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved