Spanyol Catat Angka Kematian Harian Terendah Akibat Covid-19

Minggu, 03 Mei 2020 - 20:49 WIB
loading...
Spanyol Catat Angka...
Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan, mereka mencatatkan 164 kematian terbaru akibat Covid-19, yang merupakan kenaikan harian terendah sejak 18 Maret. Foto/REUTERS
A A A
MADRID - Kementerian Kesehatan Spanyol mengatakan, mereka mencatatkan 164 kematian terbaru akibat Covid-19. Angka ini, menurut kementerian tersebut, adalah kenaikan harian terendah sejak 18 Maret.

"Angka kematian di Spanyol akibat Covid-19 naik 164 menjadi 25.264, kenaikan satu hari terendah sejak 18 Maret," kata Kementerian Kesehatan Spanyol dalam sebuah pernyataan, seperti dilansir Reuters pada Minggu (3/5/2020).

"Kasus infeksi Covid-19 yang dikonfirmasi meningkat menjadi 217.466, dari 216.582 pada hari Sabtu. Madrid dan Catalonia tetap menjadi dua wilayah yang paling parah terkena dampak, dengan 8.332 dan 5.185 kematian masing-masing," sambungnya.

Spanyol sendiri diketahui telah melonggarkan penguncian wilayah, kemarin. Pelonggaran ini memungkinkan orang dewasa untuk berolahraga di luar ruangan untuk pertama kalinya dalam tujuh minggu terakhir.

Mar Visser, 45, yang kehilangan pekerjaan sebagai event organizer, lari pagi di sepanjang jalur di Castelldefels, kota dekat Barcelona. “Saya sudah lama menunggu ini. Ini mengalahkan lari di rumah saya atau yoga atau Pilates di dalam rumah,” ungkap dia.

Di Madrid, pesepeda dan pemain skateboarder terlihat di boulevard, menerobos garis polisi yang dipasang untuk mencegah orang berkumpul di tempat publik.
(esn)
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Spanyol Panggil Dubes...
Spanyol Panggil Dubes Israel Terkait Pencegatan Armada Gaza
Sering Dikritik Spanyol,...
Sering Dikritik Spanyol, AS Ancam Tangguhkan Keanggotaan Negeri Matador di NATO
Investigasi Media: Gereja...
Investigasi Media: Gereja Katolik Spanyol Dilanda Pedofil, 3.084 Orang Jadi Korban
Tegang dengan AS, Negara...
Tegang dengan AS, Negara NATO Ini Merapat ke China
Bukan Negara Muslim,...
Bukan Negara Muslim, tapi Justru Dihukum Israel karena Kecam Kebrutalan Zionis
Spanyol Tutup Wilayah...
Spanyol Tutup Wilayah Udaranya untuk Pesawat AS yang Terlibat Perang Lawan Iran
Varian Baru COVID-19...
Varian Baru COVID-19 'Cicada' Menyebar ke 23 Negara, Ini yang Perlu Diketahui
Swiss Gelar Referendum...
Swiss Gelar Referendum untuk Batasi Populasi hingga 10 Juta Jiwa
Penampakan Pesawat Pengebom...
Penampakan Pesawat Pengebom B-52 AS Jatuh dan Meledak, Hancur Tak Berbekas
Rekomendasi
Lahirnya Hukum Olahraga...
Lahirnya Hukum Olahraga Indonesia
BMKG: 9 Gempa Susulan...
BMKG: 9 Gempa Susulan Terjadi Pascagempa M6,7 di Palu
Soal Insiden di UGM,...
Soal Insiden di UGM, Wamentan: Kita Demokratis, Siap Diskusi dengan Siapapun
Berita Terkini
Siapa Pihak yang Berpotensi...
Siapa Pihak yang Berpotensi Menggagalkan Kesepakatan Perdamaian Iran dan AS?
Inggris Akan Pasok Uranium...
Inggris Akan Pasok Uranium ke Ukraina dan Jatuhkan Sanksi Baru terhadap Rusia
Momen Terakhir Wanita...
Momen Terakhir Wanita Tewas dalam Bungee Jumping 39 Meter: 'Bernapas Terengah-engah'
Posisi Iran Jadi Pemenang,...
Posisi Iran Jadi Pemenang, Israel Tetap Berstatus Pecundang
Wapres AS Sebut Iran...
Wapres AS Sebut Iran Bisa Dapat Rp5.312 Triliun, tapi Trump Ragu
Kesepakatan Damai AS...
Kesepakatan Damai AS dan Iran Simbol Kekalahan Fatal PM Netanyahu, Ini 3 Alasannya
Infografis
Penyebab Kasus Covid-19...
Penyebab Kasus Covid-19 di Singapura dan Malaysia Melonjak
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved