Trump Salahkan China atas Pandemi COVID-19, Sebut Lagi 'Virus China'

Jum'at, 20 Maret 2020 - 10:36 WIB
Trump Salahkan China...
Trump Salahkan China atas Pandemi COVID-19, Sebut Lagi 'Virus China'
A A A
WASHINGTON - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump dengan tegas menyalahkan China atas pandemi virus corona baru, COVID-19 . Dia sekali lagi menggunakan istilah "Virus China" untuk menyebut nama penyakit tersebut.

"Dunia membayar harga yang sangat besar untuk ini," kata Trump, merujuk pada klaimnya bahwa pejabat China tidak sepenuhnya berbagi informasi lebih cepat tentang wabah COVID-19 setelah dimulai di China.

"Itu bisa saja dihentikan di tempat asalnya, China," lanjut Trump dalam konferensi pers Gedung Putih hari Kamis waktu Washington, seperti dikutip Reuters, Jumat (20/3/2020).

Dia berpendapat bahwa para pejabat Amerika akan dapat bertindak lebih cepat jika pemerintah Beijing telah sepenuhnya berbagi informasi tentang wabah, yang dimulai di sekitar kota Wuhan akhir Desember 2019.

"Akan jauh lebih baik jika kita tahu tentang ini beberapa bulan sebelumnya," kata Presiden Trump. (Baca: China Klaim Kasus Baru COVID-19 Impor dari Indonesia )

Ditanya apakah akan ada dampak bagi China mengingat pandangannya tentang bagaimana negara itu menangani wabah, Trump berkata; "Saya tidak ingin mengomentari hal itu sekarang."

Komentar sang presiden berbeda dengan dua bulan lalu, di mana dia saat itu memuji respons Beijing terhadap wabah COVID-19. Trump saat itu mengatakan China telah bekerja sangat keras untuk menahan virus. "Amerika Serikat sangat menghargai upaya dan transparansi mereka," tulis Trump saat itu di Twitter.

Tetapi dalam beberapa hari terakhir, Trump telah berulang kali menyebut virus corona baru sebagai "Virus China" dan mengulanginya lagi pada awal konferensi persnya. (Baca juga: Jubir Kemlu China Curiga Militer AS Bawa Virus Corona ke Wuhan )

Foto selembar kertas yang berisi komentar yang dibaca Trump di awal acara mengungkapkan bahwa seseorang dengan tulisan tangan yang mirip dengan Trump telah mencoret kata "Corona" dan menulis kata "China" di atasnya. Kata "Virus" muncul tepat setelah kata itu.

Kebiasaan Trump yang mengatakan "Virus China" telah menuai kritik keras dari pejabat China dan dari sejumlah politisi AS, termasuk mantan Wakil Presiden Joe Biden, bakal calon presiden dari Partai Demokrat.

Selama konferensi pers hari Rabu, Trump membela penggunaan istilah itu dengan mengatakan itu tidak rasis sama sekali.

"Karena itu berasal dari China," kata Trump ketika ditanya Rabu mengapa dia terus menggunakan istilah itu. "Itu sebabnya. Saya ingin akurat," ujarnya.
(mas)
Berita Terkait
Bantah Trump, Ahli Virus...
Bantah Trump, Ahli Virus AS Sebut COVID-19 Bukan Buatan Lab China
Pelayan Pribadi Trump...
Pelayan Pribadi Trump Positif Terinfeksi Virus Corona
Trump Sebut Virus Corona...
Trump Sebut Virus Corona dengan Sebutan 'Kung Flu'
Trump Sebut COVID-19...
Trump Sebut COVID-19 Buatan Lab China, Jenderal AS: Kami Tidak Tahu
Trump Stop AS Danai...
Trump Stop AS Danai WHO atas Tuduhan Salah Urus COVID-19
WHO Sebut Amerika Selatan...
WHO Sebut Amerika Selatan Pusat Pandemi Covid-19
Berita Terkini
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
43 menit yang lalu
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
4 jam yang lalu
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
5 jam yang lalu
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
5 jam yang lalu
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
6 jam yang lalu
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
7 jam yang lalu
Infografis
Donald Trump Sebut Negosiasi...
Donald Trump Sebut Negosiasi Nuklir Iran Berjalan Baik
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved