Virus Corona Terus Mengganas, UE Tutup Perbatasan Eksternal

Rabu, 18 Maret 2020 - 14:57 WIB
Virus Corona Terus Mengganas,...
Virus Corona Terus Mengganas, UE Tutup Perbatasan Eksternal
A A A
BRUSSELS - Presiden Dewan Eropa Charles Michel telah mengumumkan bahwa perbatasan eksternal Uni Eropa (UE) akan ditutup selama 30 hari untuk memerangi penyebaran virus Corona. Terkait implementasi keputusan tersebut, UE memberikan kebebasan kepada negara anggotanya.

"Uni Eropa dan negara-negara anggotanya akan melakukan apa pun untuk mengatasi tantangan saat ini," Michel mengumumkan seperti dikutip dari Russia Today, Rabu (18/3/2020).

Michel menerangkan bahwa perjalanan di dalam 27 negara UE masih akan diizinkan, sesuai dengan batasan baru. "Repatriasi akan diatur untuk warga negara anggota," kata Michel.

Sementara penduduk jangka panjang, anggota keluarga warga negara UE dan diplomat, serta staf penting - seperti ahli medis atau petugas kesehatan - akan dibebaskan dari larangan tersebut.

Selain itu juga diumumkan bahwa jalur cepat akan disiapkan untuk truk pengangkut yang membawa barang-barang seperti makanan atau pasokan medis. Hal ini untuk menghindari waktu tunggu yang panjang yang telah menjadi hal umum di perbatasan Polandia.

Tindakan pencegahan virus Corona di Polandia telah menciptakan hambatan tersendiri. Media lokal melaporkan antrian kendaraan di negara itu telah mencapai 50 km, dengan beberapa diantaranya harus menunggu selama berjam-jam untuk disetujui. Tadeusz Kucharski, kepala serikat pengemudi truk, menggambarkannya sebagai "sebuah kekacauan besar."

Sebelumnya Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen membuat rekomendasi untuk larangan tersebut pada hari Senin.

"Semakin sedikit perjalanan, semakin banyak kita dapat menangkal virus," katanya, seraya menambahkan bahwa gagasan tersebut menerima dukungan yang luar biasa dan negara-negara anggota akan bekerja tentang bagaimana menerapkan larangan tersebut secara individual.

Saat itu Von de Leyen mengatakan situasinya adalah "topik besar" ketika para pemimpin UE memutuskan untuk menutup perbatasan eksternal, tetapi tidak mengatakan apakah sebuah solusi ditemukan.

"Sangat penting bahwa kita membuka blokir situasi," katanya.

Meskipun virus itu diyakini berasal di Wuhan, China, Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) telah menganggap Eropa sebagai "pusat" penyakit pada saat ini, dengan negara-negara seperti Spanyol dan Italia sudah dikunci. (Baca: WHO: Eropa Sekarang Jadi Pusat Pandemi Virus Corona )

Langkah UE untuk menutup perbatasan eksternal kemungkinan merupakan upaya untuk menyelesaikan masalah negara anggotanya yang bergerak sendiri-sendiri menanggapi penyebaran virus COVID-19 dengan membentengi perbatasan mereka sendiri, menciptakan tekanan internal.

Nathalie Tocci, penasihat Uni Eropa, baru-baru ini mengatakan kepada New York Times bahwa penutupan perbatasan internal oleh negara-negara yang tidak terkoordinasi tidak membantu upaya untuk memerangi penyebaran virus.

Austria menutup perbatasannya dengan Italia dan Luksemburg, dan Jerman memperkenalkan kembali kontrol perbatasan internal dengan Austria, Prancis, Luksemburg, dan Denmark. Hongaria dan Slovenia juga telah memperkenalkan pemeriksaan perbatasan internal yang memperlambat perjalanan, di mana sejumlah jalur cepat UE menerima akibat langsung dari kebijakan itu.
(ian)
Berita Terkait
Virus Corona Omicron...
Virus Corona Omicron Sudah Masuk Eropa, Kasus Pertama Ditemukan di Belgia
Eropa Wilayah Pertama...
Eropa Wilayah Pertama yang Lampaui 1 Juta Kematian Akibat COVID-19
Pengamat: Covid-19 Bisa...
Pengamat: Covid-19 Bisa Perdalam Krisis Geopolitik
Slovenia, Negara Eropa...
Slovenia, Negara Eropa Pertama yang Umumkan Wabah Corona Berakhir
Infeksi Virus Corona...
Infeksi Virus Corona di Eropa Capai 11 Juta
Gelombang Kedua Pandemi...
Gelombang Kedua Pandemi Virus Corona Hantui Eropa
Berita Terkini
Siapa Charles Q. Brown...
Siapa Charles Q. Brown Jr? Jenderal AS yang Dipecat Trump Kritik Pemanfaatan Militer untuk Misi Politik
17 menit yang lalu
5 Alasan Pemakaman Ayatollah...
5 Alasan Pemakaman Ayatollah Khamenei Ditunda 4 Bulan, Memperkuat Persatuan dan Revolusioner Iran
1 jam yang lalu
Lebih dari 5.000 Sekolah...
Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
2 jam yang lalu
Serangan Balasan Rusia...
Serangan Balasan Rusia ke Ukraina Sangat Mematikan, Ini 4 Alasannya
2 jam yang lalu
Militer Israel Akhiri...
Militer Israel Akhiri Misi Brigade Givati di Lebanon Selatan setelah 8 Bulan
3 jam yang lalu
Trump Sebut Iran Ingin...
Trump Sebut Iran Ingin Selesaikan Masalah, AS Beri Waktu untuk Pemakaman Khamenei
4 jam yang lalu
Infografis
Prancis Kerahkan Pesawat...
Prancis Kerahkan Pesawat Bersenjata Nuklir ke Perbatasan Jerman
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved