Gelombang Kedua Pandemi Virus Corona Hantui Eropa

Jum'at, 12 Juni 2020 - 01:20 WIB
loading...
Gelombang Kedua Pandemi...
Aksi demonstrasi terhadap pembunuhan George Floyd membuat Eropa dihantui gelombang kedua pandemi virus Corona. Foto/Ilustrasi
A A A
BRUSSELS - Aksi protes massal anti rasialisme yang pecah di Eropa ditakutkan akan menimbulkan masalah baru di Benua Biru tersebut. Eropa dapat menghadapi lonjakan infeksi Covid-19 dalam beberapa minggu mendatang atau dengan kata lain gelombang kedua pandemi virus Corona .

Aksi demonstrasi yang diikuti puluhan ribu pemrotes pecah di kota-kota besar Eropa dalam beberapa hari terakhir. Mereka turun ke jalan untuk berdemonstrasi menentang rasisme setelah pembunuhan seorang pria kulit hitam, George Floyd , saat ditahan polisi di Amerika Serikat (AS).

"Jika Anda menyarankan semua orang untuk menjaga jarak satu setengah meter dari satu sama lain, dan semua orang hanya berdiri berdampingan, saling berpegangan, maka saya tidak memiliki perasaan yang baik tentang hal itu," ujar Jozef Kesecioglu, yang mengetuai Kedokteran Perawatan Intensif Masyarakat Eropa, pada sebuah konferensi seperti dikutip dari Reuters, Jumat (12/6/2020).

Ditanya apakah akan ada lonjakan infeksi dalam dua minggu mendatang, dia berkata: "Ya, tapi mudah-mudahan saya salah."

Sebagian besar negara di 27 negara Eropa telah melewati puncak wabah dan secara bertahap membuka kembali bisnis dan perbatasan, karena infeksi turun dengan hati-hati dalam beberapa pekan terakhir.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Kepala WHO Peringatkan...
Kepala WHO Peringatkan Lebih Banyak Kasus Hantavirus akan Muncul
WHO: Wabah Hantavirus...
WHO: Wabah Hantavirus Bukan Awal Pandemi Covid-19 Berikutnya
Hakim AS Perintahkan...
Hakim AS Perintahkan China Bayar Ganti Rugi Rp391 Triliun dalam Kasus Covid-19
3 Proyek Kontroversial...
3 Proyek Kontroversial yang Dituding Dijalankan USAID, dari Senjata Biologis hingga Covid
Elon Musk: USAID Danai...
Elon Musk: USAID Danai Riset Senjata Biologis, Termasuk Proyek Kemunculan Covid-19
Kronologi CIA Ubah Pandangan...
Kronologi CIA Ubah Pandangan Asal-usul Covid-19, dari Kebocoran Laboratorium?
Zat Kimia Persisten...
Zat Kimia Persisten Ditemukan dalam 98,8% Darah Warga AS
Diduga Drone Laut Ukraina...
Diduga Drone Laut Ukraina Meledak di Pelabuhan Rumania
Aturan Baru, Israel...
Aturan Baru, Israel Larang Wartawan Publikasikan Serangan Rudal Iran Hantam Fasilitas Militer
Rekomendasi
Ajukan JC di Kasus Korupsi...
Ajukan JC di Kasus Korupsi MBG, Eks Waka BGN Sony Sonjaya Sebut 26 Nama di BAP
Kader PPP Segera Laporkan...
Kader PPP Segera Laporkan Taj Yasin, Agus Suparmanto, dan Thobahul Aftoni ke Polda Metro
Lewis Hamilton Ubah...
Lewis Hamilton Ubah Segalanya F1 dengan Budaya Lowrider
Berita Terkini
Mungkinkah Turki Serius...
Mungkinkah Turki Serius Hidupkan Kembali Kekuasaan Kekaisaran Ottoman untuk Membebaskan Yerusalem?
Hizbullah Puji Aksi...
Hizbullah Puji Aksi Iran dan Houthi Hadapi Israel untuk Bela Rakyat Lebanon
Jaksa ICC Karim Khan...
Jaksa ICC Karim Khan Diskors karena Tuduhan Pelanggaran Etika
Iran akan Bangun PLTN...
Iran akan Bangun PLTN di 5 Lokasi Pesisir
Iran Ungkap Sabuk Keamanan...
Iran Ungkap Sabuk Keamanan Perlawanan Baru Membentang dari Selat Hormuz hingga Bab al-Mandab
Respons Aksi China,...
Respons Aksi China, Jepang Perkuat Pertahanan Sisi Barat Daya
Infografis
Krisis Kepercayaan pada...
Krisis Kepercayaan pada F-35 Dorong Eropa Kembangkan Jet Tempur Gen 6
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved