Lebih dari 5.000 Sekolah Buka Pintu bagi Para Peziarah Pemakaman Khamenei
Sabtu, 04 Juli 2026 - 14:17 WIB
loading...
Jutaan orang menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Foto/anadolu
A
A
A
TEHERAN - Sekolah-sekolah di Teheran telah dibuka untuk orang-orang yang ingin berziarah untuk menghadiri pemakaman Pemimpin Tertinggi Iran Ali Khamenei. Kabar itu diungkap dalam laporan kantor berita ISNA Iran.
Menteri pendidikan negara itu mengatakan lebih dari 5.000 sekolah dan sekitar 40 hingga 50 ribu ruang kelas di seluruh negeri dibuka untuk menyambut para peziarah Khamenei.
Lebih dari 10 juta orang, termasuk perwakilan dari lebih dari 100 negara, diperkirakan akan hadir di Teheran untuk pemakaman tersebut.
Mohammad Eslami, peneliti di Universitas Teheran menjelaskan, upacara pemakaman yang sedang berlangsung untuk mendiang Khamenei dimaksudkan untuk menyoroti tempat ayatollah dalam sejarah Iran dan memproyeksikan citra keberlanjutan kepada dunia yang lebih luas.
“Pemimpin tertinggi… adalah salah satu dari sedikit pemimpin dalam sejarah Iran yang terbunuh oleh musuh mereka selama perang. Dia bukan termasuk pemimpin yang hanya duduk dan memberi perintah kepada orang lain. Dia berada di garis depan pertempuran melawan musuh,” kata Eslami.
Menteri pendidikan negara itu mengatakan lebih dari 5.000 sekolah dan sekitar 40 hingga 50 ribu ruang kelas di seluruh negeri dibuka untuk menyambut para peziarah Khamenei.
Lebih dari 10 juta orang, termasuk perwakilan dari lebih dari 100 negara, diperkirakan akan hadir di Teheran untuk pemakaman tersebut.
Mohammad Eslami, peneliti di Universitas Teheran menjelaskan, upacara pemakaman yang sedang berlangsung untuk mendiang Khamenei dimaksudkan untuk menyoroti tempat ayatollah dalam sejarah Iran dan memproyeksikan citra keberlanjutan kepada dunia yang lebih luas.
“Pemimpin tertinggi… adalah salah satu dari sedikit pemimpin dalam sejarah Iran yang terbunuh oleh musuh mereka selama perang. Dia bukan termasuk pemimpin yang hanya duduk dan memberi perintah kepada orang lain. Dia berada di garis depan pertempuran melawan musuh,” kata Eslami.
Lihat Juga :