Slovenia, Negara Eropa Pertama yang Umumkan Wabah Corona Berakhir

Sabtu, 16 Mei 2020 - 09:28 WIB
loading...
Slovenia, Negara Eropa...
Seorang pria dan anjingnya berdiri di luar supermarket saat wabah Covid-19 melanda di Medvode, Slovenia, 18 Maret 2020. Foto/REUTERS/Srdjan Zivulovic/File Photo
A A A
LJUBLJANA - Slovenia menjadi negara Eropa pertama yang mendeklarasikan berakhirnya wabah virus corona baru penyebab Covid-19 . Deklarasi disampaikan setelah setelah pihak berwenang mengonfirmasi kurang dari tujuh kasus infeksi harian selama dua minggu terakhir.

Negara anggota Uni Eropa ini pada Jumat mengatakan penyebaran Covid-19 terkendali dan tidak ada lagi kebutuhan untuk mengambil tindakan kesehatan yang luar biasa.

"Slovenia telah menjinakkan epidemi selama dua bulan terakhir...Hari ini Slovenia memiliki gambaran epidemiologi terbaik di Eropa," kata Perdana Menteri Janez Jansa, seperti dikutip Reuters, Sabtu (16/5/2020).

Orang-orang yang sekarang tiba di Slovenia dari negara-negara Uni Eropa lainnya tidak lagi berkewajiban untuk pergi ke fasilitas karantina selama setidaknya tujuh hari seperti yang terjadi pada awal April. Demikian pengumuman pemerintah setempat dalam sebuah pernyataan.

Kebijakan itu tidak berlaku bagi warga asing non-Uni Eropa. Kendati demikian ada beberapa pengecualian termasuk diplomat dan orang yang mengangkut kargo. (Baca: Intelijen Lima Mata Tunjukkan Bagaimana China Tipu Dunia soal COVID-19 )

Dalam pengumumannya, pemerintah Slovenia mengatkan warga masih harus mengikuti aturan dasar untuk mencegah kemungkinan penyebaran infeksi virus corona baru.

Orang-orang diharuskan memakai masker di dalam ruangan di tempat publik, menjaga jarak setidaknya 1,5 meter (5 kaki) dan mendesinfeksi tangan saat memasuki ruang publik.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Eks Kepala AL Jerman:...
Eks Kepala AL Jerman: Uni Eropa Bisa 'Berjalan Tanpa Sadar' Menuju Perang Melawan Rusia
Partai Pro-Barat Menang...
Partai Pro-Barat Menang Pemilu Armenia, Pukulan Telak bagi Rusia
Rusia Ancam Armenia:...
Rusia Ancam Armenia: Tak Lagi Dipasok Minyak Murah Jika Nekat Gabung Uni Eropa!
Apa Itu Pax Silica?...
Apa Itu Pax Silica? Aliansi UE dan AS untuk Melawan Dominasi AI China
Blok Rusia Tekan Armenia:...
Blok Rusia Tekan Armenia: Pilih Tetap Jadi Sekutu atau Hengkang ke Uni Eropa!
PM Ceko Sebut Uni Eropa...
PM Ceko Sebut Uni Eropa Mengikuti Jejak Kemunduran Kekaisaran Romawi, Ini 3 Alasannya
Badai PHK Guncang Inggris...
Badai PHK Guncang Inggris di Tengah Perang AS-Iran, Tembus Rekor Tertinggi 5 Tahun
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
8 Fakta Eton College,...
8 Fakta Eton College, Sekolah Elite Pilihan Pangeran George yang Biayanya Rp1,4 Miliar!
Rekomendasi
BEI Tegaskan MSCI Belum...
BEI Tegaskan MSCI Belum Putuskan Status Pasar Saham RI
Harga BBM Naik, Gunakan...
Harga BBM Naik, Gunakan iCAR V23 hanya Rp38 Ribu Seminggu
Intel dan Nvidia Memulai...
Intel dan Nvidia Memulai Pertempuran Global Baru
Berita Terkini
Langkah Mengejutkan,...
Langkah Mengejutkan, Partai Komunis Kuba Bersedia Buka Ekonomi Menuju Pasar Bebas
Netanyahu Keras Kepala,...
Netanyahu Keras Kepala, Israel Tak akan Mundur dari Lebanon Selatan
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Swiss Ungkap Perundingan...
Swiss Ungkap Perundingan AS-Iran Tidak Jadi Digelar, Wapres Vance Batalkan Perjalanan
Jurnalis AS: Trump Tak...
Jurnalis AS: Trump Tak Konsultasi dengan Israel soal Iran untuk Lemahkan Posisi Netanyahu
Taliban Larang Warga...
Taliban Larang Warga Afghanistan Gunakan Ponsel Pintar, Jika Nekat Bakal Dihancurkan
Infografis
7 Wilayah AS yang Diperoleh...
7 Wilayah AS yang Diperoleh dengan Membeli dan Merebut dari Negara Lain
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved