Damaskus Desak NATO dan UE Kecam Aksi Turki di Suriah

Rabu, 11 Maret 2020 - 22:19 WIB
Damaskus Desak NATO...
Damaskus Desak NATO dan UE Kecam Aksi Turki di Suriah
A A A
DAMASKUS - Damaskus mengharapkan NATO dan Uni Eropa (UE) untuk setidaknya mengutuk tindakan Turki di Suriah, yang menutur mereka menentang semua legitimasi internasional. Namun, menurut pemerintah Suriah, mereka belum melihat reaksi yang tepat sejauh ini dari NATO dan UE.

"Saya merasa luar biasa bahwa negara-negara Eropa, beberapa dari mereka adalah anggota NATO, tidak mengutuk invasi Turki ke tanah Suriah," kata Bouthaina Shaaban, penasihat politik dan media untuk Presiden Suriah, Bashar al-Assad, seperti dilansir Sputnik pada Rabu (11/3/2020).

"Suriah adalah negara merdeka, yang telah menderita karena agresi dan invasi Turki. Dan hal terakhir yang kami harapkan dari anggota NATO, dari negara-negara Eropa, dari setiap negara di dunia adalah untuk mengutuk ini sebagai ilegal karena bertentangan dengan semua legitimasi internasional dan semua kedaulatan Suriah," sambungnya.

Dia lalu menuturkan, Eropa harus menyadari bahwa Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan tidak dapat membantu mereka menyelesaikan masalah migrasi. Tetapi, ucap Shaaban, sebaliknya ia mencoba untuk meningkatkan ekonomi negaranya dengan biaya Brussels.

"Saya pikir orang Eropa harus tahu bahwa Erdogan bukan orang yang memiliki solusi bagi para migran, bahwa ia adalah masalahnya. Dia adalah orang yang menyebabkan semua migrasi ini dari Suriah," ungkapya.

"Saya juga ingin meletakkan banyak tanda tanya di sekitar angka-angka yang diberikan Erdogan kepada Eropa untuk mendapatkan uang sebanyak yang dia bisa dari negara-negara Eropa untuk membantu ekonominya yang mengejutkan," tukasnya, merujuk pada dana yang diminta Ankara untuk mendukung para pengungsi yang ditampung oleh Turki.
(esn)
Berita Terkait
Peluang Turki Bergabung...
Peluang Turki Bergabung Uni Eropa Makin Sulit
Didesak Tarik Pasukan...
Didesak Tarik Pasukan dari Suriah, Turki Sebut UE Arogan
Puluhan Ribu Pengungsi...
Puluhan Ribu Pengungsi Suriah Susun Rencana Masuki Wilayah UE
100.000 Pengungsi Suriah...
100.000 Pengungsi Suriah di Turki Berencana Bentuk Konvoi Masuk ke Eropa
Uni Eropa Bahas Ekspor...
Uni Eropa Bahas Ekspor Senjata ke Turki dengan NATO dan AS
Untuk Pertama Kalinya,...
Untuk Pertama Kalinya, Turki Ekspor Kapal Perang
Berita Terkini
Drone Kamikaze Rusia...
Drone Kamikaze Rusia Hujani Kapal dan Pelabuhan Ukraina
1 jam yang lalu
70% Warga Negara di...
70% Warga Negara di Eropa Ini Tidak Percaya Militernya Mampu Melindungi Wilayahnya
2 jam yang lalu
Pemukim Israel Bakar...
Pemukim Israel Bakar 2 Masjid Bersejarah di Tepi Barat, Hamas: Lanjutkan Jalan Perlawanan
3 jam yang lalu
Setelah 13 Hari Menyerang...
Setelah 13 Hari Menyerang Iran, Trump Tunda Invasi Udara, Ini 5 Pertimbangannya
4 jam yang lalu
30.000 Tentara Korea...
30.000 Tentara Korea Utara Akan Dikirim ke Perang Ukraina
4 jam yang lalu
Kapal Induk Nuklir George...
Kapal Induk Nuklir George Washington AS Unjuk Kekuatan di Laut China Selatan
6 jam yang lalu
Infografis
Pemerintah Tetapkan...
Pemerintah Tetapkan 25 Hari Libur dan Cuti Bersama di Tahun 2026
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved