Didesak Tarik Pasukan dari Suriah, Turki Sebut UE Arogan
Rabu, 14 Oktober 2020 - 01:26 WIB
loading...
Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu menyebut Uni Eropa arogan dan menerapkan standar ganda. Foto/Daily Sabah
A
A
A
ANKARA - Turki mengecam seruan Uni Eropa (UE) untuk menarik pasukannya dari Suriah . Turki menyebut UE arogan dan menerapkan standar ganda.
Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu menegur mitranya dari Swedia, Ann Linde, yang menegaskan kembali posisi UE yang mendesak Turki untuk menarik diri dari Suriah.
"Menggunakan kata 'mendesak' adalah arogan dan tidak benar dalam diplomasi," sembur Cavusoglu saat konferensi pers di Ankara dengan Linde berdiri di sampingnya.
“Anda mencoba mengajarkan Turki tentang hukum internasional dan hak asasi manusia tetapi Anda mempraktikkan standar ganda,” cetusnya seperti dikutip dari Al Arabiya,Rabu (14/10/2020).
Sejak 2016, Turki telah melancarkan tiga operasi militer di Suriah utara untuk mengusir pasukan milisi Kurdi Suriah yang dianggap sebagai "teroris" oleh Ankara.(Baca juga: Jerman pada Turki: Hentikan Tindakan Provokasi di Mediterania Timur )
Menteri Luar Negeri Mevlut Cavusoglu menegur mitranya dari Swedia, Ann Linde, yang menegaskan kembali posisi UE yang mendesak Turki untuk menarik diri dari Suriah.
"Menggunakan kata 'mendesak' adalah arogan dan tidak benar dalam diplomasi," sembur Cavusoglu saat konferensi pers di Ankara dengan Linde berdiri di sampingnya.
“Anda mencoba mengajarkan Turki tentang hukum internasional dan hak asasi manusia tetapi Anda mempraktikkan standar ganda,” cetusnya seperti dikutip dari Al Arabiya,Rabu (14/10/2020).
Sejak 2016, Turki telah melancarkan tiga operasi militer di Suriah utara untuk mengusir pasukan milisi Kurdi Suriah yang dianggap sebagai "teroris" oleh Ankara.(Baca juga: Jerman pada Turki: Hentikan Tindakan Provokasi di Mediterania Timur )
Lihat Juga :