Purnawirawan Laksamana Desak Turki Tinggalkan NATO, Ini Alasannya

Selasa, 02 Mei 2023 - 05:01 WIB
loading...
Purnawirawan Laksamana...
Purnawirawan Laksamana Cem Gurdeniz dari Turki. Foto/gif.org.tr
A A A
ANKARA - Turki menjadi anggota Pakta Pertahanan Atlantik Utara (NATO) pada tahun 1952 di tengah awal Perang Dingin. Namun, banyak yang mempertanyakan tujuan memasuki blok yang jelas-jelas militeristik ini.

“Barat menimbulkan ancaman yang lebih besar bagi Turki, dengan mempertimbangkan dukungannya terhadap upaya menciptakan negara separatis Kurdi,” klaim purnawirawan Laksamana Cem Gurdeniz. Dia menambahkan Ankara harus segera keluar dari NATO.

Mengacu pada awal perang klandestin oleh Partai Pekerja Kurdistan (PKK), yang diciptakan Ankara pada tahun 1984, organisasi teroris Gurdeniz menyatakan negara-negara Barat tidak mendukung Turki dalam konflik yang sedang berlangsung.

"Berapa ribu orang telah tewas di tenggara Turki sejak 1984, berapa banyak masalah yang dimiliki Turki di daerah lain, tetapi kami tidak menerima dukungan apa pun dari NATO atau UE," ungkap pensiunan laksamana itu.

Baca juga: Peristiwa Moriscos, Pengusiran Penduduk Muslim Spanyol yang Sangat Tragis
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Iran Klaim Rudal Patriot...
Iran Klaim Rudal Patriot AS yang Hancurkan Bandara Kuwait, Amerika Menyangkal
Buntut Dugaan Kerja...
Buntut Dugaan Kerja Paksa, Indonesia Terancam Digetok Tarif Baru dari AS
Bertemu Dubes dan Diaspora...
Bertemu Dubes dan Diaspora Indonesia di Rusia, Menko AHY Ajak Kolaborasi untuk Pembangunan Nasional
Tegang! Militer AS Serang...
Tegang! Militer AS Serang Pulau Qeshm Iran
Rekomendasi
4 Kombes Digeser ke...
4 Kombes Digeser ke Polda Pulau Jawa pada Mutasi Polri Mei 2026
Bayar PBB-P2 hingga...
Bayar PBB-P2 hingga 31 Juli, Warga Jakarta Otomatis Dapat Potongan 7,5%
Dilarang Sering Gendong...
Dilarang Sering Gendong Baby Soleil, Alyssa Daguise Bantah Mitos Bayi Bau Tangan
Berita Terkini
Bos NATO: Ukraina Menang...
Bos NATO: Ukraina Menang Perang, Rusia Semakin Putus Asa!
Trump Akui Mendamprat...
Trump Akui Mendamprat Netanyahu dengan Makian Kasar: 'Saya Sedikit Terganggu...'
Meski AS-Iran Musuh...
Meski AS-Iran Musuh Bebuyutan, Trump Ingin Bertemu Mojtaba Khamenei
Kim Jong-un Janji Tingkatkan...
Kim Jong-un Janji Tingkatkan Bom Nuklir Secara Eksponensial, Sebut Musuh Korut Sangat Ganas
Jerman Gagal Rebut Kursi...
Jerman Gagal Rebut Kursi DK PBB untuk Pertama Kalinya
Iran Serang Kapal Perang...
Iran Serang Kapal Perang AS di Teluk Oman yang Diklaim sebagai Pusat Komando Amerika
Infografis
6 Jenderal Bintang 4...
6 Jenderal Bintang 4 AS Ini Pernah Peringatkan Trump soal Risiko Perang Melawan Iran
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved