Xi Jinping: Jangan Usik Hong Kong dan Makau

Jum'at, 20 Desember 2019 - 13:42 WIB
Xi Jinping: Jangan Usik...
Xi Jinping: Jangan Usik Hong Kong dan Makau
A A A
MAKAU - Presiden China Xi Jinping mengatakan tidak akan pernah membiarkan kekuatan asing mengganggu wilayah khusus Hong Kong dan Makau. Hal itu diungkapkannya saat menyumpah pemerintahan baru pro Beijing pusat perjudian itu.

"Saya harus menekankan, karena Hong Kong dan Makau kembali ke Tanah Air, setiap permasalahan dua Daerah Administratif Khusus ini sepenuhnya urusan dalam negeri China dan bukan urusan kekuatan asing," kata Xi.

"Kami tidak membiarkan kekuatan eksternal mengganggu," tegasnya seperti dikutip dari Reuters, Jumat (20/12/2019).

Jinping mengatakan China tidak akan goyah dalam mempertahankan kedaulatannya.

"Keinginan pemerintah China dan rakyat China untuk menjaga kedaulatan nasional, keamanan, dan minat terhadap pembangunan sangat kuat," ucap Jinping.

"Langkah maju peremajaan bangsa China tidak bisa dihentikan," imbuhnya.

Xi mengatakan dia senang bahwa Makau telah menerapkan undang-undang keamanan nasional, tidak seperti Hong Kong yang belum melakukannya karena meluasnya sikap oposisi.

"Penduduk Macau menikmati hak berdasarkan hukum, kebebasan di salah satu kota teraman di dunia di mana orang secara rasional menyatakan pandangan yang berbeda," tukasnya.

Makau kembali ke pemerintahan China pada 20 Desember 1999 dari tangan pemerintah Portugal, sementara Hong Kong dua tahun sebelum tepatnya pada 1 Juli 1997 dari pemerintah Inggris. Keduanya diserahkan ke China dengan formula “satu negara, dua sistem”. Formula ini bertujuan untuk memastikan otonomi tingkat tinggi.

Beijing sendiri membantah telah merongrong otonomi Hong Kong dan telah berulang kali menyalahkan pemerintah asing, termasuk Amerika Serikat dan Inggris, karena menimbulkan masalah di pusat keuangan Asia itu.
(ian)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
Selalu Jadi Target Iran,...
Selalu Jadi Target Iran, Kuwait Beli Senjata Anti-Drone Senilai Rp36 Triliun dari AS
40 menit yang lalu
140 Drone Ukraina Hajar...
140 Drone Ukraina Hajar St Petersburg, Rusia: Serangan Ini Belum Pernah Terjadi Sebelumnya
1 jam yang lalu
Putin Klaim Tak Melihat...
Putin Klaim Tak Melihat Adanya Provokasi dari Iran
2 jam yang lalu
Hanya Karena Dukung...
Hanya Karena Dukung Iran, Presenter TV Cantik Kuwait Ini Dijatuhi Hukuman Penjara
3 jam yang lalu
Negara Anggota NATO...
Negara Anggota NATO Ini Mengalami Kemandulan Kemampuan Militer Terburuk
4 jam yang lalu
Kim Jong-un Perintahkan...
Kim Jong-un Perintahkan AL Korut Produksi Kapal Perusak dan Senjata Bawah Air Rahasia
5 jam yang lalu
Infografis
Piala Dunia 2026: Panggung...
Piala Dunia 2026: Panggung Terakhir Messi-Ronaldo dan Lahirnya Era Baru
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved