China Larang Pengiriman Paket Berisi Baju Hitam ke Hong Kong

Jum'at, 18 Oktober 2019 - 19:13 WIB
China Larang Pengiriman...
China Larang Pengiriman Paket Berisi Baju Hitam ke Hong Kong
A A A
BEIJING - China melarang pengiriman paket ke Hong Kong yang berisi baju hitam dan peralatan lain yang digunakan para demonstran. Kebijakan itu diungkapkan pegawai perusahaan pengiriman paket di China, seiring empat bulan kerusuhan yang terus terjadi di Hong Kong.

Pegawai layanan konsumen di beberapa kurir besar di China, termasuk STO Express, ZTO Express dan YTO Express menjelaskan pada Reuters bahwa larangan itu berlaku sejak Agustus. Salah satu pegawai STO menjelaskan, satu baju hitam dapat dikirim ke Hong Kong, tapi pengiriman lebih dari lima potong baju akan dihentikan.Mereka juga tidak diizinkan mengirimkan masker, pesanan jumlah besar untuk payung atau tongkat."Semua barang yang dapat digunakan oleh pengunjuk rasa," papar pegawai STO itu pada Reuters.

Pegawai layanan konsumen di Hong Kong, SF Holdings, SF Express menyatakan pihaknya tidak mendapat informasi tentang kebijakan baru.

Jaringan kurir China terdiri atas ribuan perusahaan. Adapun ZTO, YTO, STO, Yunda Holding dan SF Express menjadi salah satu pemain besar dalam industri pengiriman paket. ZTO dan YTO menolak berkomentar tentang kebijakan pemerintah China tersebut.

STO menyatakan pihaknya mematuhi hukum dan regulasi China. SF Express, Yunda Holding dan Badan Cukai Umum China yang mengelola impor dan ekspor barang belum memberikan respon untuk komentar.

Pakaian hitam, payung, dan masker biasa digunakan para demonstran di Hong Kong. Unjuk rasa sering berakhir bentrok antara demonstran dan personil kepolisian.
(sfn)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
AS Tak Dapat Lindungi...
AS Tak Dapat Lindungi 50.000 Pasukannya di Timur Tengah dari Persenjataan Iran yang Besar
1 jam yang lalu
Militer Iran Gempur...
Militer Iran Gempur Sistem Rudal HIMARS AS di Kuwait
2 jam yang lalu
Iran Berterima Kasih...
Iran Berterima Kasih pada Warga Yordania karena Bantu Menargetkan Pasukan AS
3 jam yang lalu
Pertahanan Udara AS...
Pertahanan Udara AS Kewalahan Hadapi Rudal-rudal Iran yang Kian Canggih
3 jam yang lalu
Waspada! AS Rencanakan...
Waspada! AS Rencanakan Perang yang Lebih Luas dengan Iran
4 jam yang lalu
Saat Banyak Orang Bermigrasi...
Saat Banyak Orang Bermigrasi ke Berlin, tapi 288.000 Warga Jerman Justru Pilih Tinggalkan Negaranya
7 jam yang lalu
Infografis
Daftar Lengkap Pelatih...
Daftar Lengkap Pelatih Timnas Indonesia dari Masa ke Masa
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved