Usai Bentrok, Demonstran Hong Kong Bersihkan Stasiun Kereta

Selasa, 20 Agustus 2019 - 07:41 WIB
Usai Bentrok, Demonstran...
Usai Bentrok, Demonstran Hong Kong Bersihkan Stasiun Kereta
A A A
HONG KONG - Sebuah video beredar di dunia maya yang memperlihatkan para demonstran Hong Kong membersihkan stasiun metro Sham Shui Po pada Senin pagi. Aksi itu dilakukan setelah sebelumnya stasiun itu menjadi lokasi bentrokan antara pengunjuk rasa dan polisi.

Sejumlah sukarelawan terlihat membersihkan stasiun metro setelah muncul seruan di dunia maya dari penyelenggaran aksi protes. Dalam seruannya, mereka mengatakan stasius MTR Sham Shui Po masih "terkontaminasi" setelah polisi menembakkan tabung gas air mata di daerah itu pada Kamis lalu.

Rekaman video yang diposting oleh Radio Television Hong Kong (RTHK) menunjukkan relawan dengan menggunakan masker wajah, sarung tangan dan tisu atau tisu basah menyingkirkan apa yang mereka katakan sebagai residu gas air mata.

Seorang sukarelawan yang diidentifikasi hanya dengan nama keluarganya Chan mengatakan kepada RTHK bahwa ia berharap MTR Corporation akan menekan pihak berwenang untuk berhenti menggunakan taktik pengendalian massa yang tidak pantas di sekitar stasiun metro.

Relawan lainnya mengatakan bahwa hal itu tidak boleh menjadi tanggung jawab mereka untuk “mendekontaminasi” fasilitas, dan peralatan pembersih industri diperlukan seperti dikutip dari Independent, Selasa (20/8/2019).

Adegan serupa juga terlihat Jumat lalu di stasiun MTR Kwai Fong, di mana para relawan mengatakan stasiun belum dibersihkan secara menyeluruh setelah tembakan gas air mata lainnya.

Aksi demonstrasi pro demokrasi di Hong Kong telah berlangsung selama 11 minggu diwarnai bentrokan yang semakin keras dengan pihak berwenang. Situasi ini telah membelah pendapat tentang taktik para demonstran.

Aksi ini pada mulanya sebagai serangkaian aksi menentang rancangan undang-undang ekstradisi yang kontroverial, namun kemudian berubah menjadi gerakan berbasis luas terhadp apa yang banyak pihak lihat sebagai erosi otonomi Hong Kong.
(ian)
Berita Terkait
Tidak Setia pada China,...
Tidak Setia pada China, Politisi dan Pejabat Hong Kong Dilarang Menjabat
Pemimpin Hong Kong Carrie...
Pemimpin Hong Kong Carrie Lam Terima Surat Berisi Silet dan Ancaman
Menteri Hong Kong Bela...
Menteri Hong Kong Bela UU Keamanan Bentukan China
Mengapa Hong Kong Ingin...
Mengapa Hong Kong Ingin Undang Undang Keamanan Nasional yang Baru?
Legislatif China Sahkan...
Legislatif China Sahkan Draft RUU Keamanan Nasional Hong Kong
Gedung Parlemen Hong...
Gedung Parlemen Hong Kong Dijaga Ratusan Polisi Jelang Protes
Berita Terkini
Usai Serang Iran, Trump...
Usai Serang Iran, Trump Briefing Netanyahu tentang Taktik AS di Teluk
42 menit yang lalu
10 Rudal Iran Gempur...
10 Rudal Iran Gempur Pangkalan Yordania dan Pusat Komando AS di Timur Tengah
1 jam yang lalu
AS Serang Lebih dari...
AS Serang Lebih dari 170 Target di Iran dalam 2 Hari, 3 Anggota IRGC Tewas
10 jam yang lalu
Delegasi Hamas Kembali...
Delegasi Hamas Kembali ke Kairo, Pembicaraan Fokus Fase Kedua Gencatan Senjata
11 jam yang lalu
Khamenei Dimakamkan...
Khamenei Dimakamkan Hari Ini, Dihadiri Lebih dari 2,3 Juta Orang
12 jam yang lalu
Gubernur Bushehr Ungkap...
Gubernur Bushehr Ungkap Target Serangan AS, Pemakaman Khamenei Tak Terdampak
13 jam yang lalu
Infografis
Semifinal Liga Champions:...
Semifinal Liga Champions: Arsenal vs Atletico Madrid, PSG Bentrok Bayern Munich
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved