Kedua Kapal Perang Hampir Tabrakan, Militer Rusia Protes AS

Jum'at, 07 Juni 2019 - 16:54 WIB
Kedua Kapal Perang Hampir...
Kedua Kapal Perang Hampir Tabrakan, Militer Rusia Protes AS
A A A
MOSKOW - Militer Rusia menyuarakan protes kepada komando Amerika Serikat (AS) setelah kapal perang Washington yang bersenjata peluru kendali menghalangi perjalanan kapal perusak anti-kapal selam Moskow di tenggara Laut China Timur, Jumat (7/6/2019). Tindakan Angkatan Laut Washington itu menyebabkan kedua kapal perang hampir tabrakan.

Layanan pers Armada Pasifik Rusia mengatakan kapal Amiral Vinogradov berada sekitar 50 meter di depan kapal USS Chancellorsville yang tiba-tiba mengubah jalur. Tindakan kru kapal Amerika itu dianggap berbahaya.

Insiden itu terjadi pada pukul 06.35 pagi waktu Moskow di bagian tenggara Laut China Timur. Awalnya, sebuah gugus tugas Armada Pasifik Rusia dan sebuah kelompok tempur kapal induk AS sedang menuju ke arah yang paralel. (Baca: Kapal Perang AS dan Rusia Hampir Tabrakan di Laut China Timur )

"Kapal cruiser Chancellorsville tiba-tiba mengubah jalurnya dan melintasi jalur (kapal) perusak Admiral Vinogradov sekitar 50 meter dari kapal. Untuk mencegah tabrakan, kru Admiral Vinogradov terpaksa melakukan manuver darurat," kata layanan pers Armada Pasifik Rusia, seperti dikutip TASS.

Dalam protesnya, Armada Pasifik Rusia menekankan bahwa langkah-langkah kru AS tersebut tidak dapat diterima.

Militer Washington belum berkomentar terkait protes militer Moskow.

Kapal Admiral Vinogradov diluncurkan pada Juni 1987. Kapal ini pernah membayangi kapal-kapal Angkatan Laut AS selama latihan di dekat Hawaii pada musim panas 2016.

Nama kapal militer Moskow itu diambil dari tentara bernama Nikolai Ignatevich Vinogradov, yang memimpin kapal selam di Armada Utara Soviet dalam Perang Dunia Kedua.

Sedangkan USS Chancellorsville memiliki peluru kendali dan meriam cepat. Kapal perang Amerika ini membawa dua helikopter anti-kapal selam.

Kapal USS Chancellorsville telah beroperasi sejak Juli 1988, dan sebelumnya merupakan bagian dari kelompok tempur kapal induk yang terlibat dalam perang di Irak dan Afghanistan. Saat ini, kapal tersebut berbasis di Yokosuka, Jepang.
(mas)
Berita Terkait
AS Kirim Dua Kapal Induk...
AS Kirim Dua Kapal Induk dan Kapal Perang ke LCS
Dua Kapal Perang AS...
Dua Kapal Perang AS Sambangi LCS di Tengah Ketegangan dengan China
Kapal Perang Rusia dan...
Kapal Perang Rusia dan China Dekati Pulau-pulau Jepang Jelang KTT Tiga Negara
Taiwan dan Jepang Kerja...
Taiwan dan Jepang Kerja Sama Lacak Kapal Perang China
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
Tonton Aksi Ugal-ugalan...
Tonton Aksi Ugal-ugalan Kapal Perusak AS Potong Jalur Kapal Perang China
Berita Terkini
Iran Merudal Kuwait...
Iran Merudal Kuwait dan Bahrain, Balas Pengeboman AS di Pulau Qeshm
43 menit yang lalu
Iran Tolak Gagasan Donald...
Iran Tolak Gagasan Donald Trump Bertemu Mojtaba Khamenei
1 jam yang lalu
Permusuhan Memanas,...
Permusuhan Memanas, AS Bombardir Lagi Pulau Qeshm Iran
1 jam yang lalu
PM Inggris: Rusia Akan...
PM Inggris: Rusia Akan Serang NATO 4 Tahun Lagi
2 jam yang lalu
Penasihat Militer Mojtaba...
Penasihat Militer Mojtaba Khamenei: Iran Siap Ubah Israel Jadi Neraka Jika Beirut Diinvasi
2 jam yang lalu
Negara Mayoritas Islam...
Negara Mayoritas Islam Ini Sangkal Jadi Markas Pasukan Elite Israel untuk Perang Melawan Iran
2 jam yang lalu
Infografis
Bakar Uang Demi Perang:...
Bakar Uang Demi Perang: Jejak Kelam Ekonomi Militer AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved