AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan

Jum'at, 17 Juli 2026 - 07:04 WIB
loading...
AS Lanjutkan Bombardir...
AS lanjutkan serangan terhadap wilayah Iran pada Jumat (17/7/2026) dini hari WIB, yang menjadi serangan keenam hari berturut-turut. Kali ini, bandara, stasiun kereta api, dan jembatan jadi target. Foto/X @CENTCOM
A A A
TEHERAN - Militer Amerika Serikat (AS) melanjutkan gelombang serangan baru terhadap Iran pada Jumat (17/7/2026) dini hari WIB, menandai operasi keenam hari berturut-turut. Amerika terus membombardir wilayah republik Islam tersebut di tengah meningkatnya permusuhan antara kedua belah pihak menyusul runtuhnya 14 poin nota kesepahaman (MoU) antara kedua belah pihak.

Menurut Komando Pusat AS (CENTCOM), serangannya bertujuan untuk semakin menurunkan kemampuan militer Iran. Menurutnya, Teheran telah menimbulkan ancaman bagi kapal komersial yang transit melalui Selat Hormuz, yang sekarang diklaim Washington.

Baca Juga: AS Perluas Serangan terhadap Iran, Pengeboman 90 Menit Sebabkan Ledakan di Mana-mana

“Pada pukul 14.00 ET hari ini (pukul 21.30 waktu Iran), pasukan AS mulai melakukan gelombang serangan baru terhadap Iran selama enam malam berturut-turut untuk semakin menurunkan kemampuan militer Iran,” kata CENTCOM dalam sebuah unggahan di X.

Sementara itu, media pemerintah Iran, Islamic Republic of Iran Broadcasting (IRIB), melaporkan beberapa ledakan di Iran selatan menyusul apa yang digambarkan sebagai serangan udara Amerika.

Menurut laporan IRIB, serangkaian ledakan terdengar di bagian barat Bandar Abbas, sementara pihak Gubernur Bushehr mengatakan dua ledakan terdengar di provinsi tersebut, yang digambarkan sebagai kelanjutan agresi Amerika.

Mengutip Departemen Hubungan Masyarakat Universitas Ilmu Kedokteran Hormozgan, IRIB melaporkan bahwa tujuh orang terluka dalam serangan di lingkungan perumahan Tappe Allah Akbar di kota Bandar Abbas.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Wapres AS JD Vance:...
Wapres AS JD Vance: Epstein Terhubung dengan Level Tertinggi CIA dan Mossad
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
Trump Batal Pungut Biaya...
Trump Batal Pungut Biaya 20% di Selat Hormuz, Negara Teluk Janji Investasi Jumbo ke AS
Iran Retas Jaringan...
Iran Retas Jaringan Seluler Timur Tengah Lacak Militer AS
Trump Tiba-Tiba Berterima...
Trump Tiba-Tiba Berterima Kasih kepada Iran saat 2 Negara Sedang Perang, Ada Apa?
Rekomendasi
Hari Ini, Tersangka...
Hari Ini, Tersangka Don Ritto dan Barang Bukti Dilimpahkan ke Kejagung
Khotbah Jumat Pertama...
Khotbah Jumat Pertama Bulan Safar : Bulan Penuh Kebaikan, Bukan Kesialan
Pegadaian Perluas Program...
Pegadaian Perluas Program Pande Emas Perkuat Ekosistem Bullion Services
Berita Terkini
AS Mengebom Bandara...
AS Mengebom Bandara dan Jembatan Iran, Teheran: Seluruh Wilayah Timur Tengah Tanggung Akibatnya!
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved