Dua Kapal Perang AS Sambangi LCS di Tengah Ketegangan dengan China

Rabu, 22 April 2020 - 07:07 WIB
loading...
Dua Kapal Perang AS...
Kapal perang AS USS Bunker Hill. Foto/Defpost
A A A
WASHINGTON - Kapal perang Amerika Serikat (AS) telah berlayar ke perairan yang disengketakan di Laut China Selatan (LCS). Aksi ini dilakukan di tengah ketegangan kedua negara saat sebagain besar dunia terkunci akibat pandemi virus Corona baru.

Angkatan Laut AS mengkonfirmasi bahwa dua kapal perangnya beroperasi di Laut China Selatan (LCS), dengan tiga sumber keamanan regional mengatakan mereka berada di dekat daerah yang diperselisihkan oleh China dan Malaysia.

Juru bicara Komando Indo-Pasifik AS Nicole Schwegman mengatakan kapal serbu amfibi USS Amerika dan Bukit Bunker USS, sebuah kapal penjelajah berpeluru kendali, telah dikerahkan dan beroperasi di LCS.

"Melalui kehadiran operasional kami yang berkelanjutan di Laut Cina Selatan, kami bekerja untuk mempromosikan kebebasan navigasi dan penerbangan berlebihan, dan prinsip-prinsip internasional yang menopang keamanan dan kemakmuran bagi Indo-Pasifik," kata Schwegman dalam sebuah pernyataan seperti dikutip dari Al Jazeera, Rabu (22/4/2020).

Pekan lalu kapal penelitian milik China, Haiyang Dizhi 8, terlihat melakukan survei di dekat kapal eksplorasi yang dioperasikan oleh perusahaan minyak negara Malaysia Petronas, beberapa bulan setelah melakukan patroli serupa di Vietnam.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
AS Bombardir Iran 2...
AS Bombardir Iran 2 Hari Berturut-turut saat Harga Minyak Melonjak
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Laporan SIPRI: India...
Laporan SIPRI: India untuk Pertama Kalinya Kerahkan Senjata Berhulu Ledak Nuklir
Iran Peringatkan Negara-Negara...
Iran Peringatkan Negara-Negara Teluk Tak Bantu Serangan AS
Rekomendasi
Iran Temukan Pangkalan...
Iran Temukan Pangkalan Angkatan Laut Berusia 2.000 Tahun di Selat Hormuz
Roy Suryo Pertanyakan...
Roy Suryo Pertanyakan Legal Standing Ade Darmawan di Kasus Ijazah Jokowi
Apa Itu Siri AI Apple...
Apa Itu Siri AI Apple dan Mengapa 1,3 Miliar iPhone Tak Bisa Menjalankannya?
Berita Terkini
Pertama Kalinya, Taiwan...
Pertama Kalinya, Taiwan Tembakkan Puluhan Rudal HIMARS Amerika ke Arah China
Ini Bukti Biadabnya...
Ini Bukti Biadabnya Tentara Israel Tembak Mati Bayi Palestina di Tepi Barat
Trump: 49 Rudal Tomahawk...
Trump: 49 Rudal Tomahawk Gempur Iran, AS Akan Bombardir Habis-habisan
Iran Balas Bombardir...
Iran Balas Bombardir 18 Target Militer AS, Termasuk Sistem Rudal Patriot
Sistem Rudal Iran Tembaki...
Sistem Rudal Iran Tembaki Jet Tempur F-16 AS
AS Menyerang Lagi, Iran...
AS Menyerang Lagi, Iran Tutup Total Selat Hormuz
Infografis
4 Alasan Selat Hormuz...
4 Alasan Selat Hormuz Jadi Medan Perang Mematikan Antara Iran dan AS
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved