AS Kirim Dua Kapal Induk dan Kapal Perang ke LCS

Sabtu, 04 Juli 2020 - 08:00 WIB
loading...
AS Kirim Dua Kapal Induk...
AS mengirim dua kapal induk dan beberapa kapal perang ke Laut China Selatan (LCS). Foto/Ilustrasi/Sindonews
A A A
WASHINGTON - Amerika Serikat (AS) akan mengirim dua kapal induk dan beberapa kapal perang ke Laut China Selatan (LCS) untuk berpartisipasi dalam latihan militer.

"Dua kapal induk USS Nimitz dan kelompok tempur USS Ronald Reagan sedang melakukan operasi di Laut Filipina dan Laut China Selatan," kata Letnan Joe Jeiley, juru bicara Armada Ketujuh.

Ia mengatakan mengoperasikan dua kelompok tempur kapal induk di Laut China Selatan dan Laut Filipina memberikan peluang pelatihan tingkat lanjut bagi pasukan AS dan memberikan fleksibilitas operasional yang signifikan kepada komandan pejuang jika pasukan itu dipanggil untuk menanggapi situasi regional.

"Kehadiran dua kapal induk tidak menanggapi peristiwa politik atau dunia apa pun. Kemampuan canggih ini adalah salah satu dari banyak cara Angkatan Laut AS mempromosikan keamanan, stabilitas, dan kemakmuran di seluruh Indo-Pasifik," terangnya.

Latihan itu sudah lama direncanakan namun dilakukan ketika China melakukan latihan militer di daerah yang sama, dekat Kepulauan Paracel yang diperebutkan. Latihan ini sendiri telah dikritik oleh AS dan negara-negara lain.

Namun para pejabat mengatakan latihan militer AS tidak akan dilakukan dekat dengan salah satu pulau yang diperebutkan di wilayah tersebut.

Sementara Angkatan Laut AS secara rutin beroperasi di daerah itu, operasi dua kapal induk bertenaga nuklir - USS Nimitz dan USS Ronald Reagan - mewakili unjuk kekuatan yang signifikan dan terjadi di tengah meningkatnya ketegangan antara Washington dan Beijing di sejumlah daerah, termasuk Hong Kong.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
Mengapa Yordania Jadi...
Mengapa Yordania Jadi Bulan-bulanan Serangan Iran, Termasuk Tewaskan 2 Tentara AS?
Perang Iran Makin Sengit,...
Perang Iran Makin Sengit, AS Keluarkan Travel Warning Seluruh Dunia untuk Warganya
100 Jet Tempur dari...
100 Jet Tempur dari 20 Negara Bersiap Latihan Perang di Australia, Indonesia Kirim T-50I Golden Eagle
Perang Iran Makin Panas,...
Perang Iran Makin Panas, AS Kerahkan Banyak Jet Tempur Siluman F-35 ke Timur Tengah
2 Tentaranya Tewas,...
2 Tentaranya Tewas, AS Luncurkan Serangan Baru untuk Menghukum Iran dengan Cepat
AS-Iran Saling Gempur,...
AS-Iran Saling Gempur, Harga Minyak Dunia Melonjak Tembus USD88 per Barel
Trump Tuduh China Akses...
Trump Tuduh China Akses Ilegal Data Pemilih AS
Presiden Hungaria Sulyok...
Presiden Hungaria Sulyok Dilengserkan, Era Loyalis Viktor Orban Berakhir
Rekomendasi
Produksi CPO RI Capai...
Produksi CPO RI Capai 53 Juta Ton, Hilirisasi Sawit Perlu Dipercepat
Kondisi Jalur Distribusi...
Kondisi Jalur Distribusi Membaik, Penyaluran BBM di Sumatera Barat Kembali Stabil
VISION+ Perkenalkan...
VISION+ Perkenalkan First Look My Chef in Crime, Sintya Marisca Siap Beraksi
Berita Terkini
Berapa Banyak Jumlah...
Berapa Banyak Jumlah Tentara AS yang Tewas selama Perang Iran?
5 Strategi Jitu Tingkatkan...
5 Strategi Jitu Tingkatkan Popularitas, PM Anwar Ibrahim Gunakan Kembaran ala PMX.AI
Pakar Militer Israel...
Pakar Militer Israel Akui Iran Berperang Melawan AS seperti Negara Adidaya Modern, Ini 4 Alasannya
4 Alasan Rakyat AS Marah...
4 Alasan Rakyat AS Marah Besar atas Kematian 2 Tentara dan Kegagalan Melawan Iran
2 Tentara AS Tewas Dirudal...
2 Tentara AS Tewas Dirudal Iran, Anggota DPR Iran: Silakan Melarikan Diri
The Wall Street Journal...
The Wall Street Journal Ungkap Kemampuan Rudal Iran Lebih Unggul Dibandingkan Pertahanan Udara AS
Infografis
AS Kerahkan 15.000 Prajurit...
AS Kerahkan 15.000 Prajurit dan 100 Jet Tempur Amankan Selat Hormuz
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved