Kapal Induk Prancis dan Kapal 3 Negara Bermanuver di Teluk Bengal

Jum'at, 17 Mei 2019 - 06:36 WIB
Kapal Induk Prancis...
Kapal Induk Prancis dan Kapal 3 Negara Bermanuver di Teluk Bengal
A A A
YOKOSUKA - Kapal-kapal militer dari Amerika Serikat (AS), Jepang dan Australia latihan militer dengan kapal induk Prancis di Teluk Bengal, Samudra Hindia. Armada Ke-7 AS mengatakan manuver gabungan itu dimulai hari Kamis kemarin.

Amerika mengirim kapal perang USS William P. Lawrence. Jepang mengirim kapal induk pembawa helikopter; JS Izumo, dan kapal perusaka JS Murasame. Australia mengirim kapal fregat HMAS Toowoomba dan kapal selam HMAS Collins. Sedangkan Prancis mengirim kapal induk FS Charles de Gaulle.

Latihan gabungan itu diberi nama "La Perouse", yang diambil dari nama perwira angkatan laut Prancis abad ke-18 dan penjelajah Jean-Francois de Galaup de La Pérouse. "Latihan penembakan, komunikasi, pencarian dan penyelamatan, kontrol kerusakan dan transfer personel," kata Armada Ke-7 AS dalam sebuah pernyataan yang dikutip Stars and Stripes, Jumat (17/5/2019).

"La Perouse adalah kesempatan untuk mengembangkan hubungan yang kuat, kebiasaan kerja, dan pengetahuan bersama yang penting untuk praktik terbaik antara angkatan laut kami yang beroperasi di wilayah yang sama," kata Laksamana Muda Olivier Lebas, komandan kelompok tempur kapal induk Prancis.

"Latihan-latihan ini mencerminkan keterlibatan kita bersama dalam keamanan maritim di Samudra Hindia dan kawasan Asia-Pasifik.”

Kapal induk Charles de Gaulle berlayar pada bulan Maret untuk penempatan yang diperpanjang ke Indo-Pasifik. Kementerian Pertahanan Prancis pada Februari lalu telah mengonfirmasi misi kapal induk itu di Samudra Hindia.

"La Perouse menunjukkan bahwa pasukan maritim kita dapat bekerja sama dengan baik di mana saja di Indo-Pasifik," imbuh komandan Armada ke-7 Wakil Laksamana Muda Phil Sawyer dalam sebuah pernyataan.

"Ini mencerminkan nilai-nilai, tradisi, dan ikatan kita bersama sebagai layanan laut yang berpikiran sama," ujarnya.

Kepala Operasi Angkatan Laut AS Laksamana John Richardson mengatakan dalam jumpa pers dari Manila pada hari Kamis bahwa penting untuk bekerja dengan negara-negara mitra guna menjaga akses internasional ke Indo-Pasifik.

"Peluang untuk bekerja bersama, latihan bersama, hadir bersama, yang saya pikir adalah hal-hal yang terus-menerus kita cari," katanya.
(mas)
Berita Terkait
Dari Kapal Induk hingga...
Dari Kapal Induk hingga Kapal Selam Nuklir, Segini Total Armada Tempur Amerika Serikat
Mengejutkan, China Kalahkan...
Mengejutkan, China Kalahkan AS dalam Persaingan Membangun Kapal Perang
Prancis Akui Hubungan...
Prancis Akui Hubungan dengan AS dan Australia Dalam Masa Krisis
Prancis: Australia Buat...
Prancis: Australia Buat Kesalahan Diplomatik Besar dengan Batalkan Kesepakatan Kapal Selam
Proyek Kapal Selamnya...
Proyek Kapal Selamnya Ditelikung AS, Prancis Tuntut Kompensasi ke Australia
Kapal Induk dan 5 Kapal...
Kapal Induk dan 5 Kapal Perang China Dekati Jepang lalu ke Pasifik
Berita Terkini
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
58 menit yang lalu
Iran dan AS Saling Serang,...
Iran dan AS Saling Serang, Trump: Gencatan Senjata Berakhir
2 jam yang lalu
3 Kali Serangan Rudal...
3 Kali Serangan Rudal Rusia ke Kyiv dalam Sepekan, Ukraina Makin Tak Berdaya?
2 jam yang lalu
Trump Luapkan Kemarahan...
Trump Luapkan Kemarahan ke NATO, Ini 4 Pemicunya
3 jam yang lalu
AS Makin Kerdil, Pakar...
AS Makin Kerdil, Pakar Ini Sebut Eropa Kini Jadi Pemimpin Utama NATO
4 jam yang lalu
Timur Tengah Kembali...
Timur Tengah Kembali Membara! Serangan Drone Iran Menarget Militer AS
5 jam yang lalu
Infografis
10 Negara dengan Harga...
10 Negara dengan Harga Bensin Termurah di Dunia, Libya Cuma Rp427 per Liter
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved