Uni Eropa Desak Turki Batalkan Aksi Militer Sepihak di Suriah

Minggu, 16 Desember 2018 - 08:56 WIB
Uni Eropa Desak Turki...
Uni Eropa Desak Turki Batalkan Aksi Militer Sepihak di Suriah
A A A
BRUSSELS - Kepala kebijakan luar negeri Uni Eropa meminta Turki untuk membatalkan aksi militer sepihak di Suriah. Turki sebelumnya mengancam akan melancarkan serangan baru terhadap milisi Kurdi yang didukung Amerika Serikat (AS).

"Pernyataan kemungkinan operasi militer Turki di Suriah timur laut merupakan sumber keprihatinan," kata Federica Mogherini dalam sebuah pernyataan.

"Kami berbagi tujuan untuk mengakhiri kekerasan, mengalahkan terorisme dan meningkatkan stabilitas di Suriah dan wilayah yang lebih luas. Kami mengharapkan pihak berwenang Turki untuk menahan diri dari tindakan sepihak yang cenderung merusak upaya kontra Daesh koalisi atau untuk risiko ketidakstabilan lebih lanjut di Suriah," sambungnya, menggunakan akronim Arab untuk kelompok Negara Islam seperti disitat dari AFP, Minggu (16/12/2018).

Presiden Turki, Recep Tayyip Erdogan, pada hari Rabu mengatakan Turki akan meluncurkan operasi baru di Suriah dalam beberapa hari terhadap milisi Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), yang memiliki dukungan Washington tetapi dianggap Ankara sebagai kelompok teroris.

Baca: Erdogan: Turki Segera Mulai Kembali Operasi Militer di Suriah

Pentagon memperingatkan bahwa setiap aksi militer sepihak di Suriah utara akan "tidak dapat diterima".

Baca: AS Kecam Tindakan Militer Sepihak Turki di Suriah

Mogherini, menyebut Turki sebagai aktor yang sangat penting dalam krisis ini dan di wilayah ini, mengatakan bahwa ketika perang melawan Daesh memasuki tahap akhir, semua pihak harus bekerja menuju tujuan untuk memastikan kekalahan yang akan datang.

Setiap langkah militer Turki melawan YPG akan dipersulit oleh kemungkinan pasukan Ankara berhadapan dengan pasukan AS yang dikerahkan bersama milisi Kurdi.

Meskipun Turki dan AS adalah sekutu NATO, hubungan mereka telah mengalami ketegangan dalam beberapa tahun terakhir, terutama karena bantuan Washington untuk Kurdi memicu kemarahan Ankara.

Pada hari Jumat, Erdogan tampaknya tetap pada senjatanya, mengatakan bahwa Turki bertekad untuk membawa perdamaian dan keamanan ke daerah-daerah timur sungai Eufrat di Suriah utara.

Baca: Erdogan: Turki Serbu Manbij Jika AS Tidak Singkirkan Pejuang Kurdi
(ian)
Berita Terkait
Didesak Tarik Pasukan...
Didesak Tarik Pasukan dari Suriah, Turki Sebut UE Arogan
Puluhan Ribu Pengungsi...
Puluhan Ribu Pengungsi Suriah Susun Rencana Masuki Wilayah UE
100.000 Pengungsi Suriah...
100.000 Pengungsi Suriah di Turki Berencana Bentuk Konvoi Masuk ke Eropa
Insiden Sofagare, Turki...
Insiden Sofagare, Turki Bantah Kucilkan Presiden Komisi Eropa
Turki Tegaskan Tidak...
Turki Tegaskan Tidak akan Tunduk pada 'Ancaman' UE
Diabaikan selama 24...
Diabaikan selama 24 Tahun, Turki Tidak Lagi Tertarik Menjadi Anggota Uni Eropa
Berita Terkini
Serangan Drone Ukraina...
Serangan Drone Ukraina Meningkat, Perang Hadir di Depan Rumah Warga Rusia
29 menit yang lalu
12,9 Juta Siswa Ikuti...
12,9 Juta Siswa Ikuti Ujian Gaokao untuk Masuk Universitas di China
4 jam yang lalu
Israel Bombardir Markas...
Israel Bombardir Markas Besar Hizbullah di Beirut
5 jam yang lalu
9 Tempat Paling Suci...
9 Tempat Paling Suci di Dunia, Nomor 5 Paling Populer bagi Orang Indonesia
6 jam yang lalu
6 Tradisi Teraneh di...
6 Tradisi Teraneh di Dunia, Salah Satunya Makan Abu Orang Mati
6 jam yang lalu
Mendagri Pakistan Sampaikan...
Mendagri Pakistan Sampaikan Surat Khusus untuk Mojtaba Khamenei
7 jam yang lalu
Infografis
Bayraktar Kizilelma...
Bayraktar Kizilelma Turki, Jet Tempur Nirawak Pertama di Dunia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved