Anggota Politbiro Partai Komunis China Dipecat karena Korupsi Skala Besar dan Skandal Seks
Kamis, 16 Juli 2026 - 12:48 WIB
loading...
Ma Xingrui, anggota politbiro Partai Komunis China yang dipecat atas tuduhan korupsi skala besar dan skandal seks. Foto/South China Morning Post
A
A
A
BEIJING - Partai Komunis China telah memecat Ma Xingrui, salah satu anggota politbiro (biro politik) partai, atas tuduhan korupsi skala besar dan penyalahgunaan kekuasaan untuk mendapatkan keuntungan dan seks.
Ma, mantan sekretaris partai untuk wilayah Xinjiang di barat laut China, kini menjadi anggota ketiga dari politbiro yang dipecat dari jabatannya ketika Presiden Xi Jinping mengarahkan upaya anti-korupsinya ke tingkat tertinggi pemerintahannya.
Baca Juga: 47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi Termasuk Anggota DPR
Pemecatan Ma, yang diumumkan hari Selasa, merupakan kejatuhan dari eselon kekuasaan tertinggi di China. Selama bertahun-tahun dia adalah salah satu elite politik paling menjanjikan di negara itu, yang dikenal sebagai seorang insinyur dan ilmuwan.
Pencopotannya dari politbiro partai menunjukkan pembersihan terdalam di badan politik tertinggi sejak Deng Xiaoping memberlakukan aturan baru yang telah mengatur China modern sejak tahun 1980-an. Politbiro kini hanya beranggotakan 21 orang setelah pengusiran He Weidong dan Zhang Youxia—keduanya adalah pejabat militer.
“Dulu, jika Anda mencapai pangkat politbiro, harus ada sesuatu yang sangat, sangat, sangat serius sebelum Anda dikeluarkan,” kata Steve Tsang, direktur SOAS China Institute di London, yang dikutip The New York Times, Kamis (16/7/2026).
“Ini diubah oleh Xi. Sekarang, anggota politbiro berjatuhan seperti pin bowling," ujarnya.
“Dengan mengeluarkan sejumlah dari mereka, dia mengirimkan pesan yang jelas: ‘Berperilaku baik dan lakukan apa yang diperintahkan'.”
Ma, mantan sekretaris partai untuk wilayah Xinjiang di barat laut China, kini menjadi anggota ketiga dari politbiro yang dipecat dari jabatannya ketika Presiden Xi Jinping mengarahkan upaya anti-korupsinya ke tingkat tertinggi pemerintahannya.
Baca Juga: 47 Pejabat Ditangkap karena Korupsi Termasuk Anggota DPR
Pemecatan Ma, yang diumumkan hari Selasa, merupakan kejatuhan dari eselon kekuasaan tertinggi di China. Selama bertahun-tahun dia adalah salah satu elite politik paling menjanjikan di negara itu, yang dikenal sebagai seorang insinyur dan ilmuwan.
Pencopotannya dari politbiro partai menunjukkan pembersihan terdalam di badan politik tertinggi sejak Deng Xiaoping memberlakukan aturan baru yang telah mengatur China modern sejak tahun 1980-an. Politbiro kini hanya beranggotakan 21 orang setelah pengusiran He Weidong dan Zhang Youxia—keduanya adalah pejabat militer.
“Dulu, jika Anda mencapai pangkat politbiro, harus ada sesuatu yang sangat, sangat, sangat serius sebelum Anda dikeluarkan,” kata Steve Tsang, direktur SOAS China Institute di London, yang dikutip The New York Times, Kamis (16/7/2026).
“Ini diubah oleh Xi. Sekarang, anggota politbiro berjatuhan seperti pin bowling," ujarnya.
“Dengan mengeluarkan sejumlah dari mereka, dia mengirimkan pesan yang jelas: ‘Berperilaku baik dan lakukan apa yang diperintahkan'.”
Lihat Juga :