alexametrics

Erdogan: Turki Serbu Manbij Jika AS Tidak Singkirkan Pejuang Kurdi

loading...
Erdogan: Turki Serbu Manbij Jika AS Tidak Singkirkan Pejuang Kurdi
Foto/Ilustrasi/SINDOnews/Ian
A+ A-
ISTANBUL - Pasukan Turki akan memasuki kota Manbij, Suriah, jika Amerika Serikat (AS) tidak menyingkirkan pejuang Kurdi YPG dan akan menargetkan daerah yang dikuasai Kurdi lebih jauh ke timur. Ancaman itu dilontarkan oleh Presiden Turki Recep Tayyep Erdogan.

Erdogan pekan ini mengatakan Turki akan meluncurkan operasi baru dalam beberapa hari terhadap milisi Kurdi Suriah, YPG, yang didukung AS yang menguasai wilayah-wilayah perbatasan utara Suriah. Ini akan menjadi kampanye militer ketiga Turki di Suriah dalam dua tahun.

Baca: Erdogan: Turki Segera Mulai Kembali Operasi Militer di Suriah



Ankara dan Washington telah lama berselisih di Suriah, di mana AS telah mendukung YPG dalam perang melawan ISIS. Turki mengatakan YPG adalah organisasi teroris dan perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK) yang dilarang.

Turki telah mengeluh atas lambatnya pelaksanaan kesepakatan dengan Washington untuk menarik pejuang Kurdi YPG keluar dari Manbij, yang terletak di wilayah Arab terutama di sebelah barat sungai Eufrat, kembali ke tepi timur sungai.

"Manbij adalah tempat di mana orang-orang Arab tinggal, tetapi mereka telah menyerahkan daerah itu kepada organisasi teror," kata Erdogan kepada anggota Organisasi Kerjasama Islam dalam sebuah pidato di Istanbul.

"Sekarang kami mengatakan bahwa Anda harus membersihkan, menghapusnya, atau kami akan memasuki Manbij. Saya berbicara dengan sangat jelas," tegas Erdogan seperti dikutip dari Channel News Asia, Jumat (14/12/2018).

Erdogan mengatakan Turki juga bertekad untuk membawa perdamaian dan keamanan ke wilayah timur Sungai Eufrat, di mana YPG mengendalikan area yang membentang lebih dari 400 km di sepanjang perbatasan menuju Irak.

Ia kemudian membandingkan kampanye militer yang dijanjikannya dengan serangan ke Suriah utara pada tahun 2016 dan satu lainnya awal tahun ini oleh pasukan Turki dan sekutu pemberontak Suriah mereka, yang masih menguasai wilayah di sana setelah merebutnya dari YPG dan ISIS.
halaman ke-1 dari 2
preload video
KOMENTAR (pilih salah satu di bawah ini)
  • Disqus
  • Facebook
loading gif
Top
Aktifkan notifikasi browser anda untuk mendapatkan update berita terkini SINDOnews.
Aktifkan
Tidak