Rekaman Pembunuhan Khashoggi dan Hasil Investigasi Saudi Bertentangan

Sabtu, 17 November 2018 - 05:32 WIB
Rekaman Pembunuhan Khashoggi...
Rekaman Pembunuhan Khashoggi dan Hasil Investigasi Saudi Bertentangan
A A A
ISTANBUL - Rekaman audio tentang pembunuhan jurnalis Jamal Khashoggi di Konsulat Arab Saudi di Istanbul bertentangan dengan hasil investigasi internal Riyadh. Surat kabar Turki, Hurriyet, memaparkan perbedaan tersebut.

Rekaman audio yang diduga hasil penyadapan intelijen tersebut dimiliki Turki dan sudah dibagikan kepada Arab Saudi, Amerika Serikat dan beberapa negara Eropa.

Media Turki melaporkan bahwa rekaman audio berisi perencanaan para algojo Riyadh untuk mengeksekusi wartawan pengkritik rezim Saudi itu di konsulat. Isi rekaman audio tidak ada pembahasan tentang upaya membujuk Khashoggi untuk pulang ke Saudi.

Sedangkan hasil investigasi internal Riyadh mengklaim pembunuhan terhadap Khashoggi terjadi setelah tim perunding Saudi gagal membujuk sang wartawan untuk pulang ke negaranya. Hasil investigasi sudah diumumkan Jaksa Penuntut Umum Saudi hari Kamis lalu.

"Sebuah rekaman audio, yang dimiliki penyidik ​​Turki, menampilkan percakapan 15 menit, di mana tim Saudi membahas cara mengeksekusi Khashoggi," tulis Hurriyet, pada hari Jumat, mengutip kolumnis Abdulkadir Selvi yang ikut mengulas perbedaan rekaman dan hasil investigasi itu.

"Dalam rekaman yang diduga dibuat bahkan sebelum wartawan itu memasuki konsulat Saudi, mereka meninjau rencananya, yang sebelumnya sudah disiapkan, dan mengingatkan diri mereka sendiri tentang tugas masing-masing anggota," kata Selvi.

Beberapa bukti rekaman audio lain yang diperoleh oleh penyidik ​​Turki juga menunjukkan bahwa versi atau keterangan tentang pembunuhan Khashoggi yang disajikan oleh jaksa Riyadh tidak bertambah.

"Upaya putus asa Khashoggi untuk bertahan hidup dapat didengar dalam rekaman audio tujuh menit. Tidak ada petunjuk siapa pun yang mencoba untuk membujuknya," kata Selvi, mengacu pada rekaman lain, yang diduga membuktikan bahwa Khashoggi dicekik dalam 7-8 menit.

Khashoggi, wartawan Saudi yang juga kolumnis Washington Post memasuki Konsulat Saudi di Istanbul pada 2 Oktober. Sejak itu, dia tidak pernah terlihat lagi. Turki kemudian menuduh Arab Saudi membunuh wartawan itu. Ankara juga berulang kali mengklaim telah memiliki audio pembunuhan sadis tersebut.

Berbagai laporan media Ankara menyatakan bahwa Khashoggi disergap, dibius dan dimutilas dengan gergaji tulang. Surat kabar Sabah sebelumnya juga merilis foto-foto X-ray sejumlah koper dari skuat pembunuh Khashoggi yang berjumlah 15 orang. Foto-foto tersebut menunjukkan isi koper berupa alat setrum, suntikan, hingga pisau bedah.

Arab Saudi awalnya membantah membunuh wartawan itu, tetapi kemudian mengakui bahwa Khashoggi memang terbunuh di konsulat. Kendati demikian, kantor jaksa penuntut umum Saudi menyatakan bahwa Khashoggi terbunuh dalam operasi intelijen "nakal".

Jaksa Penuntut Umum Saudi akan menuntut hukuman mati terhadap lima tersangka utama yang nantinya bisa dieksekusi pancung. Total ada 21 orang yang ditahan terkait pembunuhan wartawan itu, termasuk mantan ajudan Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman.
(mas)
Berita Terkait
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Tiba di Turki, Kasus Khashoggi Ditutup?
Pernah Seteru soal Khashoggi,...
Pernah Seteru soal Khashoggi, Erdogan Hendak Kunjungi Arab Saudi
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan...
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tinggal di Vila Bintang Tujuh Riyadh
BREAKING NEWS-Pria Arab...
BREAKING NEWS-Pria Arab Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi Ditangkap di Prancis
Berita Terkini
Iran Tinjau Lagi Perundingan...
Iran Tinjau Lagi Perundingan dengan AS setelah Eskalasi Terbaru
50 menit yang lalu
Hamas Kutuk Otoritas...
Hamas Kutuk Otoritas Palestina karena Koordinasi Keamanan dengan Israel
1 jam yang lalu
Didanai Maroko, Nikah...
Didanai Maroko, Nikah Massal Digelar untuk 40 Warga Gaza Penyandang Disabilitas dan Cedera
2 jam yang lalu
Iran Ungkap Proyektil...
Iran Ungkap Proyektil AS Hantam Tongkang Kargo Iran di Lepas Pantai Oman
3 jam yang lalu
Iran Serang Pangkalan...
Iran Serang Pangkalan Yordania Markas Jet Tempur Siluman F-35, F-15, dan F-16 AS
5 jam yang lalu
India Protes setelah...
India Protes setelah Kapal Minyak Pembawa 24 Warganya Dihantam Rudal AS di Dekat Oman
6 jam yang lalu
Infografis
Trionda, Bola Robotik...
Trionda, Bola Robotik Piala Dunia 2026 yang Punya Baterai dan Sensor VAR
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved