Jerman Larang Jual Senjata ke Saudi usai Pembunuhan Khashoggi

Minggu, 21 Oktober 2018 - 04:47 WIB
Jerman Larang Jual Senjata...
Jerman Larang Jual Senjata ke Saudi usai Pembunuhan Khashoggi
A A A
BERLIN - Jerman tidak boleh menyetujui penjualan senjata ke Arab Saudi. Larangan ini berlaku sampai penyelidikan atas kasus kematian jurnalis Jamal Khashoggi tuntas.

Pengumuman itu disampaikan Menteri Luar Negeri Jerman Heiko Maas dalam sebuah pernyataan pada hari Sabtu waktu Berlin.

Pernyataan Menlu Maas membalikkan keputusan Berlin sebelumnya yang setuju menjual sistem artileri ke Riyadh.

Sikap Berlin ini muncul setelah Mass dan Kanselir Angela Merkel menolak penjelasan Arab Saudi yang tidak memuaskan atas kasus kematian jurnalis pengkritik kerajaan itu di Konsulat Saudi di Istanbul, Turki, pada 2 Oktober 2018.

Dalam sebuah wawancara untuk program televisi Tagestemen, Maas mengatakan bahwa dia yakin tidak ada senjata yang harus dijual ke Kerajaan Saudi sampai penjelasan perihal kematian Khashoggi benar-benar bersih.

"Selama penyelidikan sedang berlangsung, selama kita tidak tahu apa yang terjadi di sana, tidak ada alasan untuk mengambil keputusan positif tentang ekspor senjata ke Arab Saudi," katanya, yang dilansir Reuters, Minggu (21/10/2018).

Padahal pada bulan lalu, pemerintah Jerman mengesahkan izin penjualan senjata sebagai bagian dari upaya untuk menormalkan hubungan Berlin dengan Riyadh. Izin itu memicu kontroversi karena bertentangan dengan janji sebelumnya untuk tidak menjual senjata ke negara-negara yang terlibat dalam perang Yaman.

Jerman menjadi salah satu negara Eropa yang mengkritik keras pengakuan Riyadh bahwa Khashoggi telah meninggal di konsulat. Merkel dan Maas sebelumnya mengutuk pembunuhan itu dan menuntut Riyadh untuk memperjelas apa yang telah terjadi.

"Kami mengutuk tindakan ini dalam istilah yang paling kuat," bunyi pernyataan bersama Merkel dan Maas. Mereka menuntut transparansi dari Riyadh. "Informasi yang tersedia tentang peristiwa di konsulat Istanbul tidak memadai," lanjut pernyataan mereka.

Mereka mengungkapkan simpati yang mendalam kepada teman-teman dan keluarga Khashoggi. Selain itu, Merkel dan Maas menuntut tanggung jawab atas mereka yang terlibaat dalam pembunuhan jurnalis tersebut.
(mas)
Berita Terkait
Jamal Khashoggi, Jurnalis...
Jamal Khashoggi, Jurnalis Arab Saudi yang Dibunuh Secara Misterius
Istri Khashoggi Desak...
Istri Khashoggi Desak Turki Serahkan Bukti Pembunuhan Suaminya
Putra Mahkota Arab Saudi...
Putra Mahkota Arab Saudi Tiba di Turki, Kasus Khashoggi Ditutup?
Pernah Seteru soal Khashoggi,...
Pernah Seteru soal Khashoggi, Erdogan Hendak Kunjungi Arab Saudi
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan...
Pembunuh Khashoggi Dilaporkan Tinggal di Vila Bintang Tujuh Riyadh
BREAKING NEWS-Pria Arab...
BREAKING NEWS-Pria Arab Saudi Tersangka Pembunuhan Khashoggi Ditangkap di Prancis
Berita Terkini
Delegasi Hamas ke Mesir...
Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
49 menit yang lalu
Israel Perluas Zona...
Israel Perluas Zona Kuning, Paksa Ribuan Warga Gaza Mengungsi Lagi
1 jam yang lalu
Penerbangan Netanyahu...
Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
2 jam yang lalu
Trump Cueki Netanyahu,...
Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
4 jam yang lalu
4 Alasan Jepang Kini...
4 Alasan Jepang Kini Jadi Aliansi Terpenting AS di Asia, Garda Terdepan Melawan Rusia dan China
4 jam yang lalu
Rusia Diduga Bantu Iran...
Rusia Diduga Bantu Iran Gempur Pangkalan AS, Trump Akan Tanya Langsung Putin
5 jam yang lalu
Infografis
AS Jual Rudal AMRAAM...
AS Jual Rudal AMRAAM ke Arab Saudi Senilai Rp57,6 Triliun
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved