Delegasi Hamas ke Mesir untuk Pembicaraan Fase Selanjutnya Gencatan Senjata Gaza
Selasa, 28 Juli 2026 - 17:47 WIB
loading...
Khalil al-Hayya, kepala Biro Politik Hamas yang baru terpilih. Foto/x
A
A
A
KAIRO - Delegasi negosiasi Hamas berangkat ke Kairo pada hari Selasa (28/7/2026) untuk melanjutkan diskusi tentang implementasi fase kedua perjanjian gencatan senjata Gaza. Langkah itu seiring pelanggaran gencatan senjata oleh Israel yang terus berlanjut dan negosiasi tentang masa depan pascaperang di wilayah tersebut semakin intensif.
Hamas mengatakan delegasinya akan bertemu dengan pejabat Mesir dan mediator dari Mesir, Qatar, dan Turki, selain mengadakan konsultasi dengan faksi-faksi Palestina dan kekuatan politik.
Menurut gerakan tersebut, diskusi akan fokus pada penguatan gencatan senjata, memastikan implementasi semua komitmen yang terkandung dalam perjanjian, dan maju ke fase kedua.
Hamas mengatakan pembicaraan juga akan membahas kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza, di mana pembatasan pengiriman bantuan dan dampak genosida Israel terus berdampak pada warga sipil.
Gerakan tersebut menuduh Israel berulang kali melanggar perjanjian gencatan senjata melalui serangan berkelanjutan di seluruh Gaza, pembatasan bantuan kemanusiaan, dan penundaan dalam mengimplementasikan kewajiban yang telah disepakati.
Hamas mengatakan delegasinya akan bertemu dengan pejabat Mesir dan mediator dari Mesir, Qatar, dan Turki, selain mengadakan konsultasi dengan faksi-faksi Palestina dan kekuatan politik.
Menurut gerakan tersebut, diskusi akan fokus pada penguatan gencatan senjata, memastikan implementasi semua komitmen yang terkandung dalam perjanjian, dan maju ke fase kedua.
Situasi Kemanusiaan
Hamas mengatakan pembicaraan juga akan membahas kondisi kemanusiaan di Jalur Gaza, di mana pembatasan pengiriman bantuan dan dampak genosida Israel terus berdampak pada warga sipil.
Gerakan tersebut menuduh Israel berulang kali melanggar perjanjian gencatan senjata melalui serangan berkelanjutan di seluruh Gaza, pembatasan bantuan kemanusiaan, dan penundaan dalam mengimplementasikan kewajiban yang telah disepakati.
Lihat Juga :