Penerbangan Netanyahu ke AS Melintasi Wilayah Udara Negara-negara Anggota ICC
Selasa, 28 Juli 2026 - 16:08 WIB
loading...
Pesawat resmi pemerintah Israel, Wing of Zion. Foto/wikipedia
A
A
A
TEL AVIV - Pesawat yang membawa Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu ke Amerika Serikat pada hari Senin (27/2/2026) melintasi wilayah udara negara-negara Eropa yang merupakan pihak dalam Mahkamah Pidana Internasional (ICC). Hal itu terjadi meskipun pengadilan telah mengeluarkan surat perintah penangkapan terhadapnya.
Menurut data Flightradar, pesawat tersebut melewati wilayah udara Yunani, Italia, dan Prancis, semua negara anggota ICC, dalam perjalanannya ke Washington.
Rute tersebut sangat mirip dengan rute yang digunakan selama kunjungan Netanyahu sebelumnya ke AS pada 28 Desember dan 10 Februari.
Selama perjalanannya ke New York pada September 2025, pesawat Netanyahu terbang melalui wilayah udara Yunani dan Italia tetapi tidak memasuki wilayah udara Prancis.
ICC telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 73.000 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak. Ribuan orang juga tewas dibunuh militer Israel di Tepi Barat.
Baca juga: Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
Menurut data Flightradar, pesawat tersebut melewati wilayah udara Yunani, Italia, dan Prancis, semua negara anggota ICC, dalam perjalanannya ke Washington.
Rute tersebut sangat mirip dengan rute yang digunakan selama kunjungan Netanyahu sebelumnya ke AS pada 28 Desember dan 10 Februari.
Selama perjalanannya ke New York pada September 2025, pesawat Netanyahu terbang melalui wilayah udara Yunani dan Italia tetapi tidak memasuki wilayah udara Prancis.
ICC telah mengeluarkan surat perintah penangkapan untuk Netanyahu dan mantan Menteri Pertahanan Yoav Gallant atas dugaan kejahatan perang dan kejahatan terhadap kemanusiaan yang dilakukan di Gaza.
Israel telah membunuh lebih dari 73.000 warga Palestina di Gaza. Sebagian besar korban tewas adalah wanita dan anak-anak. Ribuan orang juga tewas dibunuh militer Israel di Tepi Barat.
Baca juga: Trump Cueki Netanyahu, Tetap Akan Jual Jet Tempur Siluman F-35 AS ke Turki
(sya)
Lihat Juga :