AS Tuding Rusia Dukung Serangan Rezim Suriah di Idlib

Sabtu, 01 September 2018 - 00:49 WIB
AS Tuding Rusia Dukung...
AS Tuding Rusia Dukung Serangan Rezim Suriah di Idlib
A A A
WASHINGTON - Menteri Luar Negeri Amerika Serikat (AS), Mike Pompeo, menuduh koleganya dari Rusia Sergei Lavrov membela serangan pasukan pemerintah Suriah terhadap benteng terakhir pemberontak di Provinsi Idlib.

"Sergey Lavrov membela serangan Suriah dan Rusia di #Idlib," tweet Pompeo seperti dikutip dari Daily Mail, Sabtu (1/9/2018).

"Orang-orang Rusia dan Assad setuju untuk tidak meminta izin atas hal ini. AS melihat ini sebagai eskalasi konflik yang sudah berbahaya," imbuhnya.

"3 juta warga Suriah, yang telah dipaksa keluar dari rumah mereka dan sekarang di #Idlib, akan menderita akibat agresi ini. Tidak baik. Dunia sedang menyaksikan," tukasnya.

Pasukan yang setia kepada Presiden Suriah Bashar al-Assad telah berkumpul di sekitar provinsi Idlib, yang berbatasan dengan Turki, selama berhari-hari dan tampaknya siap untuk meluncurkan apa yang bisa menjadi pertempuran besar terakhir dari perang saudara yang telah merobek Suriah sejak 2011.

Turki, Rusia dan pendukung rezim lainnya, Iran, semuanya mengoperasikan "titik pengamatan" di Idlib sebagai bagian dari kesepakatan "de-eskalasi" yang disepakati tahun lalu yang dimaksudkan untuk mengurangi pertumpahan darah di provinsi itu.

Prospek serangan besar-besaran yang didukung Rusia di sebuah provinsi yang dihuni sekitar tiga juta orang - setengah dari mereka yang sudah mengungsi dari bagian lain Suriah - telah menimbulkan kekhawatiran akan tragedi kemanusiaan baru.

Kepala PBB Antonio Guterres mengatakan sangat prihatin dengan meningkatnya risiko bencana kemanusiaan dalam hal operasi militer skala penuh di Idlib.

Baca: Sekjen PBB Mengaku Khawatir dengan Kemungkinan Serangan Besar di Idlib

Lavrov mengisyaratkan serangan itu mungkin akan terjadi dalam konferensi pers hari Rabu dengan mitranya dari Saudi di Moskow.

Baca: Lavrov Tegaskan Suriah Berhak Buru Teroris di Idlib
(ian)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
1 jam yang lalu
Trump Setujui Arab Saudi...
Trump Setujui Arab Saudi Perkaya Uranium, Mungkinkan Riyadh Memiliki Bom Nuklir?
2 jam yang lalu
Gunakan Semut Jadi Hiasan...
Gunakan Semut Jadi Hiasan Makanan, Pemilik Restoran Berbintang Michelin Ini Dipenjara
3 jam yang lalu
Apa Itu Kokushobi? Cuaca...
Apa Itu Kokushobi? Cuaca Ekstrem yang Terjadi Pertama Kalinya di Jepang
5 jam yang lalu
Anggaran Perang AS Membengkak,...
Anggaran Perang AS Membengkak, Pakar Militer Ini Sebut Pentagon Kurang Transparan
5 jam yang lalu
Sistem Pertahanan Udara...
Sistem Pertahanan Udara Sudah Diaktifkan, tapi Belum Ada Serangan AS ke Teheran
6 jam yang lalu
Infografis
Joao Pinheiro, Wasit...
Joao Pinheiro, Wasit Kontroversial di Laga Argentina vs Swiss
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved