Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Kamis, 27 Agustus 2020 - 20:12 WIB
loading...
Konvoi militer AS dan Rusia bertabrakan di Suriah, sejumlah tentara gegar otak. Foto/Nyob
A
A
A
MOSKOW - Moskow menuduh militer Amerika Serikat (AS) berusaha menghalangi patroli Rusia di Suriah. Pernyataan ini datang setelah terjadi tabrakan antara konvoi militer AS dan Rusia di timur laut Suriah .
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepala Staf Umum militer Rusia, Valery Gerasimov telah melakukan komunikasi dengan pihak AS dan memberikan informasi mengenai jalur konvoi militer Rusia. ( Baca juga: Perang Dagang Amerika-China Dinilai Untungkan Industri Manufaktur Dalam Negeri )
"Valery Gerasimov, kepala Staf Umum militer Rusia, mengatakan kepada mitranya di AS melalui panggilan telepon bahwa Rusia telah memperingatkan koalisi internasional pimpinan AS di Suriah tentang pergerakan patroli Rusia," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilansir Reuters pada Kamis (27/8/2020).
Sebelumnya, AS menyatakan, Rusia telah melanggar protokol de-konflik menyusul insiden di timur laut Suriah. Sejumlah tentara AS terluka dalam tabrakan dengan konvoi militer Rusia di timur laut Suriah.
"Sekitar pukul 10 pagi (waktu Suriah) pada 25 Agustus, patroli keamanan rutin Koalisi Anti-ISIS bertemu dengan patroli militer Rusia di dekat Dayrick, di timur laut Suriah," ucap juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Ullyott.
"Selama interaksi ini, sebuah kendaraan Rusia menghantam Kendaraan Penyergapan Anti-Ranjau (M-ATV) koalisi yang menyebabkan cedera pada awak kendaraan. Untuk meredakan situasi, patroli koalisi meninggalkan daerah itu," sambungnya.
Ullyott mengatakan bahwa tindakan ini tidak aman dan tidak profesional dan merupakan pelanggaran protokol de-konflik, yang disepakati oleh AS dan Rusia pada Desember 2019 lalu. ( Baca juga: Karyawan TikTok Ajukan Gugatan Terpisah untuk Donald Trump )
Kementerian Pertahanan Rusia mengatakan kepala Staf Umum militer Rusia, Valery Gerasimov telah melakukan komunikasi dengan pihak AS dan memberikan informasi mengenai jalur konvoi militer Rusia. ( Baca juga: Perang Dagang Amerika-China Dinilai Untungkan Industri Manufaktur Dalam Negeri )
"Valery Gerasimov, kepala Staf Umum militer Rusia, mengatakan kepada mitranya di AS melalui panggilan telepon bahwa Rusia telah memperingatkan koalisi internasional pimpinan AS di Suriah tentang pergerakan patroli Rusia," kata Kementerian Pertahanan Rusia, seperti dilansir Reuters pada Kamis (27/8/2020).
Sebelumnya, AS menyatakan, Rusia telah melanggar protokol de-konflik menyusul insiden di timur laut Suriah. Sejumlah tentara AS terluka dalam tabrakan dengan konvoi militer Rusia di timur laut Suriah.
"Sekitar pukul 10 pagi (waktu Suriah) pada 25 Agustus, patroli keamanan rutin Koalisi Anti-ISIS bertemu dengan patroli militer Rusia di dekat Dayrick, di timur laut Suriah," ucap juru bicara Dewan Keamanan Nasional AS, John Ullyott.
"Selama interaksi ini, sebuah kendaraan Rusia menghantam Kendaraan Penyergapan Anti-Ranjau (M-ATV) koalisi yang menyebabkan cedera pada awak kendaraan. Untuk meredakan situasi, patroli koalisi meninggalkan daerah itu," sambungnya.
Ullyott mengatakan bahwa tindakan ini tidak aman dan tidak profesional dan merupakan pelanggaran protokol de-konflik, yang disepakati oleh AS dan Rusia pada Desember 2019 lalu. ( Baca juga: Karyawan TikTok Ajukan Gugatan Terpisah untuk Donald Trump )
(esn)
Lihat Juga :