AS Setuju Jual Artileri Senilai Rp17,9 Triliun ke Arab Saudi

Jum'at, 06 April 2018 - 05:26 WIB
AS Setuju Jual Artileri...
AS Setuju Jual Artileri Senilai Rp17,9 Triliun ke Arab Saudi
A A A
WASHINGTON - Pemerintah Amerika Serikat (AS) menyetujui rencana penjualan artileri senilai lebih dari USD1,3 miliar atau lebih dari Rp17,9 triliun kepada Arab Saudi.

Departemen Luar Negeri AS memberikan mosi percaya kepada militer Riyadh untuk mengoperasikan artileri Washington saat Putra Mahkota Saudi Mohammed bin Salman mengkhiri lawatan panjangnya di AS.

Sejak Pangeran Mohammed tiba di AS dua minggu lalu, pemerintah Presiden Donald Trump telah menyalakan "lampu hijau" soal penjualan senjata Amerika senilai lebih dari USD2,3 miliar kepada Kerajaan Arab Saudi. Senjata itu termasuk rudal senilai lebih dari USD1 miliar.

Dalam kesepakatan terbaru yang disetujui pemerintah Trump seperti dikutip Fox News, Jumat (6/4/2018), AS bersedia menjual sekitar 180 unit kendaraan Paladin, kendaraan artileri tembak. Kendaraan tempur ini terlihat mirip kombinasi tank dan meriam yang dapat meluncurkan peluru 155mm.

Pemerintah Trump mengatakan kepada Kongres pada hari Kamis bahwa Gedung Putih menyetujui penjualan artileri AS tersebut. Menurut Departemen Luar Negeri, parlemen memiliki jeda waktu 30 hari untuk mencoba menghentikan kesepakatan penjualan senjata tersebut.

"Penjualan ini akan berkontribusi pada kebijakan luar negeri dan keamanan nasional Amerika Serikat dengan meningkatkan kemampuan mitra kunci AS yang berkontribusi pada stabilitas politik dan kemajuan ekonomi Timur Tengah," badan tersebut.

Badan itu menambahkan bahwa artileri Washington akan membantu Riyadh memodernisasi militernya dan meningkatkan kemampuan mereka untuk bekerja sama dengan militer AS.

Namun persetujuan penjualan terbaru peralatan tempur ini muncul di saat kelompok-kelompok HAM mengkhawatirkan korban sipil yang ditimbulkan oleh pertempuran koalisi yang dipimpin Arab Saudi di Yaman.

Presiden Trump di masa lalu telah mengemukakan kekhawatirannya tentang penjualan senjatanya kepada Saudi. Namun, faktanya kini Trump justru mempromisikan berbagai produk senjata Washington kepada Riyadh.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
Perkuat Kerja Sama,...
Perkuat Kerja Sama, Amerika Serikat akan Buat Rudal di Arab Saudi
8 Negara Mayoritas Muslim...
8 Negara Mayoritas Muslim yang Jadi Sekutu Amerika Serikat
Media AS: Arab Saudi...
Media AS: Arab Saudi Kibuli Amerika Serikat soal Minyak
Menlu Arab Saudi Ditelepon...
Menlu Arab Saudi Ditelepon Menlu Amerika Serikat, Ini Isinya
Berita Terkini
4 Negara Islam yang...
4 Negara Islam yang Terdampak Tarif Impor AS Terbesar, Nomor 2 Pernah Diinvasi
47 menit yang lalu
Siapa Haitham bin Tariq?...
Siapa Haitham bin Tariq? Raja Oman yang Ubah Konstitusi demi Naikkan Jabatan Putranya
1 jam yang lalu
Ayah Elon Musk Ungkap...
Ayah Elon Musk Ungkap Putra Kesayangannya Kagumi Putin
3 jam yang lalu
Siapa yang Jadi Pemenang...
Siapa yang Jadi Pemenang dalam Perang Dagang?
3 jam yang lalu
Siapa Sultan Hassanal...
Siapa Sultan Hassanal Bolkiah? Raja Brunei yang Punya Koleksi Ribuan Mobil
4 jam yang lalu
4 Bulan setelah Deklarasikan...
4 Bulan setelah Deklarasikan Darurat Militer, Presiden Korea Selatan Yoon Suk-yeol yang Dimakzulkan Akhirnya Dicopot
6 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2025 SINDOnews.com All Rights Reserved