Pejabat HAM PBB: Pembersihan Etnis Rohingya Terus Berlanjut

Selasa, 06 Maret 2018 - 14:45 WIB
Pejabat HAM PBB: Pembersihan...
Pejabat HAM PBB: Pembersihan Etnis Rohingya Terus Berlanjut
A A A
YANGON - Pembersihan etnis Muslim Rohingya oleh Myanmar terus berlanjut. Hal itu diungkapkan oleh seorang pejabat senior hak asasi manusia PBB

Pernyataan ini muncul lebih dari enam bulan setelah serangan pemberontak memicu sebuah respon keamanan yang membuat hampir 700 ribu etnis Rohingya eksodus ke Bangladesh.

"Pembersihan etnis Rohingya oleh Myanmar berlanjut. Saya tidak berpikir kita bisa menarik kesimpulan lain dari apa yang telah saya lihat dan dengar di Cox's Bazar," kata Asisten Sekretaris Jenderal untuk Hak Asasi Manusia Andrew Gilmour.

"Tampaknya kekerasan yang meluas dan sistematis terhadap Rohingya tetap ada," Gilmour menambahkan dalam sebuah pernyataan.

"Sifat kekerasan telah berubah dari pemerkosaan dan pemerkosaan massal yang hiruk pikuk tahun lalu ke kampanye teror yang intensitasnya lebih rendah dan kelaparan yang dipaksakan tampaknya dirancang untuk mengusir Rohingya yang tersisa dari rumah mereka dan ke Bangladesh," tukasnya setelah kunjungan empat hari ke kamp-kamp pengungsi di distrik Cox's Bazar di Bangladesh seperti dilansir dari Reuters, Selasa (6/3/2018).

Sebelumnya, Human Rights Watch (HRW) melaporkan pemerintah Myanmar telah menghancurkan setidaknya 55 desa yang pernah dihuni warga Muslim Rohingya dengan buldozer. Hal itu diungkap dengan bukti citra satelit.

Kelompok HAM itu mengatakan, penghancuran puluhan desa itu menjadi bukti kejahatan terhadap minoritas yang dianiaya.

Direktur HRW untuk Asia, Brad Adams, mengatakan bahwa penghancuran desa-desa tersebut disengaja untuk menyembunyikan bukti “kejahatan berat”.

"Pembersihan pemerintah terhadap puluhan desa hanya meningkatkan kekhawatiran tentang keluarga Rohingya yang akan pulang ke rumah,” katanya, yang dikutip dari situs HRW.

Baca juga:
Myanmar Membuldozer 55 Desa Muslim Rohingya
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
Myanmar: Sebagian Besar...
Myanmar: Sebagian Besar TPS di Rakhine Tutup pada Pemilu November
Berita Terkini
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
40 menit yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Menlu Iran dan Pemimpin...
Menlu Iran dan Pemimpin Hamas di Gaza Bahas Perkembangan Terkini Palestina
2 jam yang lalu
Presiden China Xi Jinping...
Presiden China Xi Jinping akan Kunjungi Korea Utara Pekan Depan
3 jam yang lalu
Australia Sita 100.000...
Australia Sita 100.000 Kecoak Selundupan, Harganya Rp2,5 Miliar
4 jam yang lalu
Sultan Brunei Reshuffle...
Sultan Brunei Reshuffle Kabinet Besar-besaran, Pangeran 'Instagrammer' Jadi Menlu
4 jam yang lalu
Infografis
Noel Terjerat Rasuah,...
Noel Terjerat Rasuah, Saatnya Bersihkan Pejabat Serakah
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved