Bukan Tempur, Ini Alasan Rusia Kerahkan Su-57 ke Suriah

Selasa, 27 Februari 2018 - 09:42 WIB
Bukan Tempur, Ini Alasan...
Bukan Tempur, Ini Alasan Rusia Kerahkan Su-57 ke Suriah
A A A
MOSKOW - Pada malam Defender of the Fatherland Day, Kementerian Pertahanan Federasi Rusia mengirim beberapa pesawat jet tempur siluman generasi kelima Su-57 ke pangkalan udara Khmeimim, Suriah. Namun, kedatangan jet tempur tercanggih Moskow itu bukan untuk misi tempur melainkan uji coba sistem radar.

Su-57 sejatinya telah dikembangkan sejak awal tahun 2000-an, namun belum diadopsi untuk layanan tempur militer. Menurut informasi yang dilansir surat kabar Kommersant, alasan lain pengerahan pesawat itu ke langit Suriah adalah untuk menunjukkan dengan jelas kemampuan industri pertahanan Rusia.

Kremlin maupun Kementerian Pertahanan setempat masih enggan berkomentar soal pengerahan diam-diam jet-jet tempur siluman generasi kelima itu meski sudah terdeteksi sejak pekan lalu. Namun, sumber militer kepada surat kabar Kommersant membenarkan keberadaan empat Su-57 di Suriah.

Baca: Su-57 Bukti Suriah Jadi 'Taman Bermain' Senjata Canggih Rusia

Menurut laporan media Rusia tersebut, Su-57 menguji sistem radar dan radar EW, bukan digunakan untuk operasi tempur penuh di Suriah. “Kami ada dalam cerita ini di sana,” kata sumber militer Moskow.

Dikembangkan oleh Sukhoi Design Bureau mulai tahun 2001, Su-57 atau dikenal sebagai PAK-FA menjalani uji coba pertama pada tahun 2010. Pada Desember 2017 pesawat itu melakukan penerbangan pertama dengan mesin baru.

“Dengan mempertimbangkan program uji coba yang diumumkan, Kementerian Pertahanan memutuskan untuk mengirim pesawat tempur tersebut ke Suriah pada bulan Februari, secara formal terhitung sampai Defender of the Fatherland Day tiba,” ujar sumber militer Moskow.

Kepala Pusat Analisis Strategi dan Teknologi Rusia, Ruslan Pukhov, percaya bahwa ada beberapa alasan untuk mengirim Su-57 ke Suriah. ”Pertama-tama, kita berbicara tentang tes dan tes yang direncanakan. Kendaraan membutuhkan tempur,” katanya.

Namun, pengerahan itu juga berisiko.”Dari sudut pandang operasi di Suriah mengirim Su-57 sekarang tidak perlu, namun, untuk berbicara tentang hasil dari penerapan akan tersedia hanya pada hasilnya,” ujarnya.

Analis Igor Korotchenko mengatakan kepada kantor berita RIA Novosti, yang dilansir Selasa (27/2/2018), tujuan utama pengerahan Su-57 adalah untuk menguji sistem radar mereka pada target sebenarnya di langit di atas Suriah, termasuk F-22 AS dan F-35 Lighting II yang diimplementasikan oleh Israel.
(mas)
Berita Terkait
Amerika Serikat Tuduh...
Amerika Serikat Tuduh Rusia Mengacau Kawasan Mediterania
Amerika Serikat Dituduh...
Amerika Serikat Dituduh sebagai Pencuri Minyak Suriah, Benarkah?
Rusia: AS Tolak Hadiri...
Rusia: AS Tolak Hadiri Pertemuan Bahas Situasi Suriah
Rusia-AS Dilaporkan...
Rusia-AS Dilaporkan Mulai Patroli Bersama di Suriah
Rusia Sebut Tentara...
Rusia Sebut Tentara AS Coba Hadang Konvoi Militer Mereka di Suriah
Lavrov: Kehadiran Militer...
Lavrov: Kehadiran Militer AS di Suriah Persulit Upaya Rekonsiliasi
Berita Terkini
3 Tentara AS Tewas Diserang...
3 Tentara AS Tewas Diserang Rudal Iran, Trump Salahkan Yordania
36 menit yang lalu
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
1 jam yang lalu
Jika Arab Saudi Punya...
Jika Arab Saudi Punya Senjata Nuklir, Kenapa Banyak Negara Khawatir?
2 jam yang lalu
4 Fakta Gunung Pickaxe,...
4 Fakta Gunung Pickaxe, Fasilitas Rahasia Nuklir Iran yang Jadi Target Serangan AS
3 jam yang lalu
Siapa Khalil al-Hayya?...
Siapa Khalil al-Hayya? Pemimpin Baru Hamas yang Dikenal sebagai Tangan Kanan Iran di Gaza
4 jam yang lalu
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
6 jam yang lalu
Infografis
Ukraina Akui Jet tempur...
Ukraina Akui Jet tempur F-16 AS Tak Bisa Tandingi Su-35 Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved