Jepang Kritik Aksi Kapal Selam Nuklir China

Selasa, 16 Januari 2018 - 10:53 WIB
Jepang Kritik Aksi Kapal...
Jepang Kritik Aksi Kapal Selam Nuklir China
A A A
TOKYO - Menteri Pertahanan (Menhan) Jepang Itsunori Onodera mengkritik China yang mengerahkan kapal selam nuklir siluman canggih ke kepulauan sengketa yang diklaim Tokyo dan Beijing.

Menurut Itsunori, tindakan China itu memicu ketegangan. Kapal selam sepanjang 110 meter kelas Shang itu mampu menyelam lebih dalam dan lebih lama dibandingkan kapal selam generasi sebelumnya. Kapal selam itu juga diper senjatai dengan torpedo dan rudal antikapal. Kapal selam itu dideteksi Jepang di Laut China Timur.

“Mengoperasikan kapal selam dekat ke wilayah negara lain melanggar norma-norma aturan internasional,” ungkap Menhan Itsunori, kemarin, dikutip kantor berita Reuters.

Meski kapal perang China sering beroperasi dekat kepulauan Jepang di ujung Laut China Timur, kehadiran kapal selam yang tersembunyi itu dianggap sebagai ancaman jauh lebih serius oleh Tokyo.

Negeri Sakura itu khawatir China memperkuat militernya di perairan ke barat Pasifik saat mengonsolidasi kekuatan di Laut China Selatan. Kepulauan tak berpenghuni di Laut China Timur itu disebut Senkaku di Jepang dan Diaoyu di China. Kepulauan itu menjadi perebutan antara kedua negara. Kritik Jepang itu muncul setelah dua kekuatan ekonomi terbesar di Asia itu berjanji memperbaiki hubungan.

Kepala Sekretaris Kabinet Jepang Yoshihide Suga pekan lalu menentang kehadiran kapal selam dan kapal perang China dekat kepulauan sengketa itu.

Menurut dia, kehadiran tiga kapal penjaga pantai China di perairan itu sangat disesalkan. “Kami ingin mendesak dengan keras agar China tidak melakukan apapun yang memengaruhi perbaikan hubungan bilateral,” kata Yoshihide Suga.

Direktur Jenderal Biro Urusan Asia dan Maritim Ke - menterian Luar Negeri (Kemlu) Jepang Kenji Kanasugi telah bertemu Duta Besar China untuk Jepang Cheng Yonghua di Kemlu untuk memprotes aksi tersebut.

Juru Bicara Kemlu China Lu Kang menjelaskan, dia tidak mengetahui rincian tentang kapal selam itu, tapi dia menyatakan Beijing tidak akan menerima klaim Jepang dalam isu kepulauan sengketa tersebut.

“Kepulauan Diaoyu dan sekitarnya merupakan wilayah kedaulatan China,” katanya. China selalu menolak kritik Jepang terkait patroli di wila yah sengketa itu. Menurut Beijing, kapal-kapal China berhak beroperasi di kawasan yang dianggap sebagai wilayah perairannya. (Muh Shamil)
(nfl)
Berita Terkait
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru
Jepang Sebut Niat Militer...
Jepang Sebut Niat Militer China Tidak Jelas, Timbulkan Ancaman Serius
Sanae Takaichi Menang,...
Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?
China Bebaskan Tersangka...
China Bebaskan Tersangka Mata-mata Jepang dari Penjara
Silakan Pilih: China...
Silakan Pilih: China dan Jepang Ultimatum Warga Negara Ganda
Ribut dengan China,...
Ribut dengan China, Jepang Siap Kerahkan Rudal ke Dekat Taiwan
Berita Terkini
Gerakan Protes Gen Z...
Gerakan Protes Gen Z Guncang Ibu Kota India: Aku Seekor Kecoak!
35 menit yang lalu
Hamas Ungkap Pertemuan...
Hamas Ungkap Pertemuan di Kairo Bahas Penerapan Gencatan Senjata Gaza
1 jam yang lalu
Ilmuwan Bikin Roti dengan...
Ilmuwan Bikin Roti dengan Ragi dari Kulit Mumi Berusia 5.300 Tahun
2 jam yang lalu
AS Pertimbangkan Gunakan...
AS Pertimbangkan Gunakan Aset Iran untuk Biaya Rekonstruksi Negara-negara Teluk
3 jam yang lalu
Israel Bunuh 3 Tentara...
Israel Bunuh 3 Tentara Lebanon, Presiden Aoun Murka
4 jam yang lalu
AS Curigai Zionis, Pentagon...
AS Curigai Zionis, Pentagon Naikkan Tingkat Ancaman Spionase Israel Jadi Kritis
5 jam yang lalu
Infografis
4 Keunggulan Jet Tempur...
4 Keunggulan Jet Tempur Canggih J-35 Buatan China
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved