Anggap China Jadi Ancaman, Menhan Jepang: Kita Hadapi Tantangan Baru

Minggu, 31 Mei 2026 - 16:25 WIB
loading...
Anggap China Jadi Ancaman,...
Anggap China sebagai ancaman, Menhan Jepang mengklaim kita hadapi tantangan baru. Foto/X
A A A
SINGAPURA - Menteri Pertahanan Jepang Shinjiro Koizumi membantah klaim Beijing bahwa negaranya terlibat dalam "militerisme baru" - mengkritik China atas ekspansi militernya dan kurangnya transparansi.

Berbicara pada hari terakhir KTT pertahanan di Singapura, Shinjiro Koizumi berpendapat bahwa sebenarnya China dan "persenjataan besar" senjatanya yang menjadi "kekhawatiran serius" bagi komunitas internasional.

Pernyataannya merupakan salah satu yang paling tajam dari Tokyo sebagai tanggapan terhadap kritik berulang China terhadap pembangunan militer Jepang di bawah Perdana Menteri Sanae Takaichi.

Kedua negara memiliki sejarah panjang ketegangan yang berasal dari invasi Jepang ke China selama Perang Dunia Kedua.

Pekan lalu, sehari sebelum KTT Singapura dimulai, juru bicara Kementerian Pertahanan Nasional Tiongkok, Jiang Bin, memperingatkan bahwa "badak abu-abu Jepang yang kembali termiliterisasi semakin cepat" dan menyerukan kepada komunitas internasional untuk "bekerja sama untuk membendung neo-militerisme Jepang".



Jepang terus meningkatkan anggaran pertahanannya, mencetak rekor pengeluaran selama 12 tahun berturut-turut. Anggaran terbarunya, yang disetujui pada bulan Desember oleh kabinetnya, lebih dari 9 triliun yen (USD57 miliar, £42 miliar) - membawa negara itu lebih dekat ke targetnya untuk menghabiskan 2% dari PDB-nya untuk militer.

Pemerintah Jepang sebelumnya telah menegaskan bahwa mereka tidak menginginkan perang dan hanya ingin memperkuat pertahanannya.

Dalam pidatonya pada hari Minggu di Dialog Shangri-la, Koizumi mengatakan bahwa "sudah sewajarnya" setiap negara, termasuk Jepang, memperbarui pertahanannya untuk menghadapi tantangan baru dan berkontribusi pada perdamaian di kawasan tersebut.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Akademisi Beijing: Negara...
Akademisi Beijing: Negara Mana Pun yang Berani Perang Nuklir Melawan China Akan Musnah
Uni Eropa Perketat Impor...
Uni Eropa Perketat Impor E-Commerce, Era Paket Murah dari China Mulai Berakhir
2 Geng Kriminal Ditarget...
2 Geng Kriminal Ditarget Trump, Brasil: Invasi AS di Depan Mata
China Tembakkan Rudal...
China Tembakkan Rudal Balistik Antarbenua Berkemampuan Nuklir, 6 Negara Protes
China Hukum Mati Mantan...
China Hukum Mati Mantan Pejabat karena Terima Suap Rp5,8 Triliun
Liburan ke Jepang Jelajah...
Liburan ke Jepang Jelajah Fukuoka Tanpa Pusing Urus Itinerary
Pemakaman Ali Khamenei...
Pemakaman Ali Khamenei Disesaki Jutaan Pelayat, 50 Ribu Orang Jalani Perawatan Medis
Pemimpin Iran Mojtaba...
Pemimpin Iran Mojtaba Dilaporkan Akan Pimpin Doa Bersama untuk Ali Khamenei, Muncul ke Publik?
Rekomendasi
Jampidsus Febrie Adriansyah...
Jampidsus Febrie Adriansyah Ucapkan 6 Pernyataan sebelum Resmi Mundur dari Jabatan
Keistimewaan Muharram,...
Keistimewaan Muharram, Dijuluki Sebagai Bulannya Allah
Kardinal Orlando Quevedo...
Kardinal Orlando Quevedo Dianugerahi Harmony in Diversity Award Perdana
Berita Terkini
Bicara dengan Presiden...
Bicara dengan Presiden Iran, PM Pakistan Desak AS dan Iran Komitmen pada Pakta Perdamaian
Israel Menahan Mufti...
Israel Menahan Mufti Agung Yerusalem, Melarangnya Masuk Masjid Al-Aqsa Selama 1 Pekan
Trump Klaim Iran Minta...
Trump Klaim Iran Minta Lanjutkan Pembicaraan dan AS Setuju
Setelah Warga Palestina...
Setelah Warga Palestina Diusir, Israel Robohkan Sekolah di Dusun Tepi Barat
AS Serang Jembatan Kereta...
AS Serang Jembatan Kereta Api Strategis yang Hubungkan Iran ke China dan Rusia
Israel Minta Lampu Hijau...
Israel Minta Lampu Hijau AS untuk Serang Iran
Infografis
Profil Abdul Wahid yang...
Profil Abdul Wahid yang Terjaring OTT KPK, Baru 8 Bulan Jadi Gubernur Riau
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved