Sanae Takaichi Menang, China Meradang, Ada Apa Gerangan?

Senin, 09 Februari 2026 - 20:30 WIB
loading...
Sanae Takaichi Menang,...
Sanae Takaichi menang, China meradang. Foto/X/@takaichi_sanae
A A A
BEIJING - Beijing memperingatkan Tokyo pada hari Senin bahwa tindakan sembrono akan ditanggapi dengan "tanggapan tegas". Itu hanya sehari setelah Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi, yang dipandang kritis terhadap China, memenangkan pemilu dengan kemenangan telak.

China dan Jepang terlibat perselisihan terkait komentar Takaichi pada bulan November yang menyatakan bahwa Tokyo dapat melakukan intervensi militer dalam serangan apa pun terhadap Taiwan yang berdaulat.

China mengklaim pulau demokratis itu sebagai bagian dari wilayahnya dan tidak mengesampingkan kemungkinan penggunaan kekuatan untuk mencaploknya.

Seorang juru bicara Kementerian Luar Negeri China pada hari Senin mendesak Jepang untuk menarik kembali komentar tersebut dan memperingatkan konsekuensi atas tindakan gegabah apa pun.

"Jika kekuatan sayap kanan di Jepang salah menilai situasi dan bertindak sembrono, mereka pasti akan menghadapi perlawanan dari rakyat Jepang dan tanggapan tegas dari komunitas internasional," kata juru bicara Lin Jian dalam konferensi pers rutin.

"Kami sekali lagi mendesak pihak Jepang untuk menarik kembali pernyataan keliru yang dibuat oleh Takaichi mengenai Taiwan dan menunjukkan ketulusan dasar dalam menjaga fondasi politik hubungan China-Jepang, melalui tindakan nyata," katanya, dilansir Asharq Al Awsat.

Setelah komentar Takaichi pada bulan November, China telah melarang warganya untuk bepergian ke Jepang, dengan alasan memburuknya keamanan publik dan tindakan kriminal terhadap warga negara China di negara tersebut.

Dalam peningkatan ketegangan terbaru pada bulan Desember, pesawat militer China mengunci radar ke jet Jepang, yang mendorong Tokyo untuk memanggil duta besar Beijing.

Beijing juga dilaporkan memutus ekspor produk logam tanah jarang ke Jepang yang sangat penting untuk pembuatan berbagai produk, mulai dari mobil listrik hingga rudal.

Dan bulan lalu, dua panda populer meninggalkan Tokyo menuju Tiongkok, membuat Jepang tanpa beruang kesayangan itu untuk pertama kalinya dalam 50 tahun.



Sebelumnya, partai yang dipimpin Perdana Menteri Jepang Sanae Takaichi mengamankan mayoritas super dua pertiga di parlemen Pemilu telah dimenangkan Jepang, menurut laporan media Jepang, mengutip hasil sementara. Kemenangan telak ini sebagian besar disebabkan oleh popularitas luar biasa perdana menteri wanita pertama Jepang, dan memungkinkannya untuk mengejar pergeseran konservatif yang signifikan dalam kebijakan keamanan, imigrasi, dan kebijakan lainnya di Jepang.

Takaichi, dalam wawancara televisi dengan jaringan televisi publik NHK setelah kemenangannya, mengatakan bahwa ia akan menekankan kebijakan yang bertujuan untuk membuat Jepang kuat dan makmur, kata Associated Press.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
AS Berencana Bangun...
AS Berencana Bangun Persediaan Senjata Siap Tempur di Australia
China Tangkap 2 Pemimpin...
China Tangkap 2 Pemimpin Gereja Bawah Tanah yang Berpengaruh, Apa Pemicunya?
Kunjungi Pyongyang,...
Kunjungi Pyongyang, Xi Jinping Diduga Berusaha Redam Pengaruh Rusia atas Korut
Tiru Israel, Taiwan...
Tiru Israel, Taiwan Gunakan AI untuk Rekrut Informan dan Whistleblower China
Beijing: Asing Mata-matai...
Beijing: Asing Mata-matai China, Gunakan Kura-kura dan Ikan yang Dipasang Sensor
China Kenalkan Senjata...
China Kenalkan Senjata Laser Genggam Lijian untuk Jatuhkan Drone
Delegasi Iran Berangkat...
Delegasi Iran Berangkat ke Swiss Negosiasi dengan AS, Perang Bakal Berakhir?
Trump: Iran Sudah Tamat!
Trump: Iran Sudah Tamat!
Rekomendasi
Pertamina Patra Niaga...
Pertamina Patra Niaga Dorong Pemberdayaan Masyarakat Berbasis Pengelolaan Eceng Gondok
Gempa Magnitudo 4,1...
Gempa Magnitudo 4,1 Kembali Guncang Sigi, BMKG Catat 1.163 Gempa Susulan Pascagempa M6,7
Buronan Kasus Penipuan...
Buronan Kasus Penipuan Bisnis Batu Bara Rp7 Miliar Ditangkap di Bandara Soetta
Berita Terkini
JD Vance: Iran dan AS...
JD Vance: Iran dan AS Bekerja Sama Mewujudkan Perdamaian dan Kemakmuran di Timur Tengah
Iran Gunakan Senjata...
Iran Gunakan Senjata Ampuh dalam Negosiasi di Swiss, Apa Itu?
Selain Ingin Perang...
Selain Ingin Perang di Lebanon Berakhir, Iran Klaim Tak Ingin Kembangkan Senjata Nuklir
Demi Wujudkan Perdamaian...
Demi Wujudkan Perdamaian dengan Iran, AS Terus Tekan Israel
Meski Menang dalam Negosiasi...
Meski Menang dalam Negosiasi dan Perang, Iran: Kita Selalu Hati-hati
Studi: Surplus Ekspor...
Studi: Surplus Ekspor China Kian Tekan Peluang Industri Negara Berkembang
Infografis
10 Bendera Negara Paling...
10 Bendera Negara Paling Unik di Dunia, Ada yang Bergambar Naga
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved