Korban Tewas Gempa Dahsyat Meksiko Tembus 138 Lebih

Rabu, 20 September 2017 - 09:02 WIB
Korban Tewas Gempa Dahsyat...
Korban Tewas Gempa Dahsyat Meksiko Tembus 138 Lebih
A A A
MEXICO CITY - Korban gempa dahsyat berkekuatan 7,1 skala Richter yang mengguncang Meksiko terus bertambah. Terbaru, jumlah korban tewas telah mencapai angka 138 orang lebih.

Gempa yang terjadi di Meksiko tengah itu menghancurkan bangunan di Ibu Kota berpenduduk padat dimana tim penyelamat menjelajahi puing-puing reruntuhan untuk mencari korban selamat. Ratusan relawan dan pekerja penyelamat menggali puing-puing dengan mencungkil puing, sekop dan tangan kosong mereka.

Kepala badan perlindungan sipil Meksiko, Luis Felipe Puente mengatakan, jumlah kematian tertinggi terjadi di Morelos State, tepat di sebelah selatan Mexico City. Sedikitnya 64 orang dilaporkan tewas. "Di Mexico City, setidaknya 36 orang tewas," katanya.

Punte mengungkapkan di negara tetangga Meksiko, setidaknya 9 orang tewas. "Dua puluh sembilan korban tewas dilaporkan terjadi di negara bagian Puebla, di selatan," kata Puente.

Menurut Survei Geologi AS pusat gempa pada hari Selasa terjadi di Puebla, dimana 41 korban tewas sebelumnya dilaporkan terjadi di sana. Tidak ada penjelasan untuk perbedaan dengan jumlah yang dikutip oleh Puente.

Satu kematian juga dilaporkan terjadi di negara bagian Guerrero, di Meksiko barat daya, yang tidak termasuk dalam perhitungannya.

Walikota Mexico City Miguel Angel Mancera mengatakan 44 bangunan rusak parah atau hancur. Beberapa kebocoran gas dan kebakaran terjadi.

Menteri Dalam Negeri Miguel Angel Osorio Chong mengatakan tim penyelamat bekerja susah payah dengan mencungkil dan menyekopnya.

"Kami memiliki beberapa bangunan di mana kami memiliki laporan bahwa mungkin ada orang-orang di dalamnya. Mereka melakukannya dengan sangat hati-hati," kata Chong, sembari menambahkan bahwa dibutuhkan lebih banyak personil tim penyelamat seperti dilansir dari Reuters, Rabu (20/9/2017).

Ambulans dan pemadam kebakaran menghadapi kemacetan di jalan-jalan Mexico City karena jutaan pekerja mencoba pulang ke rumah.

Gempa tersebut terjadi pada ulang tahun ke-32 sebuah gempa dahsyat yang menewaskan ribuan orang di Kota Meksiko pada tahun 1985. Banyak orang Meksiko ikut ambil bagian dalam latihan gempa pada hari Selasa seperti kebiasaan yang dilakukan setiap 19 September.

Perserikatan Bangsa Bangsa yang tengah menggelar sidang Majelis Umum menyampaikan ucapan duka cita dan mengatakan bahwa pihaknya siap untuk membantu.

Sebelumnya sebuah gempa dahsyat juga terjadi di Meksiko selatan pada 7 September lalu dan menewaskan sedikitnya 98 orang.

Gempa bumi berkekuatan 7 atau lebih di atas dianggap besar dan mampu menyebabkan kerusakan berat yang meluas.
(ian)
Berita Terkait
Gempa Berkekuatan Magnitudo...
Gempa Berkekuatan Magnitudo 7,6 Mengguncang Pantai Pasifik Meksiko
Presiden Meksiko Segera...
Presiden Meksiko Segera Undi Lotere Berhadiah Pesawat Mewah
Presiden Meksiko Ingin...
Presiden Meksiko Ingin Segera Selesaikan Penjualan Jet Mewah
Puluhan Kerangka Mammoth...
Puluhan Kerangka Mammoth Ditemukan di Mexico City
Meksiko Mau Tukar Pesawat...
Meksiko Mau Tukar Pesawat Kepresidenan dengan Alat Medis
Aktris Meksiko Ditembak...
Aktris Meksiko Ditembak Mati Saat Menunggu Putranya Main Bola
Berita Terkini
5 Fakta Krisis Timur...
5 Fakta Krisis Timur Tengah Membara, Apache Ditembak Jatuh hingga 3 Negara Arab Dirudal Iran
1 jam yang lalu
Citra Satelit Tunjukkan...
Citra Satelit Tunjukkan Kehancuran di Pangkalan Udara Israel Akibat Serangan Iran
5 jam yang lalu
Kerusuhan Meluas di...
Kerusuhan Meluas di Irlandia Utara, Rumah dan Mobil Dibakar
6 jam yang lalu
Diduga Terlibat dalam...
Diduga Terlibat dalam Skandal Seks, Bill Gates Hadapi Sidang di DPR AS
7 jam yang lalu
Pakar Militer Klaim...
Pakar Militer Klaim Iran Ingin Memulihkan Daya Tolak Terhadap Serangan AS
8 jam yang lalu
Bagaimana AS Kehilangan...
Bagaimana AS Kehilangan Helikopter Apache Pertama dalam Perang dengan Iran?
8 jam yang lalu
Infografis
15 Perang yang Melibatkan...
15 Perang yang Melibatkan Tentara AS, Pernah Kalah karena 60.000 Pasukan Tewas Sia-sia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved