Korut Tolak Sanksi PBB

Rabu, 13 September 2017 - 23:39 WIB
Korut Tolak Sanksi PBB
Korut Tolak Sanksi PBB
A A A
PYONGYANG - Korea Utara (Korut) menunjukkan pembangkangan yang selama ini menjadi merek dagang mereka terhadap sanksi baru PBB yang diberlakukan setelah uji coba nuklir keenam dan terbesar. Korut pun berjanji untuk melipatgandakan usaha untuk melawan apa yang dikatakannya sebagai ancaman invasi Amerika Serikat (AS).

Kementerian Luar Negeri (Kemenlu) Korut mengatakan bahwa resolusi tersebut merupakan pelanggaran terhadap hak sah untuk membela diri. Korut pun menilai jika sanksi terbaru itu ditujukan untuk mencekik negara dan rakyatnya sepenuhnya melalui blokade ekonomi skala penuh.

"DPRK akan melipatgandakan usaha untuk meningkatkan kekuatannya untuk melindungi kedaulatan dan hak negara atas keberadaan serta untuk menjaga perdamaian dan keamanan kawasan dengan menetapkan keseimbangan praktis dengan AS," katanya dalam sebuah pernyataan yang disampaikan oleh berita resmi Korut, KCNA, seperti dilansir dari Reuters, Rabu (13/9/2017).

Pernyataan tersebut memperkuat pernyataan Duta Besar Korut untuk PBB di Jenewa, Han Tae-song, yang mengatakan bahwa Pyongyang siap menggunakan bentuk sarana utama.

"Langkah-langkah yang akan datang akan membuat AS menderita rasa sakit terbesar yang pernah dialami dalam sejarahnya," kata Han.

Baca juga:
Korut Tegaskan AS Akan Menderita karena Inisiasi Sanksi Baru


Surat kabar Korut, Rodong Sinmun, juga menuduh Korea Selatan (Korsel) menjadi "boneka" Washington, mengkritik kesepakatan Seoul dengan AS untuk mengubah sebuah pedoman bilateral yang ada yang sekarang akan memungkinkan Korsel untuk menggunakan muatan hulu ledak tanpa batas pada rudalnya.

Dewan Keamanan PBB sepakat untuk meningkatkan sanksi terhadap Korut, melarang ekspor tekstil dan pembatasan pasokan bahan bakar, dan menjadikannya ilegal bagi perusahaan asing untuk membentuk usaha patungan komersial dengan entitas Korut.

Resolusi PBB dipicu oleh uji coba Korut tentang apa yang dikatakannya sebagai bom hidrogen.
(ian)
Berita Terkait
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Korea Utara Kecam Seruan...
Korea Utara Kecam Seruan Denuklirisasi Sekjen PBB
Aktivitas Nuklir Korut...
Aktivitas Nuklir Korut Bikin Bos IAEA Prihatin
Badan Atom PBB Pastikan...
Badan Atom PBB Pastikan Korut Tutup Reaktor Penghasil Bom Nuklir
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
Berita Terkini
4 Alasan Wapres Filipina...
4 Alasan Wapres Filipina Sara Duterte Terancam Dimakzulkan, Konflik dengan Presiden hingga Terjerat Skandal Korupsi
35 menit yang lalu
Menhan Israel Ancam...
Menhan Israel Ancam Bunuh Para Pemimpin Iran Pengganti Khamenei
1 jam yang lalu
Demi Moral, Turki Tolak...
Demi Moral, Turki Tolak Berlabuh Kapal Pesiar Pembawa 2.000 Penumpang LGBTQ
2 jam yang lalu
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji...
Aliansi Pertahanan Australia-Fiji Ditandatangani, China Uji Coba Rudal di Pasifik
2 jam yang lalu
Kunjungan PM India ke...
Kunjungan PM India ke Indonesia Jadi Momentum Perkuat Dialog Perlindungan Minoritas
2 jam yang lalu
Kapal Pesiar Supermewah...
Kapal Pesiar Supermewah Diduga Milik Putin Muncul Dikawal Kapal Perang Rusia, Dibuntuti Pasukan NATO
3 jam yang lalu
Infografis
Keringanan PBB-P2 DKI...
Keringanan PBB-P2 DKI Jakarta 2026 Berlaku Bertahap
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved