Singapura Terbitkan Travel Advisory ke Myanmar Utara

Minggu, 03 September 2017 - 02:28 WIB
Singapura Terbitkan...
Singapura Terbitkan Travel Advisory ke Myanmar Utara
A A A
SINGAPURA - Kementerian Luar Negeri Singapura mengeluarkan sebuah penasehat perjalanan atau travel advisory ke Myanmar. Hal itu terkait dengan bentrokan kekerasan di Negara Bagian Rakhine di Myanmar Utara.

"Warga Singapura harus menghindari perjalanan yang tidak penting ke kota Maungdaw, Rathedaung dan Buthidaung, dan mempertimbangkan kembali perjalanan ke bagian lain dari negara bagian Rakhine di utara Myanmar," bunyi pernyataan Kementerian Luar Negeri Singapura.

"Sementara tujuan wisata di Negara Bagian Rakhine seperti pantai Ngapali dan situs bersejarah Mrauk U tetap tidak terpengaruh, warga Singapura sangat disarankan untuk berhati-hati karena situasi keamanan dapat memburuk dengan cepat," sambung pengumuman itu seperti disitir dari Channel News Asia, Minggu (3/9/2017).

Kementerian Luar Negeri Singapura juga menyarankan warga Singapura yang saat ini berada di Negara Bagian Rakhine atau bepergian ke Myanmar untuk tetap waspada. Mereka diminta melakukan tindakan pencegahan yang diperlukan untuk keselamatan pribadi mereka, termasuk memantau berita lokal secara ketat dan mengindahkan instruksi pemerintah daerah setempat.

Kementerian tersebut sangat mendorong warga Singapura tersebut untuk mendaftar di Kementerian Luar Negeri dan juga tetap berhubungan dengan keluarga dan teman mereka. Mereka juga harus membeli asuransi perjalanan dan asuransi yang komprehensif dan terbiasa dengan persyaratan dan cakupannya.

Mereka yang membutuhkan bantuan konsuler mendesak dapat menghubungi Kedutaan Besar Singapura di Yangon.

Kekerasan meletus di negara bagian Rakhine di Myanmar pada tanggal 25 Agustus ketika pasukan keamanan negara tersebut melancarkan operasi terhadap komunitas Muslim Rohingya.

PBB sekarang memperkirakan bahwa 58.000 pengungsi telah berhasil menyeberang ke Bangladesh. Sementara sebanyak 20.000 etnis Rohingya lainnya diperkirakan terjebak di sepanjang sungai Naf, yang membentuk perbatasan kedua negara.
(ian)
Berita Terkait
Negara Kecil Ini Ingin...
Negara Kecil Ini Ingin Myanmar Dihukum atas Genosida Etnis Muslim Rohingya
Sebut Tentaranya Diancam,...
Sebut Tentaranya Diancam, Myanmar Bantah Pengakuan Kekejaman Rohingya
Pengakuan Tentara Myanmar...
Pengakuan Tentara Myanmar Soal Pembantaian Rohingya: Bunuh Mereka Semua
Pendekatan Rasional...
Pendekatan Rasional terhadap Krisis Rohingya
Agama Warga Negara Bagian...
Agama Warga Negara Bagian Rakhine Myanmar dan Persentasenya
1.600 Rohingya Dipindah...
1.600 Rohingya Dipindah ke Pulau Terpencil, Ada yang Mengaku Dipaksa
Berita Terkini
TV Iran Rayakan Kematian...
TV Iran Rayakan Kematian Mendadak Senator AS Pro-Israel: 'Dikirim ke Neraka'
17 menit yang lalu
Perang AS dan Iran Ternyata...
Perang AS dan Iran Ternyata Tak Menguntungkan Pihak yang Bertikai, Ini 4 Alasannya
34 menit yang lalu
Trump Lontarkan Klaim...
Trump Lontarkan Klaim Mengejutkan: 90% Mojtaba Khamenei Telah Tewas
55 menit yang lalu
375 Kg Emas Disita Terkait...
375 Kg Emas Disita Terkait Korupsi Wakil Menteri
1 jam yang lalu
Pakar Militer Ini Prediksi...
Pakar Militer Ini Prediksi Serangan AS Tak Mampu Lumpuhkan Militer Iran yang Menguasai Selat Hormuz
1 jam yang lalu
Eks Komandan IRGC: Iran...
Eks Komandan IRGC: Iran Mampu Membunuh Trump di Dalam Gedung Putih
1 jam yang lalu
Infografis
Waspada! Ini Gejala...
Waspada! Ini Gejala Super Flu yang Masuk ke Indonesia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved