Inggris Dukung Opsi Militer dan Perang Siber Terhadap Korut

Kamis, 31 Agustus 2017 - 06:35 WIB
Inggris Dukung Opsi...
Inggris Dukung Opsi Militer dan Perang Siber Terhadap Korut
A A A
TOKYO - Perdana Menteri Inggris, Theresa May, mengecam uji coba rudal balistik Korea Utara (Korut) yang melintas di atas Jepang. Ia pun menolak untuk mengesampingkan penggunaan perang siber atau bahkan mengambil bagian dalam tindakan militer.

Mei tiba di Jepang pada hari Rabu pagi di tengah krisis yang meningkat mengenai peluncuran rudal terbaru Pyongyang. Ia akan melakukan diskusi dengan Perdana Menteri Jepang, Shinzo Abe, tentang apa yang bisa dilakukan.

"Kami akan melipatgandakan usaha kami dengan mitra internasional kami untuk menekan Korut untuk menghentikan kegiatan ilegal ini," kata May seperti disitat dari Russia Today, Kamis (31/8/2017).

May pun mendesak China untuk campur tangan lebih giat dalam menahan ambisi rudal Korut. Menurutnya Beijing adalah kunci untuk meredakan ketegangan.

"China, menurut saya, mempunyai peran kunci untuk dimainkan dalam hal tekanan yang bisa dilakukannya," urai May.

"Saya telah mengatakan hal ini kepada Presiden Xi Jinping. Orang lain juga punya. Kami berpikir bahwa China memiliki peran untuk dimainkan dan kami akan mendorong China melakukan segala hal untuk menekan Korut guna menghentikan ini," sambungnya.

Baca juga:
Inggris: Hanya China yang Bisa Hentikan Korut


May pun menolak untuk mengesampingkan kemungkinan tindakan militer atau perang siber melawan negara nakal tersebut. Sumber dalam pemerintah Inggris bahkan meningkatkan kemungkinan bahwa perang siber mungkin sudah digunakan, dengan mengatakan: "Jika kita melakukan itu, tentu kita tidak akan memberi tahu Anda."

Pada hari Selasa, Pyongyang meluncurkan sebuah rudal yang terbang di atas Jepang sebelum mendarat di Pasifik. Aksi ini memicu sistem peringatan J-nasional, yang memberitahu penduduk Jepang untuk berlindung.

Abe menyebut peluncuran rudal itu sebagai ancaman yang belum pernah terjadi sebelumnya atas negaranya, sementara Dewan Keamanan (DK) PBB dengan suara bulat mengutuk Korut atas tindakannya tersebut. DK PBB tersebut menyebut peluncuran tersebut keterlaluan dan menuntut Korut menghentikan semua pengujian rudal.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Utara Akan Meluncurkan...
Korea Utara Akan Meluncurkan Satelit Baru dan Drone pada 2024
Berita Terkini
Mossad Pasok Milisi...
Mossad Pasok Milisi Kurdi dengan Senjata yang Disita dari Hamas dan Hizbullah
4 jam yang lalu
Hamas Tak akan Serahkan...
Hamas Tak akan Serahkan Persenjataan, tapi Hanya Polisi yang Bawa Senjata di Gaza
5 jam yang lalu
Drone Terjang Galilea...
Drone Terjang Galilea Barat Beberapa Menit setelah Netanyahu Pergi
6 jam yang lalu
Iran Sebut Pangkalan...
Iran Sebut Pangkalan AS Target Sah dan Sumber Kekacauan Timur Tengah
7 jam yang lalu
Mayoritas Penduduk di...
Mayoritas Penduduk di 36 Negara Anggap Israel Tidak Baik
8 jam yang lalu
Iran Berupaya Pungut...
Iran Berupaya Pungut Biaya Layanan, Bukan Tol untuk Lintasi Selat Hormuz
9 jam yang lalu
Infografis
Perang AS-Israel vs...
Perang AS-Israel vs Iran Telah Mengungkap Kelemahan Militer Inggris
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved