Horor, 300 Warga di Afsel Mengaku Makan Daging Manusia

Rabu, 23 Agustus 2017 - 06:04 WIB
Horor, 300 Warga di...
Horor, 300 Warga di Afsel Mengaku Makan Daging Manusia
A A A
ESTCOURT - Sekitar 300 warga di sebuah kota di Afrika Selatan (Afsel) mengaku memakan daging manusia yang diberikan seorang dukun kanibal. Pengakuan horor ini terjadi ketika lebih dari 700 orang dikumpulkan menyusul pengakuan dukun tersebut di pengadilan.

Kasus kanibalisme di Kota Estcourt ini jadi sorotan media-media internasional setelah dukun kanibal menyerahkan diri ke kantor polisi sambil membawa potongan tangan dan kaki korban sebagai bukti kejahatannya. Kepada polisi, dukun pria itu mengaku bosan memakan daging manusia.

Tiga pria lainnya yang ikut terlibat dalam praktik kanibalisme dukun tersebut ikut ditangkap. Mereka dikenai tuduhan pembunuhan dan kepemilikan organ dan jaringan manusia.

Baca: Bosan Makan Manusia, Pria Kanibal Serahkan Diri ke Polisi Bawa Kaki Korban

Nama-nama para tersangka telah dirilis polisi. Mereka adalah Nino Mbatha 32, Lindokhule Masondo, 32, Sthembiso Sithole, 31, dan Lungisani Magubane, 30.

Usai menyerahkan diri ke kantor polisi, Mbatha—sang dukun kanibal—mengajak para petugas polisi ke sebuah rumah di Midlands KwaZulu-Natal, di mana banyak jenazah manusia ditemukan.

“Diduga bahwa tersangka memperkosa, membunuh dan memotong tubuh seorang wanita, yang kemudian mereka konsumsi. Tuduhan oleh tersangka adalah bahwa mereka memperkosa dan membunuh korban sebelum memutilasinya menjadi beberapa potong dan memakannya,” kata juru bicara kepolisian setempat, Kolonel Thembeka Mbhele, seperti dilansir IB Times, Rabu (23/8/2017).

Setelah empat tersangka dihadirkan di pengadilan, anggota dewan setempat Mthembeni Majola mengadakan sebuah pertemuan di aula komunitas Esigodlweni di dekat Estcourt. Lebih dari 700 warga hadir dan sekitar 300 orang mengaku ikut memakan daging manusia yang diberikan Mbatha.

”Ini terjadi di masyarakat kita, keluarga, orang yang kita kenal dan yang masih hidup sekarang telah mengaku makan (daging) wanita ini,” kata Majola.

Menurut laporan News24, Mbatha sempat melarikan diri setelah dukun lainnya diserang masyarakat setempat.

Keempat tersangka yang kini ditahan polisi dijadwalkan menghadiri persidangan lagi pada tanggal 28 Agustus 2017.
(mas)
Berita Terkait
Indonesia Dorong Aksi...
Indonesia Dorong Aksi Nyata Pemberdayaan Perempuan di G20 Afrika Selatan
4 Alasan Afrika Selatan...
4 Alasan Afrika Selatan Selalu Jadi Pusat Pergeseran Tatanan kekuatan Global pada 2025
Gedung Parlemen Afrika...
Gedung Parlemen Afrika Selatan di Cape Town Terbakar
Presiden Afsel Berupaya...
Presiden Afsel Berupaya Pertahankan Kekuasaan di Tengah Skandal Korupsi
25.000 Tentara Dikerahkan...
25.000 Tentara Dikerahkan untuk Redam Kerusuhan di Afrika Selatan
Kerusuhan Afrika Selatan...
Kerusuhan Afrika Selatan Menggila, 212 Orang Tewas Secara Brutal
Berita Terkini
AS Lanjutkan Bombardir...
AS Lanjutkan Bombardir Iran 6 Hari Beruntun, Serang Bandara dan Jembatan
23 menit yang lalu
Iran Kritik Oman soal...
Iran Kritik Oman soal Pengumuman Koridor Pelayaran Selatan di Selat Hormuz
8 jam yang lalu
Israel Akui Hamas Pertahankan...
Israel Akui Hamas Pertahankan Sebagian Besar Kekuatan Militernya Meskipun Perang
9 jam yang lalu
Iran Tak Punya Rencana...
Iran Tak Punya Rencana Negosiasi dan akan Terus Balas Serangan AS
11 jam yang lalu
Bom AS Meledak di Dekat...
Bom AS Meledak di Dekat Rumah Sakit Kanker Iran, 211 Pasien Mengungsi
12 jam yang lalu
Wapres AS Vance Tuding...
Wapres AS Vance Tuding Para Pejabat Israel Berusaha Perpanjang Perang Iran: Pergi ke Neraka
13 jam yang lalu
Infografis
5 Kapal Perang Paling...
5 Kapal Perang Paling Canggih di ASEAN
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved