Menteri Israel Ini Ancam mundur Jika Tidak Ada Rencana Pascaperang di Gaza

Minggu, 19 Mei 2024 - 16:30 WIB
loading...
Menteri Israel Ini Ancam...
Benny Gantz menuntut adanya rencana pascaperang di Gaza. Foto/AP
A A A
GAZA - Menteri kabinet perang Israel Benny Gantz menuntut agar Perdana Menteri Benjamin Netanyahu berkomitmen pada visi yang disepakati untuk konflik Gaza yang mencakup penetapan siapa yang mungkin memerintah wilayah tersebut setelah perang di wilayah yang terkepung.

Gantz mengatakan pada konferensi pers bahwa dia ingin kabinet perang membentuk rencana enam poin pada tanggal 8 Juni. Jika harapannya tidak terpenuhi, katanya, dia akan menarik partainya yang berhaluan tengah dari koalisi darurat perdana menteri yang konservatif.

Gantz, seorang pensiunan jenderal terkemuka Israel yang menurut jajak pendapat merupakan saingan politik Netanyahu yang paling tangguh, tidak memberikan tanggal kemungkinan pemogokan tersebut namun tantangannya dapat meningkatkan ketegangan pada pemerintahan masa perang yang semakin sulit dikendalikan.

Netanyahu tampaknya terkepung dalam kabinet perang internalnya, di mana dia, Gantz, dan Menteri Pertahanan Yoav Gallant sendiri yang memiliki suara. Pada hari Rabu, Gallant menuntut kejelasan tentang rencana pascaperang dan agar Netanyahu menghentikan pendudukan kembali militer di Gaza.

Baca Juga: 4 Fakta Menarik Dermaga Terapung AS Trident, Salah Satunya Bukti Kemunafikan Joe Biden

Jika perdana menteri melakukan hal itu, ia berisiko membuat marah partai-partai koalisi ultra-nasionalis yang menyerukan agar Gaza dianeksasi dan diselesaikan. Kehilangan mereka dapat menggulingkan Netanyahu, yang sebelum perang gagal mendapatkan lebih banyak mitra berhaluan tengah, mengingat persidangannya atas tuduhan korupsi yang ia bantah.
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Israel Bunuh Jurnalis...
Israel Bunuh Jurnalis Al Jazeera dalam Serangan Udara di Gaza, Menuduhnya Milisi Hamas
Pasukan Israel Gagal...
Pasukan Israel Gagal Ambil Tank Komandan yang Gugur di Lebanon Selatan
4 Tentara Israel Tewas,...
4 Tentara Israel Tewas, Menteri-menteri Ekstremis Ancam Bakar Seluruh Lebanon, Buka Gerbang Neraka
Hizbullah Peringatkan...
Hizbullah Peringatkan Israel Punya Waktu 60 hari untuk Mundur dari Lebanon
Komite Administrasi...
Komite Administrasi Gaza Ungkap Prioritas Rekonstruksi Sudah Ditetapkan, Siap Mulai Pekerjaan
Israel Marah setelah...
Israel Marah setelah Presiden Belarusia Samakan Pembantaian Gaza dengan Holocaust Nazi
Dewan Pers Minta Pemerintah...
Dewan Pers Minta Pemerintah Tempuh Jalur Diplomatik Bebaskan Jurnalis yang Ditangkap Israel
CDC: Wabah Ebola di...
CDC: Wabah Ebola di RD Kongo Bisa Menjadi yang Terburuk dalam Sejarah
Catat! Biaya Visa Masuk...
Catat! Biaya Visa Masuk Jepang Naik 5 Kali Lipat, Jadi Rp1,7 Juta
Rekomendasi
Ade Darmawan Yakin Jokowi...
Ade Darmawan Yakin Jokowi Kecewa Roy Suryo dan Dokter Tifa Tak Ditahan Kejari Jaksel
Gelontorkan Diskon Tiket...
Gelontorkan Diskon Tiket Transportasi hingga 30%, Pemerintah Siapkan Anggaran Rp1,54 Triliun
Purbaya Buka Peluang...
Purbaya Buka Peluang Kerek Dana Transfer ke Daerah di 2027 hingga Rp90 Triliun
Berita Terkini
Rusia Tembak Jatuh 80...
Rusia Tembak Jatuh 80 Drone Ukraina, Kremlin Luncurkan Rudal Balistik Iskander
6 PM dalam 10 Tahun...
6 PM dalam 10 Tahun 44 Hari, Seperti Apa Politik Antrean di Inggris?
Jepang Naikkan Biaya...
Jepang Naikkan Biaya Visa sebanyak Lima Kali Lipat, Apa Pemicunya?
Tuntut Menteri Pendidikan...
Tuntut Menteri Pendidikan Mundur, Pendukung Partai Kecoa Berkemah di Jalanan
4 Pemicu PM Inggris...
4 Pemicu PM Inggris Keir Starmer Mundur, dari Pemberontakan Internal hingga Terlalu Banyak Janji
Iran dan AS Berdamai,...
Iran dan AS Berdamai, Upacara Pemakaman Ayatollah Ali Khamenei Digelar selama 6 Hari
Infografis
Amnesty Internasional...
Amnesty Internasional Tegaskan Israel Lakukan Genosida di Gaza
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved