Tantang China di Laut China Selatan, Ini Penjelasan AS

Jum'at, 26 Mei 2017 - 06:46 WIB
Tantang China di Laut...
Tantang China di Laut China Selatan, Ini Penjelasan AS
A A A
WASHINGTON - Kapal perang Amerika Serikat (AS) melakukan "latihan manuver" saat berlayar dalam jarak 12 mil laut dari sebuah pulau buatan yang dibangun oleh China di Laut Cina Selatan. Pejabat AS mengatakan hal itu dilakukan untuk menunjukkan bahwa Beijing tidak berhak atas laut teritorial di sekitarnya.

Baca juga:
Kapal Perang AS Tantang China di Laut China Selatan


"USS Dewey terlibat dalam operasi normal dengan melakukan latihan manuver di dalam 12 mil laut di Mischief Reef," kata seorang pejabat, yang tidak bersedia disebut namanya.

"Tindakan kapal tersebut menunjukkan bahwa Mischief Reef tidak berhak atas laut teritorialnya sendiri terlepas dari apakah pulau buatan telah dibangun di atasnya," jelasnya lagi seperti dikutip dari Reuters, Jumat (26/5/2017).

Sementara juru bicara Pentagon, Komandan Gary Ross mengatakan, kebebasan operasi navigasi tidak spesifik untuk satu negara dan Departemen Pertahanan akan merilis ringkasan operasi ini dalam sebuah laporan tahunan.

"Kami melanjutkan FONOPS reguler, seperti yang telah kami lakukan secara rutin di masa lalu dan akan terus berlanjut di masa depan," kata Ross, menggunakan akronim untuk operasi kebebasan navigasi.

Namun, Pentagon belum mengkonfirmasi operasi terbaru.

China mengklaim hampir seluruh Laut Cina Selatan dan Washington telah mengkritik pembangunan pulau dan pembangunan fasilitas militer di sana. AS khawatir China akan menggunakan pulau-pulau buatan untuk membatasi kebebasan di laut dan memperluas jangkauan strategis Beijing.

Pemerintahan AS dibawah Presiden Donald Trump bersumpah untuk melakukan operasi Laut China Selatan yang lebih tegas. Presiden AS sebelumnya, Barack Obama, menuai kritik karena berpotensi memperkuat klaim China.

Meski begitu, ini adalah operasi kebebasan navigasi pertama sejak Oktoberlalu dan sejak Trump mulai menjabat pada bulan Januari. Operasi ini berlangsung jelang kunjungan Menteri Pertahanan AS, Jim Mattis, ke Singapura minggu depan untuk membahas keamanan dengan mitra regionalnya.

Beijing mengatakan dua kapal perang rudal berpemandu China telah memperingatkan kapal AS untuk meninggalkan perairan dan bahwa mereka telah mengajukan "representasi yang tegas" dengan AS.

Klaim China di Laut Cina Selatan, yang mempunyai nilai pemasukan sekitar USD5 triliun setahun dari kapal perdagangan yag melaluinya, mendapat tantangan dari Brunei, Malaysia, Filipina, Taiwan dan Vietnam.
(ian)
Berita Terkait
Dekati Kepulauan Paracel,...
Dekati Kepulauan Paracel, China Kirim Peringatan ke Kapal Berpeluru Kendali AS
Kirim Kapal Perang Berpeluru...
Kirim Kapal Perang Berpeluru Kendali, AS Tantang Klaim China di LCS
AS Sangkal Kapal Perangnya...
AS Sangkal Kapal Perangnya Diusir China di Laut China Selatan
Kapal Induk AS Gelar...
Kapal Induk AS Gelar Latihan di Laut China Selatan
AS: Undang-undang Maritim...
AS: Undang-undang Maritim Baru China Langgar Perjanjian Internasional
Pentagon Prihatin China...
Pentagon Prihatin China Gelar Latihan Militer di LCS
Berita Terkini
Kekurangan Uang, Ukraina...
Kekurangan Uang, Ukraina Terpaksa Bersekongkol dengan Kartel Narkoba Meksiko
1 jam yang lalu
Hanya Iran yang Bisa...
Hanya Iran yang Bisa Membuka Selat Hormuz, Ini 3 Alasannya
2 jam yang lalu
Aset Iran yang Dibekukan...
Aset Iran yang Dibekukan Rp107 Triliun Segera Cair, Perundingan Digelar di Qatar
2 jam yang lalu
Rusia Alami Krisis BBM...
Rusia Alami Krisis BBM Akibat Serangan Efektif Drone Ukraina, Ini 4 Faktanya
3 jam yang lalu
Setelah Mundur, PM Inggris...
Setelah Mundur, PM Inggris Starmer Incar Sekjen NATO
4 jam yang lalu
Bantah Militernya Melemah,...
Bantah Militernya Melemah, Iran Klaim Selalu Membuat Terobosan yang Tak Diprediksi Musuh
5 jam yang lalu
Infografis
Megawati Hangestri Gabung...
Megawati Hangestri Gabung Hyundai Hillstate di Liga Voli Korea Selatan
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved