Diplomat Korut: Pyongyang Tidak Takut Lakukan Tes Nuklir

Kamis, 11 Mei 2017 - 06:43 WIB
Diplomat Korut: Pyongyang...
Diplomat Korut: Pyongyang Tidak Takut Lakukan Tes Nuklir
A A A
LONDON - Duta Besar Korea Utara (Korut) untuk Inggris mengatakan bahwa negaranya "tidak takut" untuk melanjutkan aktivitas rudal dan senjata nuklirnya. Ia juga mengatakan Pyongyang bermaksud untuk melakukan uji coba nuklir keenam segera setelah pemimpin negara it, Kim Jong-un, menganggapnya perlu.

Choe Il mengatakan bahwa sanksi PBB, seruan internasional untuk denuklirisasi dan sikap agresif AS tidak akan menghalangi Korut untuk bertahan dengan program rudal nuklir dan balistiknya.

"Terkait uji coba nuklir keenam, saya tidak tahu kapan hal itu akan dilakukan, karena saya berada di sini di Inggris, bukan di negara saya," kata Choe.

"Namun, saya dapat mengatakan bahwa tes nuklir akan dilakukan di tempat dan waktu yang telah ditentukan oleh pemimpin tertinggi kami, Kim Jong-un," imbuhnya seperti dikutip dari Sputniknews, Kamis (11/5/2017).

Dalam wawancara pertamanya di televisi sebagai duta besar, Choe mengatakan bahwa Republik Rakyat Demokratik Korea Utara (DPRK) tidak terpengaruh oleh ancaman tindakan militer Presiden Trump.

"Jika kami takut akan hal itu, kami mungkin tidak akan mulai melakukan uji coba nuklir atau meluncurkan rudal balistik," ucap Choe.

"Kami sedang mengembangkan kekuatan nuklir kami untuk menanggapi serangan semacam itu oleh AS. Jika AS menyerang kami, militer dan rakyat kami sepenuhnya siap untuk menanggapi serangan apapun," sambungnya.

Choe juga mengatakan bahwa Korut akan membuat pertahanan Washington menjadi abu jika AS berani melakukan serangan preemptive. Hal itu dikatakannya menanggapi keberadaan armada kapal perang AS yang dipimpin oleh USS Carl Vinson di dekat Semenanjung Korea, bersama kapal selam USS Michigan yang dilengkapi rudal bertenaga nuklir.

"AS tidak dapat menyerang kami terlebih dahulu. Jika AS bergerak satu inci, maka kita siap untuk menyerang aset strategis AS yang ada," cetus Choe.

Choe menegaskan hak DPRK untuk mengembangkan tenaga nuklir sebagai negara yang berdaulat, menunjukkan bahwa kegiatan ini diperlukan mengingat perilaku Washington yang bermusuhan.
(ian)
Berita Terkait
Disaksikan Kim Jong...
Disaksikan Kim Jong Un, Begini Dahsyatnya Kekuatan Artileri Militer Korea Utara
Penampakan Kapal Selam...
Penampakan Kapal Selam Bersenjata Nuklir Korea Utara Kim Kuk Ok
PBB: Korea Utara Abaikan...
PBB: Korea Utara Abaikan Sanksi Nuklir
Korea Utara Sebut Presiden...
Korea Utara Sebut Presiden Korea Selatan Picu Perang Nuklir
Korea Selatan: Serangan...
Korea Selatan: Serangan Nuklir Jadi Akhir Rezim Korea Utara
Korea Utara Akan Meluncurkan...
Korea Utara Akan Meluncurkan Satelit Baru dan Drone pada 2024
Berita Terkini
Malaysia Tak Takut Ancaman...
Malaysia Tak Takut Ancaman AS, PM Anwar Ibrahim Tetap Akan Usir Seluruh Warga Israel
39 menit yang lalu
Viral, Beruang Besar...
Viral, Beruang Besar Ini Nangkring di Atas Tiang Listrik
1 jam yang lalu
Uang Senilai Rp185 Miliar...
Uang Senilai Rp185 Miliar dan 40 Kg Emas Disita, Lagi-lagi Terkait Korupsi Wakil Menteri
1 jam yang lalu
Daftar Teroris Indonesia...
Daftar Teroris Indonesia yang Pernah Diburu Interpol, Nomor 1 Buron Internasional Bertahun-tahun
2 jam yang lalu
Laut Merah Memanas,...
Laut Merah Memanas, Houthi Yaman Serang 2 Kapal Tanker Minyak Arab Saudi
3 jam yang lalu
AS Restui Arab Saudi...
AS Restui Arab Saudi Miliki Program Nuklir, Kemenangan Besar bagi Riyadh
4 jam yang lalu
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved