Houthi Nyaris Karamkan Kapal UEA, AS Kirim 3 Kapal Perang ke Yaman

Selasa, 04 Oktober 2016 - 05:12 WIB
Houthi Nyaris Karamkan...
Houthi Nyaris Karamkan Kapal UEA, AS Kirim 3 Kapal Perang ke Yaman
A A A
WASHINGTON - Angkatan Laut Amerika Serikat (AS) mengerahkan tiga kapal perang ke dekat pantai selatan Yaman untuk mendukung koalisi yang dipimpin Arab Saudi. Langkah AS itu menyusul tembakan empat roket pemberontah Houthi yang nyaris menenggelamkan kapal Uni Emirat Arab (UEA).

Dua pejabat pertahanan AS mengkonfirmasi pengerahan tiga kapal perang tersebut kepada Fox News. Pemberontak Houthi Yaman yang disebut-sebut didukung Iran mengaku bertanggung jawab atas serangan terhadap kapal UEA, negara anggota koalisi yang dipimpin Saudi.

Tidak ada korban luka yang dilaporkan akibat tembakan empat roket Houthi. Al Jazeera telah merilis video serangan roket-roket Houthi tersebut.

Dua pejabat pertahanan AS mengaku belum tahun jenis roket yang ditembakkan Houthi. Namun, dampak tembakan tersebut hampir menghancurkan kapal UEA.

Kapal UEA itu sebelumnya dikontrak untuk sebah perusahaan AS. Kapal-kapal perang AS dikirim ke ujung selatan Selat Bab al-Mandab atau dikenal sebagai Selat Mandab. Selat ini menghubungkan Laut Merah dan Teluk Aden.

Dua dari tiga kapal perang AS, yakni USS Mason dan USS Nitze, dipersenjatai dengan rudal jelajah Tomahawk, rudal anti-kapal Harpoon dan berbagai senapan mesin. Sedangkan satu kapal perang AS lainnya, USS Ponce, melayani pasukan operasi khusus.

“Ini adalah unjuk kekuatan,” kata seorang pejabat Pertahanan AS menggambarkan respons Washington terhadap pemberontak Houthi. ”Ini tentang kapan hal ini terjadi,” lanjut pejabat yang berbicara dalam kondisi anonim itu.

”Mengirim kapal perang ke daerah adalah pesan bahwa tujuan utama dari Angkatan Laut (AS) adalah untuk memastikan pengiriman yang terus bebas di selat dan sekitarnya,” ujar pejabat pertahanan AS, yang dikutip Selasa (4/10/2016).

Juru bicara Departemen Luar Negeri AS, John Kirby, mengecam serangan Houthi terhadap kapal UEA. “AS sangat mengutuk serangan tak beralasan oleh Houthi. Kami menyerukan kepada kelompok Houthi dan (loyalis mantan presiden) Saleh untuk segera menghentikan semua serangan terhadap kapal. Tindakan provokatif berisiko memperburuk konflik saat ini dan mempersempit prospek penyelesaian damai,” kata Kirby.
(mas)
Berita Terkait
Awal Mula Arab Saudi...
Awal Mula Arab Saudi Menjadi Sekutu Amerika Serikat
Presiden Yaman Hadi...
Presiden Yaman Hadi Diterbangkan ke AS untuk Perawatan Medis
Houthi Klaim Tembak...
Houthi Klaim Tembak Jatuh Drone AS Dekat Perbatasan Saudi
Tak Peduli Keputusan...
Tak Peduli Keputusan AS, Saudi: Kami Tetap Anggap Houthi sebagai Teroris
Inilah Alasan Mengapa...
Inilah Alasan Mengapa Banyak Pangeran Arab Kuliah di Amerika Serikat
AS Tegaskan akan Bantu...
AS Tegaskan akan Bantu Saudi Lindungi Diri dari Serangan Luar
Berita Terkini
Penampakan Mengerikan...
Penampakan Mengerikan 'Hujan Minyak Hitam' di Langit Moskow akibat Serangan Terbesar Ukraina
15 menit yang lalu
Ungkap Kekerasan Obstetri...
Ungkap Kekerasan Obstetri di RS, Dokter Wanita Ini Ditangkap atas Tuduhan Sebar Hoaks
42 menit yang lalu
Menteri Perang AS Kecam...
Menteri Perang AS Kecam Negara-negara NATO: Menumpang Gratis, tapi Tolak Bantu Melawan Iran!
2 jam yang lalu
AS atau Iran yang Menang...
AS atau Iran yang Menang Perang? Ini Jawaban Mengejutkan 10 Pakar Militer
3 jam yang lalu
Senator Amerika Geram...
Senator Amerika Geram dengan Kesepakatan AS dan Iran: 'Juju Saja, Kita Menyerah'
4 jam yang lalu
Militer AS Telah Cabut...
Militer AS Telah Cabut Blokade Iran atas Perintah Trump
5 jam yang lalu
Infografis
AS Tolak Rencana Inggris...
AS Tolak Rencana Inggris untuk Kirim Pasukan ke Ukraina
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved