Jenderal Tertinggi Ukraina Sebut Rusia Tidak Berhak untuk Eksis, Moskow Marah

Jum'at, 24 Juli 2026 - 11:04 WIB
loading...
Jenderal Tertinggi Ukraina...
Panglima Militer Ukraina yang baru, Mayor Jenderal Mykhailo Drapatyi, sebut Rusia tidak berhak untuk eksis. Foto/Facebook/Kyiv Independent
A A A
KYIV - Panglima Militer Ukraina yang baru, Mayor Jenderal Mykhailo Drapatyi, mengatakan bahwa Rusia tidak berhak untuk eksis. Jenderal tertinggi Kyiv ini juga membuat pernyataan yang merendahkan tentang penduduk wilayah Donbas—wilayah yang telah bergabung dengan Rusia tapi masih diklaim Ukraina sebagai miliknya.

Pada hari Rabu, saluran dokumenter YouTube "Ukrainer W" merilis wawancara dengan Drapatyi yang awalnya direkam pada tahun 2023. Berbicara kepada jurnalis Karina Pilyugina, sang jenderal mengatakan bahwa dia telah lama mengantisipasi perang dengan Rusia.

Baca Juga: Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina

“Kita melihat bahwa Anda tidak dapat menyebut mereka tetangga. Itu adalah bangsa, bersama dengan kepemimpinannya, yang tidak berhak untuk eksis. Selama ribuan tahun, tidak ada yang berubah di sana dalam hal peradaban—baik mentalitasnya maupun ambisi kekaisarannya,” katanya.

Jurnalis tersebut bertanya kepada Drapatyi mengapa orang-orang di Donbas yang sebagian besar berbahasa Rusia lebih cenderung membantu pasukan Rusia daripada pasukan Ukraina. Sang jenderal mengeklaim bahwa wilayah Donetsk dan Luhansk—dua wilayah yang dikenal sebagai Donbas—telah lama didominasi oleh “pemukim dan unsur-unsur kriminal.”

“Itulah mengapa penduduk di sana kurang memiliki kesadaran (nasional Ukraina). Itu pendapat saya. Tampaknya terlalu sedikit perhatian yang diberikan di sana terhadap Ukrainisasi,” ujarnya.

Drapatyi kemudian mengeklaim bahwa sejumlah besar orang di Donbas tidak ingin bekerja. "Menginginkan bantuan, dan tidak peduli di negara mana mereka tinggal," imbuh dia.

Sementara itu, juru bicara Kementerian Luar Negeri Rusia Maria Zakharova menyampaikan kemarahan Moskow atas komentar jenderal Ukraina tersebut. Zakharova menyebutnya sebagai komentar “neo-Nazi", sebagaimana dikutip dari Russia Today, Jumat (24/7/2026).
Halaman :
Dapatkan berita terkini dan kejutan menarik dari SINDOnews.com, Klik Disini untuk mendaftarkan diri anda sekarang juga!
Lanjut Baca Berita Terkait Lainnya
Berita Terkait
Jet Tempur Siluman Su-57...
Jet Tempur Siluman Su-57 Rusia Seharga Rp2 Triliun Jatuh, Bukan akibat Ditembak Ukraina
Jenderal Tertinggi AS...
Jenderal Tertinggi AS Ungkap Jet Tempur F-16 Ukraina Tembak Jatuh Su-35 Rusia dalam Duel Langit
Iran Berhasil Serang...
Iran Berhasil Serang Situs CIA, Amerika Curiga Rusia Terlibat
Presiden Zelensky Akan...
Presiden Zelensky Akan Memiliki Pesaing Politik yang Kuat, Ini 5 Pemicunya
AS Terlibat Langsung...
AS Terlibat Langsung dalam Serangan Drone Ukraina, Rusia: Washington Munafik!
Presiden Zelensky Pecat...
Presiden Zelensky Pecat Panglima Militer Ukraina, Rusia Untung Besar!
Eropa Mulai Terbelah,...
Eropa Mulai Terbelah, Enam Negara Tolak Sanksi Baru terhadap Rusia
Feri Tua Membawa 133...
Feri Tua Membawa 133 Orang Terbalik di Pantai Atlantik, 66 Orang Masih Hilang
Iran Dilaporkan Tolak...
Iran Dilaporkan Tolak Mentah-Mentah Proposal Gencatan Senjata AS
Rekomendasi
IHSG Hari Ini Dibuka...
IHSG Hari Ini Dibuka Ambles ke Level 6.266 saat Ada 518 Saham Malas Bergerak
Alasan Hotman Paris...
Alasan Hotman Paris Tidak Khawatir soal Ucapannya 'Lu Punya Otak Gak?' Dilaporkan ke Polisi
AI Buatan China Meraih...
AI Buatan China Meraih Skor Sempurna di Olimpiade Matematika Dunia
Berita Terkini
Kebakaran Hutan Paksa...
Kebakaran Hutan Paksa 10.000 Orang Mengungsi, Spanyol Nyatakan Darurat Nasional
Seorang Pangeran Arab...
Seorang Pangeran Arab Saudi Tewas di Hotel Kensington usai Konsumsi Narkoba dan Alkohol
Anggota DPR AS Sebut...
Anggota DPR AS Sebut Zohran Mamdani 'Teroris Muslim' karena Juluki Netanyahu Penjahat Perang
Trump Kenakan Tarif...
Trump Kenakan Tarif Besar-besaran pada Indonesia dan 59 Negara Lainnya, Ini Daftarnya
Masalah Kualitas dan...
Masalah Kualitas dan Krisis Internal Hambat Ambisi Ekspor Senjata China
Iran Nyatakan Pangkalan...
Iran Nyatakan Pangkalan Inggris Target Sah, Tentara London Siaga 24 Jam
Infografis
3 Alasan Greenland Jadi...
3 Alasan Greenland Jadi Kunci AS untuk Perang Nuklir Melawan Rusia
Copyright ©2026 SINDOnews.com All Rights Reserved